Suara Berisik Di Kamar Kosong

Suara Berisik Di Kamar Kosong
SUARA BERISIK DI KAMAR KOSONG 4


__ADS_3

Tidak lama kemudian Aku mencoba menghubungi temanku, Kita sebut saja namanya ( RANGGA ).


RANGGA adalah anak yang juga taat ibadah


makanya aku sengaja menghubunginya lewat via telepon agar dia menemaniku di rumah..


"Tuuuuuut...tuuuuuuut.....tuuuuuut.....


Suara nada hp saat menghubungi RANGGA...


dan akhirnya RANGGA mengangkat telepon dari Aku.


"Hallo..... hallo...hallo....


Assalamualaikum.. RANGGA maaf ganggu waktunya, kamu ada waktu luang apa tidak?"


( Tanyaku kepada RANGGA ).


"Wa'alaikumussalam... ia tidak apa-apa...Alhamdulillah ada, Memangnya ada apa?"


( Jawab dan tanya RANGGA kembali ).


"Begini RANGGA,,,,.... Aku dirumah sendiri dan bukan itu saja keluarga sudah Aku hubungi dari via telepon akan tetapi mereka tidak mengangkat telepon dariku, Apa kamu bisa temaniku di rumah RANGGA?"..


( Tanyaku berharap ) .


"Ooooh ia kalau begitu, RANGGA sih bisa-bisa saja, Jam berapa"?


( Jawab dan tanya RANGGA ).

__ADS_1


"Sekarang saja RANGGA"...


( Jawabku senang ).


Akhirnya RANGGA datang kerumahku dan dia menemaniku dirumah...Aku merasa senang karena rasa takutku ini tidak terlalu menghantuiku...


"Hhhhuuuuhhhh"....


( Hela nafasku sambil mengusap keringat yang ada di keningku )


Waktu bergulir semakin cepat dan pagi pun terlihat mentari yang begitu indah, Segera Aku mandi dan kami pun keluar rumah untuk jalan-jalan,kucoba untuk menghubungi keluarga..


Akhirnya di angkat juga telepon aku dan katanya sih besok pulang.. mereka masih di kampung saudara dari ayah.


Malam juga datang menghampiri, Tiba-tiba RANGGA di telepon oleh adiknya..katanya harus pulang sekarang juga, karena neneknya sedang sakit...


Akhirnya RANGGA pulang dan sebelumnya dia sempat minta maaf karena dia tidak dapat menemaniku dirumah selama beberapa hari...


"Aku juga minta maaf karena sudah merepoti kamu".


( ujarku perlahan )


Lalu RANGGA mengatakan : "ooh tidak apa-apa temanku, santai saja"...


( senyum RANGGA )


Kemudia setelah ia pergi kembali ke rumahnya, Aku pun segera mengambil air Wudhu dan segera melaksanakan sholat maghrib, dan setelah itu Aku makan malam dalam keadaan sendiri tanpa sosok teman.


Toooookk....Tooookkk.....Tooookkk.

__ADS_1


Seperti ada suara ketukan pintu sebanyak tiga kali berturut-turut..


Kemudia Aku mencoba mencari sumbernya, Anehnya di saat Aku telah sampai pada sumbernya yaitu di depan pintu rumah..Tidak terlihat satu orang pun di depan rumah.


Segera Aku menutup pintu itu kembali dan segera Aku melaksanakan sholat lagi yaitu sholat isya. dan setelah sholat isya Aku langsung membaca ayat Al-qur'an.


Aku berniat agar rumah yang Aku tempati dan juga diriku jasmani mau pun rohani, terhindar dari ancaman dan bahaya yang menimpa diriku dan keluargaku.


Sejenak Aku mendengar suara isakan tangis dari RUANG KAMAR KOSONG tersebut, segera kucoba mendekati RUANG KAMAR KOSONG itu dan Aku pun segera menempelkan telingaku ke kayu pintu dan hasilnya tidak ada suara sama-sekali..


" Apa Aku sedang berhalusinansi ya..?"


( Ungkapku bingung).


Ah...tidak mungkin apa ia sih Aku berhalusinasi..


( Tanyaku dalam hati ).


Setelah kucermati baik-baik suara isakan tangis tersebut...


Akhirnya suara itu pindah ke arah kamar mandi, kemudian Aku terus mendekati suara itu..


Tidak lama kemudian tanpa adanya penghalang terlihat di depan mataku langsung sosok KUNTILANAK mukanya hancur dan berlumuran darah..


Pada saat itu Aku mau teriak, berlari dan mau pergi dari tempat itu ( Kamar Mandi )..


Akan tetapi tidak bisa, Aku mencoba memaksakan diri dalam keadaan tergesa-gesa dengan tubuh yang gemetar..


Akan tetapi usaha tersebut yang Aku lakukan tidak berhasil...

__ADS_1


Akhirnya Aku berdoa kepada Allah, setelah aku membuka mataku dan saat itu juga KUNTILANAK tersebut hilang.


__ADS_2