surat untuk ayah

surat untuk ayah
awal perubahan III


__ADS_3

Ketika sore aku di perbolehkan untuk pulang oleh dokter . saat berjalan menuju keluar rumah sakit aku melihat sahabat sahabat ku datang dan ada kakak ku juga , hati ini begitu bahagia nya . aku langsung berlari memeluk sahabat sahabat ku . kami pun masuk mobil dan berbincang bincang dan bernyanyi nyayi . jarak yang begitu jauh terasa singkat jika di lalui dengan bahagia .


Beberapa bulan aku selalu di temani sahabat kakek kakak dan ibu , selama menjalani kemoterapy . rasa sakit saat cairan itu di masukkan ke dalam tubuh ku aku mencoba untuk kuat , agar aku bisa menemani mereka sepanjang hayat ku dan aku tidak ingin melewati masa masa terindah ini .


Sekian lama menjalani kemoterapy perlahan rambut pun menjadi rontok , dan rambut ku pun semakin lama semakin sedikit , aku pun mencoba memakai kerudung .


Sore harinya aku mencoba menemui ayah setelah pulang sekolah . ting tong .


suara bel aku tekan , dan ayah pun keluar

__ADS_1


" ayah apa kabar . aku sangat merindukan ayah " berbicara sambil memeluk ayah , akan tetapi bau alkohol yang begitu menyengat tercium di dalam rumah .namun kedatangan ku ke rumah ayah malah di tolak .


" untuk apa kamu ke sini , pergi sana anak tidak tau terimakasih bukan nya kamu dulu pergi dari rumah ini untuk apa kamu menemui ku lagi !! " ucap ayah sambil melepaskan pelukanku .


" ayah aku kangen ayah " ucap ku


ayah tanpa berkata kata langsung menyered ku keluar untuk segera pergi .


Siang hari aku kembali ke rumah sakit untuk kemoterapy , karna badan ku semakin lemah , saat cairan itu di masukkan kembali ke tubuh ku aku pun merasa mual dan terus muntah muntah. dokterpun segera melepaskan infusan dan berkata " bu mungkin kita harus mencari metode lain untuk menyembuhkan penyakit ini , dan penyakit ini sudah makin mengganas tubuh anak ibu pun sudah mengalami penolakan akan obat ini , dan lagi mungkin umur anak ibu tidak akan lebih dari 1 tahun lagi " ucap dokter .

__ADS_1


ibu ku langsung menangis . hati ku pun terasa sakit , tuhan cobaan ini apakah aku bisa melaluinya .


Malam pun tiba aku yang terbaring lemah di kasur rumah sakit , dan ayah pun datang sambil memeluk ku dan menangis " nak maafkan ayah " . " ayah kenapa minta maaf , aku yang harusnya meminta maaf ke ayah aku tidak bisa menjaga diri baik baik. aku tidak apa apa ko ayah aku sehat sehat saja sekarang " ucap ku


semenjak kedatangan ayah di rumah sakit . ayah selalu menjagaku mengantarkan aku kemana saja . dari bangun tidur sampai tidur lagi aku selalu di temani ayah . dan kini semuanya sudah seperti semula . rasa bahagia ini tiada tara . meski aku mungkin hidup tidak akan lama lagi namun aku bisa merasakan kembali indahnya hidup bersama yang aku sayang .


Pagi hari aku tengah mengikuti pelajaran seni tiba tiba kepalaku terasa sangat sakit tidak seperti biasanya , badan pun terasa melayang dan kaki ku pun tidak bisa di gerakkan .aku pun terjatuh lalu sahabat ku membopong ku ke mobil untuk ke rumah sakit . semakin lama mataku menjadi kabur . tuhan apa ini tandanya ajal ku semakindekat .


aku pun tidak kuat menahan sakit dan tidak sadarkan diri

__ADS_1



__ADS_2