Sistem Terkuat Melawan Dewa

Sistem Terkuat Melawan Dewa
rapat untuk rencana masa depan


__ADS_3

Sasuke saat ini terlihat berdiri dimana sekelilingnya berwarna putih tanpa noda tanpa suara tanpa teman sendirian sambil berbelok ke kiri dan ke kanan.


Merasa dibingungkan oleh rasa takut akan kesepian menutupi wajahnya karena dia tahu bahwa dia seharusnya berada di hutan salju, nah walaupun di dalam hutan salju itu juga dipenuhi dengan warna putih dan putih tapi tempatnya berdiri saat ini terlalu putih tanpa noda tanpa pohon.


"Roni" tiba-tiba sebuah suara mengejutkannya dari belakang, dia tiba-tiba beralih ke sumber suara.


Setelah berbalik, dia kemudian melihat keluarganya di dunia sebelumnya, masing-masing menggunakan seragam merah.


“Mama” dia lalu memanggil dan berlari menuju keluarganya tapi sesampainya disana semuanya lenyap.


“Kamu baik di sana, ingat kamu jaga dirimu” lalu suara ayahnya terdengar jauh di belakangnya.


Ayahnya adalah seorang pria paruh baya dengan wajah penuh kerutan dan rambut yang kebanyakan terlihat abu-abu.


"Apa maksudmu, Ayah?" Dia berteriak karena takut jika dia berlari ke arahnya maka ayahnya akan menghilang.


"Kamu adalah seorang a.d.u.l.t, inilah saatnya untuk melepaskan diri dari keluargamu dan membentuk keluarga baru."


"Memang benar ayahmu berkata kamu harus mengejar impianmu dan jangan biarkan orang lain menahanmu" kemudian suara ibunya terdengar dan ibunya terbentuk di dekat ayahnya.

__ADS_1


Ibunya sekarang terlihat lebih tua meski rambutnya tidak terlalu abu-abu tapi kerutan di wajahnya menunjukkan itu semua.


“Iya kak, daripada memilih sendiri pergi sejauh-jauhnya meninggalkan kami, jadi kami hanya bisa mendukungmu dari jauh” kemudian sang kakak muncul di tengah-tengah ayah dan ibunya.


Dia terlihat imut dengan rambut hitam pendek berserakan meski dia tersenyum tapi matanya menitikkan air mata.


“Apapun keputusanmu kami akan mendukungmu, jangan pernah melihat ke belakang karena itu akan menyakitimu, pesan hanya satu saudari meskipun kamu menemukan kebahagiaan di sana, ingatlah kami sesekali”


Kemudian suara kakaknya muncul di samping ibunya, dia adalah seorang gadis cantik dengan rambut hitam panjang melambai ke pinggangnya.


Ingatlah pesan bahwa ayah yang baik itu baik di sana, jaga kesehatanmu, jangan lakukan hal-hal yang akan membuatmu sakit karena kami tahu bahwa kamu sejak kecil tidak akan pernah bisa melakukan hal-hal yang berat jika tidak, kamu akan jatuh sakit kemudian menghilang menjadi ketiadaan.


“Hus jangan marah dengan perkataan kakak kita, walaupun kata-kata tersebut terkesan menyakitkan, tapi sebenarnya dia benar bahwa kita bahagia meskipun kamu pergi, meskipun kita akan merindukanmu tapi intinya kita bahagia yah , wah, "kata adiknya lalu juga menghilang.


Sasuke yang mendengar kata-kata mereka hanya diam melihat ke depan lalu perlahan berlutut.


* centang


* centang

__ADS_1


Suara air jatuh, Sasuke kemudian menyentuh matanya.


"Kenapa mataku meneteskan air mata, memang yang mungkin membuatku sedih mereka sudah jauh dari mungkin menemukannya ... tapi kenapa air mata ini tidak pernah berhenti ... kenapa salah aku harus senang mendengarnya bahagia ... kenapa … kenapa air mata tidak berhenti mengalir ”ucap Sasuke sambil menyeka air matanya.


“Inikah yang dimaksud terkadang kita tidak menghargai barang yang kita miliki tapi setelah kalah kita menyesal ???? Mama ayah adikku aku merindukanmu ???” katanya sambil melepas semuanya lalu menangis seperti anak kecil ..


....


Sasuke saat ini berdiri di jendela melihat kejauhan seolah menembus alam semesta melalui pepohonan yang tak terhitung jumlahnya.


“Ayah, mama, kakak, dan adikku yang menyebalkan maafkan aku karena memilih pergi dan aku akan melakukan apa yang kamu katakan dalam pesan itu dan oh ya aku sudah bahagia di dunia ini dengan baik meskipun tidak ada kalian semua di ini dunia tetapi aku akan terus berusaha untuk mencapai mimpiku, dan kamu juga bahagia di sana "


Ucap Sasuke sambil mengeluarkan sedikit aliran air mata di pipinya lalu terkadang ia akan mengendus endus.


Menstabilkan pikirannya, dia kemudian melangkah keluar untuk bertemu sekte master bersama dengan tujuh peri, mengingat bahwa dia kemudian kembali ke seri.


Pada saat itu setelah kebangkitan Sasuke pada awalnya sekte master ingin segera mengajukan beberapa pertanyaan namun melihat kesedihan di wajahnya meskipun ia ditutupi dengan keceriaan sebagai seseorang yang memiliki banyak pengalaman ia harus tahu bahwa ini bukanlah waktu, dia akhirnya menunda sampai dia tenang.


Sesampainya di kamar Sasuke kemudian ia melihat banyak orang yang berdiri di dalam kamar itu akhirnya melangkah ke dalam kamar lalu berkata.

__ADS_1


"Terima kasih kepada master sekte karena telah menyelamatkanku dan ohh betapa kasarnya aku, namaku Sasuke Uchiha" ucapnya sambil menunduk sedikit '


__ADS_2