Surga Memeluk Bumi

Surga Memeluk Bumi
Terbangun di Masa Lalu


__ADS_3

Gu Sha yang tak mampu menghindar pun tertancap aura pedang yang membuat dadany terasa panas terbakar.


para pendekar aliansi pun serempak menyerang Gu Sha yang sudah hampir mati.


namun ketika mereka maju bersama sama menyerang Gu Sha, tiba angin topan bertiup dan di iringi kilatan petir,


tiba tiba sebuah kumpulan kabut muncul di dekat Gu Sha, dan Gu sha pun tersedot ke dalam kepulan kabut itu,dan cahaya perak tiba tiba menembus tubuhnya .


" ah mungkinkah ini jalan menuju kematian,Gu Sha bergumam pelan sambil memejamkan matanya ,tubuhnya terasa begitu sakit sampai dia kehilangan kesadaran.


tak berselang lama Gu Sha terbangun ,namun tubuhnya terasa sangat sakit,tapi dia tetap berusaha membuka matanya,yang pertama dia lihat adalah para tahanan yang sedang di siksa.


"apakah aku sudah mati"? Gu Sha berkata pelan sambil berusaha untuk bangkit dari tempat dia tertidur.


" kenapa banyak orang yang sedang di siksa.?


apa aku masuk neraka..? Gu Sha terus berfikir keras tanpa dia sadarinya ,ada seorang kakek yang mendekatinya.


mata Gu Sha pun melebar saat kakek itu tiba di depan nya.

__ADS_1


kakek wisnawa..!!! jadi benar aku sudah mati


Gu Sha pun merasa aneh karena kakek wisnawa terasa tubuhnya sangat tinggi,


"kakek wisnawa,kenapa di akhirat tubuhmu berubah jadi tinggi" ?ucap Gu Sha sambil menunjukan ekspresi kebingungan.


sedangkan kakek wisnawa lebih terkejut dan penasaran,siapa gerangan anak kecil yang ada di hadapannya ini.


" kamu siapa nak,dari mana kamu tau namaku"? tanya kakek wisnawa dengan heran karena dia baru pertama bejumpa dengan anak kecil yang ada di hadapan nya.


"bukankah kakek"!! Gu Sha tiba tiba menghentikan kata katanya karena merasa aneh kakek wisnawa memanggilnya dengan panggilan nak,padahal Gu Sha sudah berusia 100 tahun.


"kenapa tubuhku berubah jadi kecil,apa di akhirat Aku kembali menjadi bocah,Gu Sha terus berfikir sampai kepalanya terasa sakit.


namun Gu Sha mencoba mencerna situasi yang sedang di alaminya,dia teringat kembali saat bertarung di lembah kematian,sambil berfikir dan memandang tempat sekelilingnya.


hah!!! bukankah ini kejadian waktu aku pertama kali di tawan tentara Mongol karena mereka gagal menaklukan kerajaan majapahit !!!


perlahan Gu Sha teringat kembali ayah ibunya yang di bantai tentara Mongol hanya untuk pelampiasan kemarahan pasukan Tar Tar karena mereka gagal menaklukan kerajaan Majapahit.

__ADS_1


Gu Sha semakin bingung dengan semua yang terjadi.


tiba tiba sebuah tangan mengulurkan kantong air minum,yang tidak lain adalah kakek wisnawa,


"minumlah nak,,!!kakek wisnawa tersenyum lembut kepada Gu Sha


Gu Sha mengulurkan tangan nya,sambil masih mencerna situasi yang terjadi,dia langsung minum air dari kakek wisnawa.


" terima kasih kek ," ucap Gu Sha sambil mengulurkan tangan nya untuk mengembalikan kantong air milik kakek wisnawa,


siapa namamu ? tanya kakek wisnawa


aku Mandala Arya Gede kek..!! jawab Gu Sha ,


perlahan kenangan dengan ayahnya terlintas kembali karena ayahnya selalu dengan bangga menyebut nama anaknya Mandala Arya Gede di depan para petinggi petinggi kerajaan yang lain jika mereka berkunjung ke rumah nya.


tanpa terasa air matanya mengalir dari kedua matanya..


kakek wisnawa yang merasa iba pun memeluk Arya Gede dengan lembut.

__ADS_1


__ADS_2