
...HAPPY READING...
Ditempat lain
"Val, kamu ikut rapat Rohis nanti gak?"
"iya ikut, emang kenapa?" ucapnya dengan dingin
"Pasti nanti adik kelas banyak yang ikut" ucap teman Nauval
"Hmmt, gak penting banget" ucapnya
"ish, dingin kek kulkas 12 pintu" ucap Rendra dan mendapat tatapan tajam dari Naufal.
"Ehh iya nanti itu bahas apa aja Fal?" tanya Rendra mengalihkan pembicaraan.
" Serah jabatan sama bahas pengurus Rohis ke adik kelas. " Jelas Naufal
"Oooooh, berarti kita nanti udah gak jadi pengurus lagi ya." tanya Rico
"Ya iyalah, loe lupa udah kelas 12 semester 2" ucap Rendra
"Eeh iya lupa gue hahaha" ucap Rico dengan cengengesan.
"Ayo ke aula, udah mau rapat, malah bicara terus" Gerutu naufal.
"Yaudah yuk" jawab teman-teman Naufal secara bersamaan.
....
" Clara sini dulu, bu guru mau ngomong " ucap salah satu guru pembina
" Ya bu, ada apa?"
" Tolong kamu ambil beberapa dokumen untuk rapat nanti dan dokumen untuk serah jabatan. Kamu ambil di sekretaris rohis ya Ra" pinta salah satu pembina.
"Iya bu, baik. Assalamualaikum." Clara melenggang pergi ke tempat sekretaris rohis berada.
" Tina, aku disuruh bu Lis untuk ambil dokumen yang dibutuhkan untuk rapat, sama dokumen untuk serah jabatan." ucap Clara
"Oh ya, ini dokumen nya Ra" Tina menyerahkan setumpuk lembar kertas ke Clara
" Banyak juga nih dokumen " batin Clara
" Oh oke" jawab Clara dengan senyum kecut.
Ketika diperjalan tiba-tiba Clara ditabrak oleh seseorang dari belakang.
"Bruuuk". suara tumpukan kertas jatuh dan berserakan dilantai.
"Aduuh, Aouu" ucap Clara dan orang itu berbarengan.
" Ehh maaf " ucap seseorang dengan nada bersalah.
" Kamu ga papa" tanya orang itu dengan khawatir karena telah menabrak.
__ADS_1
" Ga papa, lain kali lihat-lihat kalo jalan." ucap Clara sedikit kesal.
" Maaf" Ucap Naufal membantu Clara membereskan kertas.
" ini " Naufal memberikan setumpuk ketas ke Clara.
" Makasih udah mau bantuin." ucap Clara menatap Naufal dan Naufal juga menatapnya, mereka saling tatap, sedetik kemudian Naufal mengalihkan penglihatan.
" Cantik juga nih cewe. Astaghfirullah. Ingat dosa Fal." batin Naufal memuji kecantikan Clara.
" Iya sama-sama " jawab Naufal datar sambil menetralkan detak jantungnya yang tidak teratur.
Setelah itu Clara pergi meninggalkan Naufal yang masih mematung di tempat.
"Nih jantung kenapa sih, kok gini banget detaknya, apa gw harus pergi ke dokter jantung." batin Naufal bertanya pada dirinya sendiri.
...
"Assalamualaikum bu, ini dokumen yang ibu minta."
" Makasih Ra, maaf udah mau direpotin."
" Lah bu siapa juga yang mau direpotin, gw mah gak mau, cuma terpaksa karena ibu suruh." batin Clara dengan menggerutu.
"Iya bu, sama-sama" jawab Clara kemudian.
" Raa.. aku tadi lihat kamu ditabrak sama Naufal, kamu sampai jatuh. Kamu gak papa" tanya Olive khawatir.
" Gak papa liv, tenang aja " jawab Clara
" Iya Liv, ada apa. Jangan natap gitu " jawab Clara tidak nyaman dengan tatapan Oliv.
"Gimana rasanya ditabrak sama orang ganteng Raa..?" tanya Olive yang diakhiri dengan candaan.
" Kalo aku yha Raa. Seneng sih ditabrak sama orang ganteng, soalnya ya Ra seumur hidupku gak pernah ditabrak sama orang ganteng." ucap Olive dengan senyum -senyum sendiri.
"Apaan sih Liv, gak jelas. Yang namanya ditabrak itu sakit bukannya seneng" jawab Clara geram.
" Kalo yang nabrak orang ganteng mah, gak papa hehehe. Lihat mukanya langsung hilang semua sakitnya hahahaha " ucap Olive dengan ketawa.
" Lain kali ajak-ajak Ra kalo ditabrak." imbuhnya lagi.
" Aneh " Ucap Clara dengan geleng-geleng kepala melihat sahabatnya itu .
...
Ditempat lain tak jauh dari tempat Olive dan Clara berada.
"Val... loe tadi nabrak Clara kelas 12 Mipa 2 kan?." Tanya salah satu teman Naufal.
" Iya, kenapa?" jawab Naufal datar.
" Gimana bro, nabrak cewek cantik." tanya Rendra diakhiri tawaan.
" Pastilah deg-degan, dia kan gak pernah nabrak, bahkan sama cewek aja dia jaga jarak." sahut Rico dengan candaan.
__ADS_1
"biasa aja" jawab Naufal datar tidak ada senyuman di wajahnya.
" Bro loe aneeh. Cewek secantik dia dibilang biasa aja." ucap Rendra terheran-heran.
"Dapat jodoh dari mana loe kalo gitu terus" sahut salah satu teman Naufal.
" Bukan karena bertemu jadi berjodoh, tapi karna berjodoh jadi ketemu. Ingat jodoh itu gak kemana. Kalau sudah waktunya pasti nanti Allah akan atur semuanya. Sekarang waktunya belajar bukan cari jodoh." jawab Naufal kepada salah satu temannya.
" Iya Fal " ucap semua teman Naufal.
" Udah-udah, ayuk ke aula nanti acaranya keburu dimulai." ucap Naufal kepada teman -temannya.
" Iya Fal, santai. Kalo kita belum datang gak akan dimulai tuh acara, hahah" jawab Rendra tertawa.
" Jangan gitu lah, kita itu senior disini, kita itu dicontoh junior. Tapi malah ngelakuin yang gak bener. Kita itu harus on time, biar dicontoh adik kelas." jelas Naufal.
"iya Fal " jawab Rendra lesu.
....
Diaula acara dilakukan dengan lancar dan diikuti semua anggota.
" Alhamdulillah ya Ra, acaranya lancar" ucap Olive
" Iya Liv. Kita udah gak ada sangkut pautnya sama semua organisasi lagi, tinggal nunggu ijian" ucap Clara.
"Iya Ra. Gak nyangka kita udah kelas 12 semester akhir, udah mau lulus. Kayaknya baru kemaren kita kenalan Ra." ucap Olive lesu dengan wajah sendu.
" Ih kok sesih gitu sih Liv, jangan sesih dong. Nanti aku ikutan sesih loh" ucap Clara dengan sendu menatap Oliv yang sudah berkaca-kaca.
" Jangan nangis Liv, nanti cantik nya hilang loh" imbuh clara agar oliv bisa menahan tangisnya.
Dikejauhan ada seseorang yang sedang memperhatikan Clara dan Olive
" Sebenernya gue suka sama loe dari dulu Ra. Gue selalu memerhatikan loe, gue mencari semua informasi tentang loe, tapi gue tahu loe gak suka kalau didekati sama cowok, jadi selama ini gue diam. Nanti jika waktunya udah pas gue akan ungkapin semua perasaan gue ke loe. Gue harap loe mau nerima gue." batin seseorang dengan tatapan tajam mengarah ke 2 sahabat yang dilanda kesedihan.
.
.
.
Waduh siapa ya itu yang ngintip Clara๐ค
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak
Vote, like dan comen yha๐ค
Maaf jika ada kesalahan tulisan.
๐๐๐
__ADS_1