Suara Berisik Di Kamar Kosong

Suara Berisik Di Kamar Kosong
SUARA BERISIK DI KAMAR KOSONG 7


__ADS_3

Lagi dan lagi aku mendengar suara tangisan, kidung gamelan dan masih banyak lagi.


Aku berusaha untuk memberanikan diri meski aku sangatlah terkadang tidak kuat akan ketakutan ini, Namun aku akan berusaha sehingga aku akan terbiasa dengan ini semua.


"...Ta.........rrrrrr"


( Suara lemparan batu di atas rumah ).


Di tengah malam aku mendengar suara itu dan aku sangat yakin tidak mungkin ulah manusia di saat orang-orang semua pada tidur di jam 02:15 wib petang.


Bagaimana mungkin ulah manusia,sedangkan waktu menunjukkan sudah larut malam kelam di terangi oleh bulan purnama yang menyinari setiap tempat di bumi ini.


"hahahahahahahaha.............. hikkks....hikkkks...hiiikkks..."


( Suara tawa anak kecil dan suara tangisan ).


Aku berusaha untuk mencari letak titik suara itu, Aku berusaha melihat dari Ruang Kamar Kosong tersebut namun tidak ada sama sekali.


Aku merasa bingung....

__ADS_1


" Aku berfikir..dan bertanya.. Apakah suara dari rumah tetangga ya...?.


( tanyaku dalam hati ).


Saat tengah malam yang kelam tiba-tiba lampu mati dan semuanya yang bermula terang kini menjadi gelap, aku berusaha mencari penerang seperti senter atau lampu sentir, ataupun lilin karena aku di rumah tinggal sendiri makanya aku berusaha melawan rasa takut yang ada pada diriku.


Dalam hatiku berkata: " Ayo ..... lawan rasa takutmu, meski kamu tinggal sendiri di rumah, Kamu jangan sesekali merasa takut dengan kegelapan dan keseraman...ayo.. lawan rasa takutmu".. ( ujarku perlahan dalam hati sambil menghela nafas..)


Tidak lama kemudian aku pun menemukan senter dan lilin untuk ku jadikan sebagai penerang di kegelapan malam yang kelam ini..Sambil menunggu hidupnya lampu, Aku pun sekalian memutar musik di kamarku dan segera persiapan tidur.


Aku terus mencoba untuk tidur namun entah kenapa mata ini tidak bisa terpejam, Sangat sulit bagiku untuk memejamkan mata ini.


Tidak ada angin tiba-tiba...... lilinku mati dan aku merasa heran dan perasaanku juga tidak enakan akhirnya aku memaksakan mata untuk terpejam dan segara tidur, dan musik pun segara aku matikan karena takut mengganggu kenyamanan tetangga yang telah tertidur pulas.


Aku merasa kaget dan aku mencoba ikut hadir serta memberikan apresiasi kepada keluarga warga duka tersebut.


Aku pun mengatakan kepada keluarganya:


" Yang sabar ya dek..... semua makhluk di muka bumi ini pasti akan mengalami mushibah yang sama yaitu kematian ...Kamu harus merelakan dan kamu harus tabah ya ".

__ADS_1


( ucapku sambil menepuk pundaknya perlahan ).


Dan adek tersebut pun mengatakan padaku :


" Ia.... makasih ya ......"


( ucapnya sambil menangis perlahan ).


"Sama-sama dek....ini dek ada sedikit rezeki semoga ini bisa membantu meringankan musibah atas meninggalnya ayah kamu ya..".


( ucapku sambil ikut sedih juga ).


Karena mau bagaimana juga... ayahnya baik dan selalu menjalin persaudaraan dengan ramah kepada sesama tetangga dengan bijaksana.


Tidak lama kemudian setelah selesai pemakaman beliau kami pun membacakan doa dan setelah itu kami pulang...


Malam pun tiba.


Sekitar jam 12:10 wib malam.

__ADS_1


Terdengar olehku suara anjing menggonggong dari rumah tetangga dan suara gonggongan tersebut sangatlah menyeramkan seperti ia melihat sesuatu yang kita tidak dapat melihatnya.


Seketika itu bulu kudukku pun berdiri, Karena aku merasa seperti ada yang menepuk pundakku dari arah belakangku....


__ADS_2