
Di sebuah kota kecil di kawasan Timur Tengah Bangsa Sayap Biru ini banyak terdapat orang-orang baik pembudidaya maupun warga biasa, yang berjalan-jalan, berjualan, bernegosiasi bahkan duduk di bangku dengan lawan s.e.x atau sesama.
Meskipun kota kecil ini tergolong kecil tetapi kota ini lebih besar dari Kota Awan Terapung, adapun nama kota ini adalah Kota Bulan Baru dan diperintahkan oleh seorang gubernur bernama Murong Hang.
Di kota ini terdapat beberapa kelompok kecil bahkan ada yang besar yang dianggap sebagai marga atau sekte.
Bahkan kerajaan Blue Wings Nation telah mendirikan istana disini, ada juga beberapa cabang dari sekte besar di Blue Wings Nation seperti Xiao Sect dan Burning Heaven Clan dan juga serikat buruh terbesar yang juga memiliki cabang disini.
Kota ini merupakan kota tujuan Sasuke untuk petualangan berikutnya untuk merampok hati seorang wanita dan dia sudah memiliki target yang akan menjadi mangsa (Maow).
.....
Di sebuah aula, seorang pria berusia empat puluhan sedang menikmati pemandangan di atas gedung ditemani secangkir teh dan sebungkus Surya, tak melupakan pertandingan. (* _ *)
Meminum tehnya kemudian membakar sebatang rokok lalu menghisapnya kemudian mengeluarkannya, kadang asapnya berbentuk bulat, segitiga, persegi, bahkan bintang.
Dia adalah Sikong Han, tetua agung dari Istana Mendalam Bulan Baru, Saat dia menikmatinya, tiba-tiba terdengar suara ketukan.
* T00000k
* T0oooo0k
"Masuk" ucap Sikong Han dengan suara rendah dan tipikal lelaki tua itu serak seperti itu. (-_-).
__ADS_1
* Krieeeeek
Suara pintu bergema saat dibuka kemudian seorang penjaga paruh baya dengan kumis lebat terlihat memasuki ruangan.
"Maaf," kata penjaga itu.
"Apa masalahnya sehingga kamu datang mengganggu waktuku ??" Kata Sikong Han sambil menyipitkan matanya.
"Melaporkan seorang pemuda meminta untuk menghadap Tuanku," kata penjaga itu
"Apakah aku menjadi begitu rendah sehingga bahkan beberapa orang secara acak mungkin bisa bertemu denganku ?? siapa dia dan dari mana asalnya ??" tanya Sikong Han.
"Pemuda itu bilang namanya Sasuke Uchiha dan untuk asalnya aku tidak tahu ... tapi ..."
"Tapi apa"
"Apaaaaaa !! .... hmmmm apa yang dibutuhkan oleh sekte perempuan di sini ... tunggu kamu mengatakan dia adalah seorang pemuda ?? Apa kamu tidak tahu bahwa Frozen Cloud Asgar hanya menerima wanita bukan pria ???"
Mendengar grand Elder wali mengomel kemudian menjadi keringat dingin di punggungnya lalu berkata batu sandungan.
"Grand Elder GG ini adalah surat yang dibawa oleh pemuda itu"
Mengambil surat Sikong Han lalu membuka dan membaca tanpa ada satupun yang terlewat, wajah Sikong Han yang tadinya penasaran kini berubah menjadi kejutan.
__ADS_1
Menenangkan dirinya selama beberapa detik ia lalu menoleh ke penjaga yang semakin tertekan, armor yang ia gunakan kini berubah menjadi baskom karena ia dipenuhi keringat dingin.
"Katamu pemuda itu di bawah ??? dimana dia sekarang ??? apa ??? Aku tidak mendengarmu !!! apa !!! ayo cepat turun" ucap Sikong Han sambil berjalan pergi.
.....
Di gerbang sebuah gedung, dua orang berdiri. Salah satunya adalah seorang penjaga yang kini terlihat putus asa karena gemetar, yang terkadang terdengar karena gesekan dan benturan baju besinya.
Yang lainnya adalah seorang pria muda yang mengenakan pakaian aneh, pakaian itu berwarna biru dengan kerah yang menonjol dan ikat pinggang putih.
Pemuda itu adalah Sasuke yang saat ini memakai headset di telinganya, dia saat ini dipegang oleh penjaga karena ingin bertemu Sikong Han.
Awalnya dia dihentikan oleh penjaga bahkan ditertawakan tapi setelah menekannya dengan aura penjaga lalu buru-buru minta maaf dan mau buru-buru lapor ke Sikong Han.
Sasuke yang melihatnya ingin lari seperti ingin lari dari buaya demi nyawanya menuju kandang singa singgah dan memberikan sepucuk surat dan beberapa patah kata kepada penjaga.
Penjaga yang menerima surat itu lalu mengucapkan terima kasih lalu buru-buru pergi meninggalkan temannya yang kini gemetar bersama Sasuke.
Awalnya Sasuke berencana untuk menerobos dengan paksa dan membuat Sikong Han takut namun setelah lama berpikir akhirnya dia meminta Chu Yuechan untuk membuatkan surat pemberitahuan kepadanya agar tidak menimbulkan masalah yang berkepanjangan nantinya.
Surat Chu Yuechan mengatakan bahwa Sasuke ingin menghadiri pertemuan yang akan diadakan tiga hari mendatang.
Karena penunjukan Chu Yuechan menjadi master sekte sudah sampai ke telinga semua orang walaupun masing-masing sudah mengharapkannya tapi ada juga yang masih kaget karena terjadi begitu cepat, maka Chu Yuechan membuatkan surat untuk Sasuke.
__ADS_1
Tidak lama menunggu mereka kemudian mendengar suara langkah kaki, meski Sasuke sudah merasakannya sejak awal dia tetap saja menunggu sambil mendengarkan sebuah lagu.
"Maaf, teman muda, karena saya tidak punya waktu untuk menjemput Anda karena saya memiliki pekerjaan yang mengharuskan saya untuk segera menyelesaikannya." Sebuah suara adalah thid mendengar dari pintu.