
guru!!! " bisakah guru membantu kakek wisnawa!!! "teriak Gu sha dari bibir pelabuhan
tetua Su !!! apa kamu memiliki murid,setahuku kamu tak memiliki satupun murid," tanya tetua Hong yang ada di samping Su Qian .
aku bahkan belum pernah bertemu dengan anak ini,lagi pula sepertinya dia bukan orang Quanzhou ," Su Qian berbicara sambil menatap Gu Sha yang sedang memohon.
setelah dengan berbagai pertimbangan akhirnya Su Qian melompat ke arah Gu Sha .
di mana kakekmu?? Su Qian bertanya sambil mengamati keadaan sekitarnya.
itu yang berbaju putih guru!!! tunjuk Gu Sha
" bocah ini masih memanggilku dengan sebutan guru ."
Su Qian menaikan alisnya sambil melirik Gu Sha yang terus memanggilnya guru.
__ADS_1
kamu tunggu di sini aku akan membantu kakekmu melawan mereka!!! Su Qian berkata sambil melompat ke arah kakek wisnawa
sementara kakek wisnawa mulai kehabisan nafas karena melawan dua puluh pendekar secara bersamaan,tiba tiba Su Qian sudah berada di dekatnya tanpa di ketahui oleh wisnawa.
"senior sebaiknya senior ikut saya ,kita harus segera pergi dari sini karena ternyata pasukanku salah perhitungan,kita tidak mengetahui kalau tentara pemerintah juga menyewa pendekar kelas menengah !!!Su Qian berkata kepada wisnawa sambil menghunuskan pedang ke arah dua puluh pendekar bayaran pasukan tentara Mongol yang sedang mengepung wisnawa.
mau kabur..? tidak semudah kau datang kemari hahahaha!!!! pendekar bayaran itu tertawa lantang sambil bergerak maju menyerang.
Su Qian mengunakan jurus pedang kebanggan dari sektenya " tarian poenik merayu rembulan""
gerakannya begitu indah hingga membuat para pendekar bayaran itu terbius seakan sedang melihat pertunjukan seni,tanpa terasa mereka sudah mendapatkan luka .
"guru!!! sudah lama sekali semenjak terakhir menyaksikan permainan pedangmu,"
walaupun Gu sha bisa menilai permainan pedang Su Qian masih belum sempurna ,namun cukup untuk menghabisi beberapa pendekar bayaran itu.
__ADS_1
dalam sekali lihat dengan bekal pengetahuanya Dan pemahaman ilmu pedang yang dia miliki di kehidupan pertamanya Gu sha bisa menilai permainan pedang Su Qian belum sempurna,mungkin karena tenaga dalam Su Qian belum cukup untuk menggunakan jurus tarian poenix merayu rembulan.
tanpa di sadari Gu Sha,Su Qian sudah berada dekat dengannya.
ayo semuanya kita harus segera pergi dari sini sebelum bala bantuan mereka datang!!! Su Qian memberi perintah pada pasukannya.
mereka memutar haluan kapal menjauh dari pelabuhan Quanzhou.
terima kasih guru sudah menyelamatkan kakek wisnawa", ucap Gu Sha pada Su Qian .
wisnawa yang berada di samping Gu Sha pun heran bagaimana Gu Sha bisa berbahasa bangsa mereka, namun wisnawa paham maksud yang di katakan Gu Sha ,wisnawa pun ikut memberi hormat pada Su Qian .
sedangkan Su Qian merasa aneh kenapa anak kecil ini selalu memanggilnya guru.
kamu ini siapa,,? kenapa terus memanggilku guru!!! ucap Su Qian dengan pelan.
__ADS_1
ah itu,,,itu karena aku ingin menjadi murid mu!! ucap Gu Sha sambil bersujud ,tetapi dalam hatinya dia baru menyadari kesalahan nya dari tadi memanggil Su Qian dengan sebutan guru,dia khawatir kalau nanti akhirnya Su Qian tidak mau mengangkatnya menjadi murid, maka masa depan yang dia ketahui tidak sama seperti kehidupan pertamanya .
Su Qian mendekat ke arah Gu Sha dengan perlahan,di tatap wajah Gu Sha dengan teliti,dia melihat ketulusan dari sorot matanya,