Suara Berisik Di Kamar Kosong

Suara Berisik Di Kamar Kosong
SUARA BERISIK DI KAMAR KOSONG 14


__ADS_3

Tanpa hentinya kami berdua memanggil Rafael...


"Rafael....Rafael...Rafael......."


( Teriakan kami memanggil namanya ).


Tidak lama kemudian kami berdua menemukan jejakan kaki dan beberapa peralatan camping miliknya rafael yang bertuliskan ini miliknya rafael.


Dan kami berdua sangatlah percaya bahwa Rafael pernah melewati jalan yang saat ini kami sedang lewati.


Tanpa letihnya kami berdua mencari hingga memasuki waktu siang kami segera mencari tempat untuk melaksanakan sholat. Kami pun sholat dzuhur... selesai kami sholat dzuhur kami makan siang kebetulan kami bawa banyak bekal makanan untuk pencarian ini.


Selesai kami makan siang kami melanjutkan pencarian ini hingga kami berdua mendapatkan petunjuk baru yaitu beberapa pakaiannya rafael.


Dan kami semakin waspada barangkali disini banyak binatang buasnya.


Kami tetap melanjutkan perjalanan kami. Hingga kami mendapatkan Ponsel milik Rafael yang mungkin tidak sengaja terjatuh.


Kami mengumpulkan barang - barang milik rafael yang telah kami temukan.


Hingga waktu menjukkan sore harinya kami segera melaksanakan sholat ashar.


Usai kami melaksakan sholat ashar itu..

__ADS_1


Tiba - tiba kami mendengar suara teriakan minta tolong yang tidak jauh dari keberadaan kami, Segera kami berlari menuju sumber suara tersebut, Namun tidak ada yang kami temukan melainkan Ransel dan beberapa peralatan milik Rafael.


Di pencarian ini kami tidak lupa dengan iringan doa dan ibadah yang kami kuatkan agar hasil yang kami cari berbuah manis.


Hingga waktu menunjukkan malam kaminsegera melaksakan sholat maghrib dan selesai itu kami makan malam dan kami sholat isya kembali dan pencarian kami lanjutkan sekitar 3 jam -an waktu menunjukkan sekitar pukul 11:00 wib.. kami berusaha membuat tenda seadanya sekedar bisa untuk tidur... niat kami di saat pagi harinya kami dapat melanjutkan pencarian kembali.


Entah kenapa ryan tidak bisa tidur dengan pulas.... Dia selalu mendengar suara tangisan, teriakan bahkan kami berdua melihat lintasan sosok makhluk yang tidak begitu jelas terlihat dari kejauhan... berwarna putih...


Dan kami sudah yakin ini bukan ulah manusia kami hanya bisa baca doa.. agar kami tidak di ganggu kami tetap maksakan mata untuk terpejam agar kami bisa tidur.. Alhamdulillah kami bisa tidur malam ini walaupun kami tidak begitu pulas saat tidur kemarin malam.


Kami segera sholat shubuh setelah itu kami sarapan pagi dan kami segera melanjutkan pencarian..


Disat kami berusaha mencari air di hutan kamibdi kagetkan dengan bekas gantungan manusia yang sudah lama membusuk di atas pohon....


Kami segara melihat dari arah dekat.


Mungkin kalau kita tidak kuatkan ibadah kita bisa jadi seprti mereka. Begitulah pernyataan ryan terhadapku.


Segera kami kuburkan jenazahnya di hutan ini karena sudah terlalu lama membusuk kami tidak bisa mengevakuasi jenazah tersebut... karena mobil dan berbagai peralatan tenda camping kami sudah sangat jauh kami tinggalkan...tidak ada kemungkinan jenazah ini kami bawa.


Kami segera mencari dan menelusuri di tengah -tengah hutan ini sambil kami teriak memanggil namanya...


" Rafael......Rafael.... Rafael....."

__ADS_1


( Teriak kami ).


Kami berada di hutan ini sudah 2 hari, Sampai saat ini kami belum menemukan Rafael.. kami tidak patah semangat untuk mencari Rafael.


Sedangkan Rafael sudah hampir mau satu mingguan di hutan..


Entah mengapa tiba -tiba cuaca berganti begitu cepat berubah menjadi malam dan suasana yang kami lalu dan telusuru begitu sangatlah gelap, saat aku melihat jam...


waktu menunjukkan pukul : 10 :15 wib.. menjelang siang..


Aneh sangatlah aneh... dan di hutan itu banyak sekali orang -orang yang lalu - lalang melewati kami dan seakan - akan mereka terheran -heran melihat kami...


Orang -orang disini sangatlah aneh. Aneh sekali. Terlihat sangat jelas sekali mereka sama sekali tidak memiliki belahan bibir atas tidak sama dengan manusia lainnya pada umumnya.


Dan mereka melihat kami dengan penuh padangan yang sangat tajam seolah -olah mereka tidak suka atau tidak senang melihat keberadaan kami di hutan ini.


Namun coba kami ajak untuk mengobrol kami pun tidak lupa ucakpan salam...


".. Assalamu'alaikum.....Izin sebelumnya kami mau numpang tanya..., Apakah kalian disini pernah melihat orang ini..."


( ucap kami ).


Kami sambil menunjukkan fhotonya Rafael.. Tidak ada jawaban dari mereka, Namun mereka kaget dan sangat ketakutan dengan kami karena kami barusan mengucapkan salam...

__ADS_1


Dan mereka... terlihat sangat berwaspada dengan kami..


Kami terheran dan bingung.


__ADS_2