surat untuk ayah

surat untuk ayah
PENDERITAAN


__ADS_3

Tapi ketika aku bangun aku sudah berada di rumah sakit dan alat alat ter pasang di dada ku dan kaki, entah ini mungkin saat nya aku harus pergi meningalkan semua yang ku sayang.di dalam ruangan para sahabat sahabat ku,kaka,ibu,bahkan ayah ada di sini mereka tengah menangisi keadaan ku, entah ada sesuatu yang di sembunyikan mereka aku hanya bisa mengatakan kalo " aku baik baik saja" dan rasa nya badan ku aga enakan" .tidak lama aku sadar rasa nya sakit terulang lagi,mungkin ini sudah saat nya aku pergi.


"tia ibu dan semua yang ada di sini sudah ikhlas jika tia mau pergi" perkataan ibu sambil menangis, aku pun melihat ayah hanya menanggis dan ter diam. aku mencoba mengapai tangan ayah dan ibu


" ayah jangan pernah mengulangi kejadian dulu,ayah kembalilah seperti dulu jadikan lah rumah kita menjadi istana seperti ayah yang dulu katakan waktu aku kecil.ayah tia gak mau jika nanti keluarga kita pecah seperti ini biar hanya sampai di sini seperti ini selanjut nya seperti dulu lagi waktu aku kecil"


" iyh aku janji" sambil menangis ..rasa nya tuhan sudah waktu nya memanggil ku aku pun hanya tersenyum di akhir bertemu semua nya dan "titt................"


maafkan aku semua aku hanya bisa bertahan sampai disini.



"A...........adik........


dan semua nya pun menangis,


'rasa sakit meningal kan kalian tapi,setidak nya aku hanya telah berusaha semoga keluarga kita tdk akan merasakan penderitaan yang aku derita, tuhan jika ini akhir dari perjalanan ku, aku bahagia telah melalui semua cobaan yang engkau berikan,semoga tdk ada lagi yang mengalami penyakit seperti ku"

__ADS_1


*kakak,ayah,ibu kakek, dan sahabat sahabat ku tercinta.


aku bahagia meski ini pelukan yang terakhir,terima kasih semua kalian yang tercinta.


" ayah sebelum dia meninggal ia memberikan buku diary dan selarik surat untuk ayah"ucap kakak ku


ayah membanca surat itu sambil menangis tersedu sedu .


"tuhan aku hanya menyesal telah melakukan seperti ini, tuhan mengapa di saat aku sadar kau telah mengambil putri ku hu.hu.hu.hu.hu.hu." ucap ayah


"ayah penyesalan ayah tidak akan mengembalikan adik, tapi bersyukur lah ayah telah melakukan yang terbaik di akhir akhir perjalanan terakhir nya.


"ayah liat adik meneteskan air mata, ayah meski adik sudah tidak ada tapi jika ayah seperti ini adik akan semakin berat untuk meningalkan kita ayah sudah ikhlaskan adik,dia sudah bebas dan sembuh.adik kini sudah tidak merasakan kesakitan lagi ayah."



ibu hanya menangis di kursi

__ADS_1


dan sahabat sahabat ku pun menangis duka


hanya kakek seorang yang begitu kuat tapi dia pun menangis .


hari kamis, 10 januari-2019 , aku di makam kan di TPU di bandung bunga yang bertaburan,tangisan kesedihan mereka mengantarkan perjalanan ku ke makam.



ini adalah kisah adik tercinta ku Tia, adik yang terkuat yang aku punya, adik yang kuat menghadapi cobaan apapun. walau adik ku sudah tiada tapi kamu tetap selalu ada di hati ku, salam manis ku adik tercinta ku.



dan surat yang adik ku buat



" ayah seandai nya aku bisa mengulang waktu betapa bahagia nya waktu ku dulu,ayah seandainy adik adik ku lahir ke dunia ini aku tidak ingin kejadian yang di alami aku di rasa kan oleh adik adik ku kelak cukup hanya aku yang merasakan ini semua ayah mungkin waktu tidak bisa d ulang kembali, tetapi betapa bahagia nya hari hari ku yang dulu bersama nya ayah mungkin waktu bahagia dulu terasa singkat, bagi ku tapi ayah aku merasa bahagia telah merasakan kebahagiaan seperti dulu meski hanya sebentar . aku bersyukur tuhan telah mengabul kan doa ku yah walau aku dulu tidak merasa bahagia tapi di akhir akhir ini ayah selalu membuat ku bahagia. ayah jika ayah melihat surat ini mungkin aku sudah tidak ada di sisi ayah lagi tapi aku berjanji di hati ku tetap ada ayah,ibu,kakak,kakek,dan sahabat sahabat ku."

__ADS_1


salam manis ku tia" . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .


__ADS_2