
Seperti manusia pada umumnya, menyambut pagi masih dalam kondisi muncul dari timur, patut di syukuri keindahannya menakjubkan semua makhluk di bumi, sudah menjadi hal yang biasa burung dengan kicauannya bercengkok merdu mengepakkan sayap terbang bebas di atas sana (kecuali yang di kurung). Manusia dengan aktivitasnya bepergian memenuhi jalan aspal di kota, warna warni suara knalpot motor seiring mengepulkan asap kecil dan bunyi mesin dari berbeda-beda motor membuat pagi itu berirama menjadi nada musik setiap harinya, entah itu di namakan genre musik apa. Angin juga berhembus memainkan daun-daun yang masih utuh di batang, menggoyangkan ujung batang di ikuti jatuhnya daun kering berkeliaran mengikuti arah angin dan berhenti dimana saja yang daun mau. Begitu juga dengan secangkir kopi di meja teras rumah, mempamerkan aroma khas serta warna hitam pekat membuatku tak kuasa menyalakan sebatang rokok untuk di hisap seraya duduk di kursi menikmati pagi begitu sederhana. Bayu bergabung denganku, memetik gitar di tangannya sambil menyanyikan lagu dari Virzha musisi solo "tentang rindu" walaupun suara emang gak bagus bagus amat sih. kemudian di lanjutkan lagi lagu bergenre reggae, karya fourtwnty Band "zona nyaman", itulah pagiku selalu mendengarkan kebisingan Bayu bernyanyi. Seketika suara Bayu berhenti dan "ka, seandainya tuhan tidak menciptakan kopi, mungkin rokok gak punya pasangan yang pas buat di konsumsi" celetuknya secara tiba-tiba.
"masih ada fanta" jawabku.
"kurang cocok ka, gak pas, terlalu manis, klo kopi kan bisa di atur" katanya, beliau ini emang agak random, selalu mengajakku beradu argument, walau bisa di bilang gak penting-penting banget buat di obrolin, sederhananya kan syukuri semua yang ada dan percaya semua mempunyai kenikmatan masing-masing.
"sebenarnya kopi itu lebih enak klo di campur sama fanta bay" ujarku lalu meminum kopi dan menuangkannya fanta ke cangkir yang berisi kopi. "tuh di cobak," .
Aku beranjak dari tempat dudukku sambil tersenyum licik. "lah, tolol. eh mau kemana ka," ucap Bayu dengan nada kesel. "siap-siap" teriakku dari dalam rumah.
__ADS_1
...****************...
Jalan Lowanu, sorosutan kota Yogyakarta.
Dari kejauhan aku melihatnya, dia annelia jalan kaki dengan temannya berbelok menuju gang arah jalan lapangan sidokabul. parasnya udah tak terlihat setelah bener bener berbelok ke arah yang ku maksud tadi. "bay bentar ya.." ucapku pada bayu yang waktu itu sedang nongkrong di pinggir jalan bersamaku, aku berlari kecil menuju arah Yang aku maksud tadi. "ka, mau kemana ..?" tanya Bayu teriak.
"ada urusan bentar, jangan lupa motorku di bawa" balasku. aku terus berlari kecil mengikuti arah dua perempuan, sampai di belokan aku aku gak menemukannya ternyata gang itu masih punya gang gang lainnya. keyakinanku menjadikan modal untuk terus melangkah mencari keberadaannya, Dan itu dia!, aku menemukannya sedang di warung makan. menoleh ke kanan ke kiri menjadi tempat duduk buat aku nunggu dia keluar dari warung makan itu. beberapa menit kemudian dua perempuan itu keluar berjalan ke arah yang aku duduki, berlari kecil aku menghampiri nya.
"eh kamu.!?" annelia, rupanya dia masih mengingatku, tapi aku hanya menggubrisnya dengan senyuman.
__ADS_1
"klo mbk siapa namanya..?" tanyaku pada perempuan yang bersama annelia, wajahnya kebingungan. "taa..ni.a" lirihnya. aku tersenyum "aku Jamal" itu nama perkenalanku dengan Tania.
"bukannya arka..?" celetuk annelia heran. "itu sudah terwakilkan namaku" ucapku kembali, wanita yang bernama Tania mengernyitkan dahinya. aku hanya bisa tertawa kecil dalam hati.
"mbk Tania aku nitip temenmu ya.!" aku mengucapkannya ke Tania, seraya melirik ke annelia, perempuan itu yang aku maksud . "aku duluan." lalu aku pergi dari hadapan mereka, beberapa Langkah kemudian aku membalikkan badan dan kembali mengucapkan."oh iya. hati hati." di hadapan annelia, itu pesanku padanya, sebuah pesan terakhir dan aku bener bener tak berbalik lagi. tak perlu aku menyimpulkan klo orang yang bener-bener aku maksud itu siapa, kalian tau sendirilah ya hehe. Langkahku langsung tertuju pada tongkrongan aku dengan Bayu, untung saja Bayu belum pulang dan aku pulang ke rumah bersamanya.
Lanjut lagi nanti di part selanjutnya....
semoga kalian senang, suka dan masih ingin aku menulis
__ADS_1
tidak ada yang menarik dari tulisan aku sebelum kalian baca hahaha.
thank you friends. kalian semua hebat 😊😊