
jam makan siang pun tiba karyawan mulai memenuhi cafetaria ,berbeda dengan jessica ia masih menjejali fikirannya dengan berkas dan dokumen yang menumpuk setelah beberapa menit yang lalu angga memberikan nya dengan semangat. angga yang merasa perutnya mulai berdemo pun memutuskan untuk turun kebawa dan memesan beberapa cake dan makanan ringan lainnya ,ia pun tak lupa menawari jessica untuk berkunjung kecafetaria bersama.
" jess ,kebawah yuk makan siang itu kamu bisa taruh dulu." ajak angga dengan semangat sambil membersihan mejanya.
"tapi angga ini tanggung dikit lagi akan segera selesai ." jawab jessica dengan wajah yang sumringah
"kenapa wajahmu tampak semangat sekali? biasa karyawan lain akan mengeluh." tanyanya heran
"ini hari pertama bagaimana bisa aku lelah , turun lahh aku tidak lapar ." jawabnya dengan semangat
"baiklah jika kau ingin kupesankan makanan telpon saja aku dimejaku ada kartu namaku ambil saja."
"okay tenang saja."
angga pun berlalu meninggal kan ruangan yang berdinding kaca tersebut .beberapa saat setelah angga menuju cafetaria daffa pun terlihat hendak keluar dari ruangannya, sesaat ia melihat jessica tengah bekerja saat karyawan lain sibuk dengan makanan mereka jessica malah terlihat sibuk dengan berkas"nya daffa yang bisa melihat jelas jessica pun terus memperhatikannya dengan seksama seakan ia tertarik dengan jessica ia akhirnya menghampirinya.
"kenapa kamu tidak makan siang?." tanya daffa tibatiba
"ahh tuan daffa ,ada yang bisa saya bantu tuan?." tanya jess
"tidakk hanyaa saja kenapa kamu tidak makan siang?apa angga membebani kamu dengan banyak tugas? sehingga kamu tidak bisa makan dengan benar?."
"itu sudah pekerjaan saya tuan ,tadi tuan angga juga sudah mengajak saya untuk turun kecafetaria bawah." ucap jessica seraya menundukkan pandangannya
"baiklah ikut saya makan siang sekarang ,tutup dan rapikan semua kertasmu." jesiica yang menundukkan pandangan seketika mengangkatnya dengan wajah cengonya.
"tapi tuan daffa...?"
"tidak ada tapi tapian saya tidak ingin karyawan saya sakit ,nanti saya repot kerjaan kamu numpuk dan saya jadi susah." jawabnya tegas sambil memasukkan tangannya kedalam saku celana.
" baik tuann." jes pun mulai merapikan mejanya dan mengambil tas jinjingnya
"cepat saya tidak punya banyak waktu." ucap daffa seraya berjalan mendahului jessica ,jessica yang sudah siap itu buruburu menyusul atasannya dengan cepat .sesampainya mereka dibasemant jessica pun tampak bingung dengan daffa yang duduk dikursi penumpang depan. jessica yang tak kunjung menaiki mobil itu mengharus kan daffa membuka jendela mobil .
"apa yang kamu tunggu cepat masuk dan setir mobilnya ."
"baik tuan." ujar jessica ia segera membuka pintu pengemudi dan memakai seatbelt ia segera menyalakan mesin mobil dan mulai melajukan mobil tersebut meninggalkan gedung perusahaan.
"kamu punya sim kan? dan sudah lolos tes mengemudikan?." tanya daffa beruntun
__ADS_1
"jika saya tidak lulus tes maka saya tidak akan berani mengemudi tuan, dan saya sudah mendapatkan sim ,tuan tenang saja percayakan kepada saya." jawab jessica dengan bangga
"baguss jadi mulai besok kamu bisa jadi supir saya." jessica yang melongo dengan perkataan daffa segera menoleh kepada daffa
"whaat? jadi supir?supir siapa tuan?." tanya nya dengan nada agak meninggu
"turunkan nada bicaramu itu!, supir saya lah kamu ,angga tidak bisa selalu mengantar saya dia memiliki banyak sekali tugas dan saya malas menyetir sendirian jadi kamu akan menjadi supir saya." ujarnya santai
apa dia anggap aku dikantor hanya leha leha dasar .gumam jessica dalam hati
"tapi tuan saya tadi kekantor membawa mobil pribadi ,lalu bagaimana nasib mobil saya?."
"mulai besok jangan bawa mobil pakai mobil saya untuk antar jemput saya."
"baik tuan ,ngomong ngomong anda mau pergi kemana? jalanan mana yang harus saya tuju?."
"ahh iyaa jugaa kamu tidak bisa membaca pikiran saya ya, jalan lurus saja nanti ada restoran jepang kita makan disitu."
dia pikir aku cenayang. pikir jessica
sesampainyaa mereka direstoran jepang , daffa pun mulai memesan beberapa makanan untuk mereka nikmati berdua tak ada sepatah katapun yang terlontar dari mulut jessica maupun daffa mereka sama sama menikmati makanan hingga habis tanpa sisa. beberapa menit setelah membayar daffa mengajak jess untuk kembali kerutinitas kantor dan betapa tercengang nya angga yang melihat tuannya bersama asistannya yang tengah berjalan berdampingan sebelum daffa membelok dan memasuki ruangannya. jess pun jugaa memasuki ruangan setelah mengucapkan terimakasih untuk makan siangnya kepada daffa.
"kamu deket ya sama tuan daffa?atau sebenernya kamu kenal tuan daffa?." tanya angga penuh selidik
"aduhh ini anal lola kali ya, maksud aku ngga biasa nya tuan daffa ngajak orang makan siang biasa dia makan sendiri karna pengen nyari ketenagan."
"ahh aku tidak tau kalau seperti itu ,aku hanya diajak nya saja ,dan besok aku akan menjadi supirnya." kata jessica santai
tuan daffa meminta jessica menjeput dan.mengantarnya? bukannya dia pernah bilang kalau dia tidak suka jika mobilnya dikendarai orang lain? apa mungkin tuan daffa..?
angga pun mulai membuyarkan lamunannya, ia tak ingin menebak apapun pasalnya tuannya itu sendiri lebih suka privasi ,ia juga lelah memikirlan tuannya yang suka berubah rubah keinginan ,mungkin tuan daffa ingin jessica menjadi supir karna ia lelah menyetir begitu pikirnya.
jam menunjukkan pukul 5 sore yang berarti karyawan diperbolehkan pulang kecuali bagi karyawan lembur, terlihat jessica dan angga pun membersihkan meja mereka masing masing dan bergegas untuk segera pulang. daffa yang terlihat sudah siap untuk pulang ,kemudian ia pun menghampiri angga dan jessica
"angga tolong kamu pindah file ini kekomputer lalu kirim besok pagjke saya lewat email ."
" kenapa tuan repot repit datang kemari kenapa tidak memanggil saya saja?."
"tak apa aku sekalian jalan pulang , dan kau besok jangan lupa ngga perlu bawa mobil ."ujar daffa
__ADS_1
"baik tuan ."
"kalo.gitu saya pulang dulu." sambil berlalu meninggalkan mereka berdua.
.....
sesampainya dirumah jessica dengan langkah gontai memasuki pintu berwarna putih minimalis itu. dan langsung disambut oleh clara dan sonya yang tengah membaca majalah diruang tengah. clara pun langsung memberi pelukan hangat kepada jessica untuk menyambut putri bungusnya berbeda dengan sonya yang terlihat tak senang saat jessica datang.
"anak mami yang cantik udah pulangg." sambil memeluk puutri bungsunya tersebut
"iya nih mi hari pertama ,ternyata berat ya? jessica merasa sedikit letih." ucap jessica
"ya kalo kamu gamau capek ,ngga usah kerja aja jess ." sindir sonya
"sonyaa kok bicara gitu ke adiknya sih? harus nya kamu kasih semangat dong sayang.." ujar clara menengahi
" lagian mami terlalu manjain dia , capek dikit aja udah ngadu." ucap sonya
"udah udahh mamii gapernah manjain siapa siapa kalian semua anak kesayangan mami."
"udah yaa mi jess keatas dulu." cup satu kecupan mendarat dipipi clara ,clara pun mengiyakan perkataan jessica dengan senyuman ,dan kembali melanjutkan aktivitasnya dengan sonya yaitu membaca majalah fasion
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.