Sistem Terkuat Melawan Dewa

Sistem Terkuat Melawan Dewa
langkah yang tak terhentikan


__ADS_3

Xiao Lingxi yang merasa sakit hati melihat kepergian keponakannya dan tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa menangis.


Dia terus melihat kepergian Xiao Che sambil menangis, tapi kemudian dia melihat Xiao Che melangkah menuju gerbang.


Merasa heran hingga lupa kembali meneteskan air mata ia terus mencari hingga Xiao Che berhenti di depan seorang pria, kemudian ia terkejut karena ia adalah seseorang yang ia kenal.


Melihat Sasuke ia kemudian merasa bingung, apakah ia harus meminta bantuannya atau tidak.


Tapi kemudian dia ingat bahwa di pagi hari ketika mereka berpisah, Sasuke melangkah menuju hutan di mana hewan ajaib itu kuat, yang dia tidak tahu adalah bahwa Sasuke tidak pernah menginjak hutan tetapi menggunakan Kamui untuk pergi.


Dia kemudian melihat Xiao Che membungkuk sedikit sambil mengatakan sesuatu dan akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan jika dia sekuat yang dia kira.


"Sasuke" dia akhirnya berteriak sambil berlari menuju Sasuke sambil menangis.


"Ckk" Sasuke yang melihatnya hanya mendecakkan lidahnya karena harus mengubah rencananya.


"* menghela nafas. Yooo Lingxi kita bertemu lagi secara kebetulan" ucap Sasuke datar.


"Apa yang terjadi dengan ini adalah manor klan Xiao"


"Berarti aku salah ... Aissh tidak punya peta, itu buruk, aku tersesat lagi ... baiklah, aku pergi" sekeliling hanya terdiam mendengar percakapan begitu mereka mendengar kata-kata itu. beberapa ingin membuang sandal mereka untuk membuang wajah tebal itu.


Melihat Xiao Lingxi itu begitu saja melepaskan pikirannya untuk meminta pertolongan karena merasa Sasuke tidak cukup kuat atau takut menyinggung sekte Xiao.


Xiao Kuangyun merasa marah karena tidak dihiraukan untuk berteriak.


"Sialan apa yang kamu lakukan pada klan Xiao dan siapa kamu"


Akhirnya kerumunan itu kembali menatapnya dan melihat bahwa dia sekarang memiliki wajah merah karena marah, beberapa orang menjadi takut.


"Halo Tuan Muda Xiao. Saya kebetulan tersesat dan akhirnya sampai disini" Sasuke menjawab dengan tidak hormat atau tidak hormat.

__ADS_1


"Kalau begitu pergi dari sini, jangan biarkan kita bertemu lagi atau aku akan membunuhmu dan keluargamu." Melihat betapa bodohnya respon Sasuke, dia berteriak sangat marah.


"Baiklah, sampai jumpa tuan muda Xiao," kata Sasuke mengejek sambil melambaikan tangannya.


Yun Che POV


Saya sangat marah mengapa dia tidak memiliki posisi sebagai laki-laki atau dia hanya tas kosong lagi.


Pada saat aku ingin berteriak jijik aku dihentikan oleh Jasmine yang mengatakan bahwa terkadang orang kuat kita tidak pernah tahu apa yang dia inginkan meskipun dia tidak bertingkah seperti laki-laki tetapi aku tidak boleh menyinggung perasaannya untuk saat ini.


Akhiri POV


Melihat Sasuke melangkah menjauh seolah tidak terjadi apa-apa, dia kemudian memerintahkan bawahannya untuk menyerang dan membunuhnya.


tetapi bahkan sebelum pedangnya menyentuh Sasuke, pedang itu tidak dapat bergoyang ke depan seolah-olah dinding tak terlihat muncul di depannya.


Itulah kemampuan buah Bari Bari No Mi, Sasuke membelinya saat moodnya membaik di hutan.


Sebenarnya dia bisa menghindari serangan itu tapi dia merasa memegangnya lebih keren karena itu dia membuat penghalang dari kemampuan buah itu.


"Hoooo, bisakah aku bertanya pada tuan muda Xiao tentang niat menyerangku dengan niat membunuh itu ??" berbalik Sasuke untuk berkata sambil menyipitkan matanya.


“Huhh aku ingin membunuhmu. Lalu kenapa ??? seolah-olah semut sepertimu mampu melawan” jawab Xiao Kuangyun dengan nada jijik yang sombong.


"Semut. Baiklah, aku akan menunjukkan kepadamu apa yang bisa dilakukan semut yang bahkan bisa membunuh gajah." Kata Sasuke sambil melangkah maju menuju Xiao Kuangyun.


Xiao Moshan yang disuruh menjaga dan mengawasi Xiao Kuangyun yang saat ini berada di tengah-tengah kerumunan merasa ada yang terburu-buru untuk menghadang Sasuke.


Kerumunan yang merasa ada yang tidak beres kemudian bergegas mundur memberi mereka ruang.


"Hentikan langkahmu jika kamu benar-benar ingin hidup" Xiao Moshan yang melihat Sasuke terus berjalan meskipun saat ini dia menghalangi jalannya.

__ADS_1


Namun Sasuke tetap berjalan tanpa mempedulikan peringatan tersebut, sedangkan Xiao Moshan yang melihat wajahnya perlahan menjadi gelap karena peringatannya diabaikan.


Langkah*


Langkah*


Langkah*


Karena begitu sepi hanya langkah Sasuke yang menggema di dalam ruangan, melihat Xiao Moshan kemudian melangkah maju untuk menebas Sasuke.


Tanpa disadari mata Sasuke berubah menjadi merah dan pola polanya juga berubah dan terus menebas.


* Menebas


*Langkah


* Menebas


*Langkah


* Menebas


*Langkah


Penonton sangat terkejut karena apa yang dia pikirkan dan kenyataan sangat berbeda, mereka berasumsi bahwa akan ada bentrokan hebat di antara mereka tetapi yang mereka lihat adalah Xiao Moshan terus menyerang dan Sasuke terus berjalan menuju Xiao Kuangyun.


Mereka menganggap ini lucu karena Xiao Moshan terus saja meninggal


ss tanpa pernah menyentuh tubuh Sasuke bahkan ujung bajunya.


Mereka menemukan ini adalah langkah yang tidak bisa dihentikan.

__ADS_1


* Selesai


__ADS_2