surat untuk ayah

surat untuk ayah
hari tanpa tia


__ADS_3

malam ini adalah malam pengajian alm adik ku tia , rasanya sakit dan tidak percaya jika tia sudah pergi ya tuhan apakah adik ku baik baik aja di sana .kakek yang biasanya tidak banyak bicara , kakek menangis , ibu pun sama dia pun menangis . tapi halnya ayah dia hanya termenung sambil melantunkan doa doa . saat pengajian berlangsung .


pengajian pun berakhir .


aku membantu membereskan semua nya .


ibu tanpa kata kata langsung masuk kamar


ayah langsung pergi pulang ke rumah nya


dan kakek dengan tatapan yang begitu dingin ia pergi duduk di taman , mungkin tidak aneh karna setiap kali kakek sedih atau menahan emosi kakek selalu pergi ke taman untuk menenang kan diri .


" bi aku lelah , nanti kalo kakek sudah masuk tolong konci semua pintu dan jendela ya bi ?" ucap ku ke bibi


" iya mas ?" ucap bibi


 


 


saat aku memasuki kamar rasanya dadaku sesak menahan sedih nya yang ada di hati ku ,tia jika kamu ada di sini mungkin tidak akan seperti ini , semua anggota keluarga begitu kehilangan mu . tuhan jika engkau mengembalikan aku ke waktu dulu aku akan menjaga adik  ku baik baik , mungkin setelah kepergian nya aku menyesal telah mengacuhkan nya selama ini.


saat aku melihat jam


rasa nya aku tak bisa menahan air mata ku lagi .


foto yang menjadi bacround jam dinding kami adalah foto kenang kenangan yang adik ku buat .


meski aku tidak suka untuk di foto tapi adik ku berhasil mengabadikan foto ku bersama alm adik ku .

__ADS_1


"kak kak ayo kita foto di taman yu , taman kakek indah bunganya lagi dapa mekar tuh kak " ucap adik


"buat apa ah aku males" ucapku dingin sambil mempermainkan hp.


" ayo dong kakak cepat " ucap adik ku


" buat apa ah , aku gak suka di foto emang nya ga bosen udah ketemu tiap hari masi pengen di foto segala !" ucap ku


"ahhh kakak ayoo cepet " ucap adik ku sambil menarik ku  ke taman


dan kami pun di foto dengan bantuan kakek


kakek pun tersenyum sambil memfoto ku , dan kali ini aku baru melihat kakek tersenyum


" kakak liat fotonya bagus kan bunga nya kalo lagi pada mekar " ucap adik ku bahagia


" emang nya kamu gak liat aku tuh jelek kalo di foto !" ucap ku


"ah kamu ini buang saja fotonya " ucap ku


" eh kakak jangan aku mau jadiin bacground jam dinding kamar kita berdua pasti bagus deh ,


" oh iya kak kalo di simpen di situ pasti setiap kakak melihat jam pasti inget aku " ucap adik ku


dan kini aku sadar


walaupun banyak foto adik ku di rumah ini tapi hanya 1 foto aku , dan satu satunya foto ku hanya bersama adik tercinta dan terkuat yang aku punya .


saat melihat foto yang ada di jam dindingku ,mataku sudah tidak kuat menahan air mata ini ,

__ADS_1


sangat sedih rasanya aku mengenang masa masa itu .


jika akan terjadi seperti ini mungkin aku akan banyak membuat foto kenang kenangan kita .


 


 


benar akan perkataan mu adik , setiap melihat waktu aku pasti melihat mu meski dulu aku berkata bosan bertemu dengan mu terus tapi kini aku menyesal telah berbicara itu .


kini sehari tanpa mu aku begitu menderita , jika aku waktu itu ikhlas akan kepergian mu karna aku tak ingin kau menderita seperti itu lagi , tapi kali ini rasa sedih yang kurasa sangat terama sangat sedih .


 


 


rasa tidak percaya akan takdir , jika semua ini telah terjadi .


apakah aku akan bisa melewati semua ini tanpa adanya kamu dik , apakah aku akan bisa seperti dulu , yang selalu tersenyum saat kamu menggoda ku .


 


 


     "tuhan jika adik masih ada di sini ,izinkan aku memeluk nya untuk terakhir kali saja , aku ingin bertemu dengan nya meski hanya sebentar ." ucap ku dalam hati sambil menangis dan memandangi foto ku dengan adik


 


 

__ADS_1


adik ku yang selalu bisa membuat semua orang tersenyum , adik ku yang periang , adik ku yang sangat aku cintai , adik ku yang sangat kuat dan selalu terhebat .


__ADS_2