suami ku ketua mafia

suami ku ketua mafia
episode 3


__ADS_3

Keesokan paginya.


"Vania sayang bangun"panggil mama.


"Iya mah"


"Kamu siap-siap deh sana sebentar lagi kakek erlangga dateng bersama cucunya "ucap mama.


"Iya mah"ucap Vania dan kemudian vani pun mandi sedangkan mama pergi ke ruang tamu.


Keluarga erlangga pun masih sedang di perjalanan sedangkan lucky masih asik dengan ponselnya untuk mengecek e-mail karyawan yang masuk.


"Lucky nanti kamu jangan buat malu kakek ya lagian kalok kamu tau wanita tersebut pasti kamu langsung suka"ucap kakek.


"Iya kek lagian siapa sih orang yang mau kakek jodohkan buat lucky"tanya lucky.


"Nanti kamu tau sendiri dia itu wanita yang sangat polos lucu baik lagi" ucap kakek.


"Yaudh deh lucky ngikut kakek aja "ucap lucky dan andre pun tersenyum.

__ADS_1


Setelah menempuh waktu 20 menit akhirnya mereka sudah sampai di kediaman Wijaya.


Tok... tok...


Pak Wijaya pun membuka pintu rumah mreka setelah itu pak Wijaya memnyalami kakek Erlangga.


"Eh kakek sudah sampai mari duduk dulu kek "ucap mamanya Vania.


"Kek apakah ini nak lucky yang kakek bicarakan wah tampaknya gagah sekali saya fikir nak lucky sangat serasi dengan Vania"ucap papa Wijaya


"Trimakasih om atas pujian anda"ucap lucky.


Setelah mama memanggil Vania ke kamar papa dan kakek pun berbincang-bincang sedangkan lucky tampak santai membahas prusahaan bersama calon mertuanya itu tak berapa lama Vania datang menggunakan gaun yang cantik berwarna biru mudah dia tampak anggun menggunakan gaun tersebut.


"Udah kali bos ngeliriknya kan bentar lagi menjadi hak milik" ucap Andre


"Nak Vania kenalin ini cucu nya kakek yang waktu itu kakek bicarain ke kamu namanya lucky dia seorang CEO di prusahaan ternama"jelas kakek dengan lembut sedangkan Vania tampak senyum yang tulus ke arah kakek yang sudah di anggap seperti kakek sendiri.


"Iya kek, oh iya kak lucky kenalin sama aku Vania putri Wijaya aku seorng dokter di salah satu rumah sakit Erlangga" ucap Vania dengan gugup.

__ADS_1


"Jadi gimana Wijaya apakah kamu merestui mreka berdua" tanya kakek.


"Kalau wijaya terserah sama vanianya aja kek kan yang mau menjalankan rumah tangga Vania dan nak lucky"jelas pak Wijaya.


"Gimana nak Vania apa kah kamu mau menerima lamaran nak lucky "tanya kakek.


"Bismillahirrahmanirrahim kek Vania terima lamarannya kak lucky"ucap Vania.


"Nah sekarang nak lucky kamu mau ngak sama nak Vania "tanya pak Wijaya.


"Saya terima kok om "ucap lucky dengan santai padahal dalam hatinya lucky sangat lah gugup karna ini lah baru pertama kali melamar seorang gadis yang di kenalnya itu.


"Alhamdulilah yaudah kalau gitu lucky pasangkan cincin ini kejari manis Vania " ucap kakek" lucky pun merjalan dan duduk di sebelah Vania untuk memakaikan cincin tersebut setelah itu Vania pun ikut memasangkan cincin di jari manis calon suaminya tersebut.


"Alhamdulillah akhirnya selesai juga yaudh kek kalau gitu kita makan malam bersama dulu sebelum kakek pulang kita biarkan saja nak lucky dan Vania sibuk pada fikiran masing-masing.


Setelah selesai makan keluarga Erlangga pun pamit pergi pulang sedangkan Vania seletah mreka pergi Vania pun kembali ke kamar untu mengganti bajunya.


... "bersambung "...

__ADS_1


__ADS_2