
Zhu Yuhe lalu menghela nafas. “Ngomong-ngomong, kenapa aku merasa kamu menjadi sangat berbeda dari dirimu sebelumnya?”
Tidak hanya Zhu Yuhe penasaran, bahkan Zhou Xuan juga sangat penasaran dengan perubahan sikapnya. Xia Tian terkekeh mendengar pertanyaannya, lalu menjawab sambil tersenyum. “Semua orang harus tumbuh dewasa kan? Anggap ini sebagai titik awal ku untuk menjadi lebih dewasa, dan tentunya akan jauh lebih baik di masa depan.”
"Jika kamu bersikap seperti ini sejak awal, maka putriku tidak akan membatalkan pertunangannya denganmu, Xia Tian." Kata Zhu Yuhe menggelengkan kepalanya.
Dalam hatinya, dia terkejut dengan sikap Xia Tian saat ini, apalagi perubahan sikapnya terlalu drastis. Karena Xia Tian sebelumnya sangat menyedihkan, kurang ajar, kasar, sulit diatur. Yang terpenting, dia adalah seorang sampah yang selalu merayu wanita, dan dia juga sering pergi ke rumah b0rdil.
Tapi Xia Tian yang berada di depannya sekarang sangat berbeda, dia merasa Xia Tian saat ini menjadi lebih dewasa, tenang, dan lembut. Dan itu membuatnya bertanya-tanya apa yang terjadi padanya, karena setelah dia bangun dari komanya, kini dia menjadi seperti orang yang berbeda.
Xia Tian tertegun sejenak, dari ingatan Xia Tian yang asli, dia tahu bahwa Xia Tian yang asli pernah bertunangan dengan putri Zhu Yuhe, tetapi pada akhirnya hubungan mereka kandas, lalu dia berkata sambil tersenyum santai . “Sebenarnya, aku bersyukur dia membatalkan pertunangan kita.”
Mendengar itu, Zhu Yuhe mengangkat alisnya, bahkan Zhou Xuan juga terkejut mendengarnya, lalu Zhu Yuhe bertanya dengan cemberut. "Oh? Mengapa kamu bersyukur bahwa putri ku membatalkan pertunangan mu? Apa menurutmu putriku tidak cukup baik untukmu, Xia Tian?”
"Jangan salah paham padaku." Xia Tian menggelengkan kepalanya padanya, yang membuat Zhu Yuhe semakin penasaran dengan kata-katanya, lalu dia melanjutkan. “Zhu Honglian, dia memang sangat cantik, baik hati, dan jenius. Tapi masalahnya, aku tidak suka gadis kecil seperti dia.”
Zhu Yuhe dan Zhou Xuan tercengang dengan jawabannya, lalu Zhou Xuan memanggilnya. “Hei Xia Tian! suadara Honglian tiga tahun lebih tua darimu, ingat!”
Berbeda dengan reaksi Zhou Xuan, Zhu Yuhe sebenarnya terhibur dengan jawabannya, tetapi entah bagaimana dia merasa bahwa Xia Tian saat ini memang jauh lebih dewasa daripada putrinya, meskipun dia tiga tahun lebih muda dari putrinya.
Xia Tian mengangkat bahu dengan acuh tak acuh. “Umur bukanlah ukuran untuk menilai kedewasaan seseorang, bahkan dengan usiamu yang sudah 46 tahun, kamu masih anak-anak di mataku, Nona Serigala Guntur.”
Zhu Yuhe dan Zhou Xuan terkejut mendengar kata-kata Xia Tian, terutama Zhou Xuan, dia memandang Xia Tian dengan sangat tidak percaya, karena hanya Zhu Yuhe yang tahu bahwa dia setengah binatang dan setengah manusia, lalu dia tergagap. “Bagaimana… Bagaimana kamu tahu itu?”
__ADS_1
“Hei sekarang, kamu adalah seorang kultivator berpengalaman, jadi kamu tidak perlu terkejut, kan? Karena setiap orang memiliki rahasianya masing-masing, begitu juga dengan ku.” Xia Tian mengedipkan mata pada mereka berdua yang terlihat sangat terkejut.
Mereka masih terus menatap Xia Tian dengan kaget, tapi melihat sikapnya seperti itu, Zhu Yuhe merasa yakin bahwa dia tidak akan bisa menggali informasi apapun darinya. Dia kemudian menggelengkan kepalanya ke Zhou Xuan yang ingin bertanya kepada Xia Tian lagi, lalu dia bertanya. "Jika kamu tidak menyukai gadis kecil seperti putriku, lalu wanita seperti apa yang kamu sukai?"
"Kamu ingin mendengar kebenaran atau kebohongan?" Xia Tian bertanya dengan penuh arti.
Zhu Yuhe tertawa geli karenanya. "Tentu saja aku ingin mendengar jawaban yang sebenarnya."
"Wanita dewasa sepertimu." Dia berbicara dengan ekspresi jujur.
[Ekspresi author: Mu hehe]←
Mata Zhu Yuhe dan Zhou Xuan melebar, dan rahang mereka membentuk huruf O, mereka tertegun sampai tidak bisa berkata-kata. Tak lama kemudian, Zhu Yuhe tertawa terbahak-bahak, dia benar-benar terhibur dengan gombalan yang lucu. "Jadi maksudmu kau lebih menyukaiku daripada putriku?"
[Ding]
[Misi : Berhubunganlah dengan Zhu Yuhe]
[Batas Waktu : Satu Bulan]
[Hadiah : Paket Hadiah Normal x1]
Jantung Zhu Yuhe tiba-tiba berdetak kencang, terlebih lagi melihat senyum di wajah Xia Tian, pupilnya langsung menyusut, dan yang bisa dia lihat di depannya hanyalah Xia Tian. Gambar sosok Xia Tian juga terukir dalam di hati dan jiwanya, membuat Zhu Yuhe gelisah karenanya.
__ADS_1
Xia Tian terkejut dengan misi yang tiba-tiba muncul, untuk kondisinya saat ini, itu adalah misi yang mustahil. 'Apakah kamu melakukan sesuatu padanya, Alice?'
[Aku benar-benar tidak melakukan apapun padanya, master] Alice menjawab dengan nada sedih.
'Lalu mengapa misi tentang Zhu Yuhe tiba-tiba muncul?' Xia Tian masih tidak bisa mempercayai kata-kata Alice, apalagi dia mulai merasa bahwa Alice saat ini bukan lagi hanya sistem buatan, karena dia semakin ekspresif.
[aku benar-benar tidak tahu apa-apa, master. Adapun misi dan semua fitur baru berada di luar kendali ku]
Xia Tian dalam hati menghela nafas dan bergumam. 'Huh, sepertinya aku harus memikirkan cara untuk mendekatinya nanti, tapi dengan kultivasiku saat ini, itu sama saja dengan mencari kematian.'
Alice tidak mengatakan apa-apa lagi, tentu saja dia tidak ingin masternya gagal dalam misinya, jadi dia membantu Xia Tian secara diam-diam, dan tindakan Alice membuat hati Zhu Yuhe semakin gelisah.
'sial! Apakah aku tertarik pada laki-laki yang bahkan jauh lebih muda dari putri ku?' Zhu Yuhe berpikir dalam hati, hatinya tiba-tiba menjadi kacau, dan dia tidak bisa mengalihkan pandangan dari Xia Tian, dan dia benar-benar ingin melompat ke pelukannya.
'Kau benar-benar gila, Alice! kamu melakukan sesuatu padanya, kan?' Xia Tian mengutuk dalam hati saat melihat reaksi Zhu Yuhe yang semakin aneh, Alice hanya diam dan tidak mau menjawabnya, lalu Xia Tian berdiri, dan berkata. “Karena sudah terlambat, jadi aku harus kembali ke keluarga Xia sekarang.”
Setelah mengatakan itu, Xia Tian segera menggunakan Langkah Pemecah Kekosongan, membuat Zhu Yuhe gelisah, dan Zhou Xuan tercengang.
Zhou Xuan dapat melihat keanehan di Zhu Yuhe, sebelumnya dia bisa merasakan energi aneh yang terpancar dari tubuh Xia Tian sesaat, dan dia belum pernah merasakan energi seperti itu sebelumnya. Apalagi energinya hanya terfokus pada Zhu Yuhe, lalu dia bertanya pada Zhu Yuhe. "Apa yang terjadi padamu, Yuhe?"
...Jangan lupa memberi like dan Komentar ya, biar author tambah semangat...
- Bersambung -
__ADS_1