
....
Waktu berjalan begitu cepat tak terasa acara pernikahan Ryan dan Cassandra tinggal seminggu lagi. Acara pernikahan pun sudah rampung dipersiapkan tinggal menunggu hari H saja.
Hari ini Cassandra memutuskan untuk mengajak teman temannya jalan jalan. Karena seminggu lagi ia akan menikah jadi seminggu kedepan dia akan di pingit. Bahkan dia sudah ijin cuti kuliah sealama 2 minggu.
"Cie yang udah mau sah" goda Tiara. "Gimana udah yakin belum mau jadi istri Ryan Putra Wijaya??" Imbuh Rita. "Yakin dong, entar kalian temenin aku kan???" Tanya Cassandra. "Iya iya tenang aja" jawab Tiara. "Kita mau kemana nih" tanya Rita. "Ke mall aja seneng seneng" jawab Cassandra.
Mereka pun meninggalkan rumah Cassandra dan pergi menuju ke mall. Ya Tiara tadi menjemput Rita kemudian baru ke rumah Cassandra, karena Cassandra seminggu lagi menikah jadi dia tidak boleh membawa mobil sendiri.
Setelah melalui perjalanan sekitar setengah jam mereka pun sampai di mall, Tiara memarkirkan mobilnya. Seketika ia berteriak memanggil Cassandra. "San... lait deh itu bukannya Ryan??" tanyanya sambil menunjuk orang yang dimaksud tersebut di area parkiran yang sama. Seketika Cassandra langsung mamandang arah yang ditunjuk sahabatnya itu. Alangkah terkejutnya iya melihat sosok calon suaminya sedang mengacak acak rambut wanita yang sedang bersamanya.
__ADS_1
Di dalam mobil Cassandra dan teman temannya memperhatikan dengan detail apa yang dilakukan oleh obyek yang dilihatnya tersebut. Mereka langsung tercengang tatkala Ryan mencium kening wanita tersebut dan menggandeng pinggangnya berjalan masuknke dalam mall.
Cassandra yang melihat hal tersebut hatinya terasa sangat hancur, bagaimana bisa laki laki yang akan menjadi suaminya seminggu lagi itu bermesraan dengan wanita lain, siapa sebenarnya wanita itu. Batin Cassandra. Tak terasa bulir bening di matanya menetes, ia sebenarnya tidak mau menangis tapi hatinya sudah sangat sakit. Teman teman nya juga tidak bisa berbuat apa apa takut salah kata.
Hingga akhirnya Cassandra pun menangis terisak di hadapan teman temannya. "Yang sabar yah san" ucap Tiara. Namun Cassandra tetap saja belum berhenti menangis. "Apa kita pulang aja" ajak Tiara. "Jangan, kita ikuti mereka" jawab Cassandra.
Mereka pun akhirnya berniat menguntit Ryan dan wanita tersebut. Ryan terlihat sangat mesra dan bahagia dengan wanita tersebut, sampai mereka nonton film berdua, dan makan di restoran merah. Mereka tidak tahu ada mata mata yang mengikuti gerak gerik mereka, siapa lagi kalau buka Cassandra dan teman temannya itu.
....
Setelah setengah jam berkendara mobil Ryan berhenti di sebuah apartemen, mereka tidak tahu siapa yang tinggal disini. Hingga akhirnya Ryan keluar dari mobil dan kembali merangkul pinggang wanita tersebut dengan mesra. Mereka berjalan menuju unit XX. Cassandra dan teman temannya terus saja menguntit hinggga akhirnya mereka bersembunyi di sudut ruang karena Ryan berhenti di depan sebuah unit dan sedang mencoba membuka pintunya.
__ADS_1
Cassandra terus saja menguntit, dia sudah tidak menangis lagi, sekarang dia fokuskan untuk mencari tahu siapa wanita itu dan ada hubungan apa dengan calon suaminya, apalagi mereka sampai semesra itu di depan umum.
Mata mereka melotot tat kala melihat Ryan berciuman dengan wanita tersebebut, bahkan ciuman tersebut berlangsung cukup lama hingga akhirnya mereka memutuskan untuk masuk ke dalam unit tersebut.
Cassandra tiba tiba terisak lagi, hatinya benar benar sakit melihat kelakuan calon suaminya itu, bagaimana bisa. Mereka akan menikah seminggu lagi tapi Ryan malah berselingkuh.
Kedua sahabatnya terus menenangkan Cassandra yang sedang kacau balau itu. "Gimana kita pulang aja apa, kasian Cassandra" ajak Rita. "Iya pulang aja ayuk san.. jangan nangis terus" balas Tiara. "Jangan aku mau terus ngikutin mereka, ada apa sebenarnya mereka" ucap Cassandra sambil menenangkan isaknya.
Mereka akhirnya setuju untuk terus menguntit Ryan walaupun sebenarnya malu karena seperti orang aneh yang berdiri mengendap endap di sudutan. Tetapi mereka enggan mengatakan kepada Cassandra karena takut tambah membuat ia merasa sedih.
Duh kasian bngt sih Cassandra.
__ADS_1