
"Rossa kamu kenapa"tanya Vania
"Vania tolong aku bapak ini gak mau bayar perobatan istrinya yang habis melahirkan pas di tagih bapak ini malah marah-marah.
"Pak apa yang bapak lakukan terhadap teman saya tolong lepas kan teman saya"ucap Vania
"Diam kamu menjauh kalian kalau tidak teman kalian akan saya tembak"ucap bapak tersebut semua yang ada di rumah sakit pun di buat ketakutan.
"Bapak jangan mencari masalah ini di rumah sakit kalau bapak tidak ada biaya gak papa biar saya yang tanggung tapi tolong lepaskan teman saya"ucap Vania
Vania pun coba mendekat ke arah bapak tersebut tetapi tangannya di tahan oleh dokter Aldi.
"Van jangan ini terlalu berbahaya biar aku saja ya kamu tenang aja disini"ucap dokter Aldi.
Dokter Aldi pun sudah bernegosiasi dengan bapak tersebut tapi bapak tersebut tetap memperkeruh suasana dan alhasil dokter Aldi pun tangannya terluka karna kena tembak bapak tersebut semua pun berteriak,Vania pun tidak tinggal diam Vania dengan tangan kosong mencoba untuk memukul bapak tersebut dan mengambil pistol tersebut.
__ADS_1
"Rossa menjauh kamu sekarang buruan dan ambil pistol tersebut"ucap Vania bapak tersebut pun mengambil pisau yang ada di kantongnya tersebut kemudian menusuk perut Vania dan itu semua mendadak lucky pun yang baru sampai di buat terkejut.
"Vania berhenti kalian semua"teriak lucky
"Apakah kamu tidak kenal aku pak Herman "ucap lucky dengan dingin dan tiba-tiba aura pun tampak dingin
"Siapa kamu apakah kamu pacar dokter cantik ini"ucap pak Herman.
"Kak lucky "ucap Vania yang sudah hampir pingsan karna kena tusuk.
"Kak lucky sudah jangan di pukuli lagi pak Herman kasian istrinya baru melahirkan "ucap Vania yg memegang lengan lucky.
"Buat kalian semua kenalkan nama saya Lucky Albareto Erlangga cucu dari kakek Erlangga siapa yang berani menyakiti tunangan saya gak akan saya kasih ampun"ucap lucky yang sudah menggendong Vania.
Rosa dan Cici pun terdiam mematung mreka kaget ternyata tunangan Vania adalah cucu tunggal kek Erlangga orang nomor 1 terkaya se asia.setelah Vania mendapatkan perawatan lucky pun tetap setia menunggu di ruang rawat Vania sedangkan Andre kembali ke kantor.
__ADS_1
"Kak lucky"ucap Vania
"Akhirnya kamu sadar juga apakah ada yang sakit"ucap lucky.
"Makasih ya kak udah mau nolongin Vania dan udah mau nunggu Vania .
"Hem ok lah sekarang kamu makan dulu setelah itu minum obat aku gak mau acara pernikahan di tunda-tunda karna kamu masih sakit urusan ku banyak "ucap lucky dengan datar.
"Maaf kak maaf udah ngerepoti kakak sekarang klok kakak mau ke kantor silahkan biar nanti Vani minta temani Cici dan Rosa"ucap Vania sambil menundukkan kepalanya lucky pun tersenyum tipis karna gemas dengan Vania setelah itu kembali datar lagi wajahnya.
"Aku akan balik ke kantor setelah mamah kamu datang kesini"ucap lucky.
"huff apakah kakak yang memberi tahu mama bahwa aku habis kena tusuk pisau "ucap Vania dengan lesu.
"Iya lagian kena harus jadi pahlawan lalu kamu sendiri gak jago bela diri Van"ucap lucky.
__ADS_1
"Maaf kak karna tadi Vania panik"ucap vania