
" kemanakah aku harus membuang cinta yang telah kau berikan? Asalkan kau tahu tidak semudah itu mencari orang sepertimu! " Tangis Lina sambil terisak sedih bercampur kesal dan menyesal
....
^^^Pagi hari yang cerah di kediaman rumah Lina^^^
" Kau sangat menyebalkan kau tahu?! " Teriak seorang gadis di dalam kamar dengan perasaan marah
" Kau yang menyebalkan dasar! " balas seorang anak kecil yang sedang kesal
Terdengar pertengkaran di dalam sebuah kamar
" Hei,apa kalian bertengkar saat aku ada disini? Ini masih pagi loh" Saut seorang gadis lain dengan suara dan wajahnya yang sudah muak
" Dia yang memulai, aku hanya ingin meminta cokelat " Ujar seorang anak perempuan kecil dengan suara kesalnya
" Tidak, aku tidak akan memberikannya kepadamu! " Saut gadis yang memegang cokelat dengan perasaan kesal
" Dasar pelit! Akan ku beritahu ibu! " Ancam gadis kecil
" Beritahu saja! Aku tidak takut " Ujar gadis yang bertengkar dengan suara lantangnya sembari tangannya membuka bungkus cokelat
" Pelit! " Gadis kecil itu pergi ke luar kamar memasang raut wajah kesal
" Hei, kenapa kau begitu pelit kepada adikmu sendiri " Tanya Gadis lain yang duduk di ranjang
" Ya, aku membeli cokelat dengan mengumpulkan uang saku ku selama 3 mingguan kau tahu? " Jawab gadis tersebut sembari memakan cokelat yang telah ia buka
" Ya.. ya.. ya.."
Gadis yang memakan cokelat tersebut bernama Lina dengan rambut berwarna hitam,mata berwarna cokelat dan kulit sawo matang. Dia anak sekolah SMA kelas 11 ,mempunyai 2 saudara yaitu kakak perempuan dan adik perempuan
__ADS_1
Anak kecil yang bertengkar dengan Lina adalah adiknya bernama Hani, rambutnya berwarna hitam dengan mata hijau berkilau dan kulit sawo matang. Dia anak sekolah dasar kelas 5
Gadis yang duduk di atas ranjang bernama Caca, dia adalah sepupu perempuan Lina, rambutnya berwarna hitam kecokelatan,mata berwarna hitam dan kulit berwarna putih kekuningan. Ia juga anak sekolah SMA kelas 12, tidak mempunyai saudara
" Hei,jika kau terlalu banyak mengkonsumsi cokelat kau bisa diabetes " ucap Caca menasehati Lina
" oh.. ya baiklah, aku akan mengurangi stok cokelat " Ujar Lina dengan nada malas
" Kau menghabiskan uang hanya karena cokelat, coba kau belikan yang lebih bermanfaat " ujar Caca menasehati Lina yang tergila-gila dengan cokelat
" ya, lain kali " saut Lina sembari mengecup jari-jarinya yang tertutup oleh cokelat
" Dasar, beri aku satu aku juga mau " pinta Caca kepada Lina sambil merengut
" dasar, ternyata kau juga mau padahal menasehati orang lain agar tidak makan cokelat " Ujar Lina sambil mengambil cokelat di sampingnya dan memberikannya kepada Caca
" aku mengatakan agar tidak berlebihan, bukan tidak boleh " Saut Caca sembari menerima cokelat dari Lina
" Ya.. ya.. ya.. " " Ngomong-ngomong terima kasih memberikan ku cokelat "ujar Caca
" Oh, ayo kita berangkat sekolah hari sudah semakin siang " Ajak Caca
" Tentu "
...[ Sesampainya di sekolah ] ...
" wah.. rasa manis masih melekat di mulutku " Ucap Lina dengan senang sembari meletakkan tasnya di kursi
" Hei Lina, kau piket kelas hari ini kenapa datang terlambat? " Tanya seorang gadis teman sekelas Lina, memasang raut wajah kesal
" Ya maaf, aku kesiangan " Jawab Lina dengan santai
__ADS_1
" Sapu depan kelas, itu tugasmu " Perintah gadis dengan raut wajah kesalnya
" Ya baiklah,santai saja Geny lagi pula ini masih pagi " Ujar Lina kepada Geny dengan nada malasnya lagi
...[Suara bel masuk]...
" Ya, ini masih terlalu pagi bukan? Cepat sapu sebentar lagi guru akan masuk " ujar Geny dengan suara kesalnya, lalu pergi masuk ke dalam kelas
" Dasar pemarah, merusak mood ku saja " Keluh Lina mengeluarkan suara kesalnya sembari menyapu depan kelas
Tiba-tiba ada yang melempari tas kepada Lina
" Hei! Dasar tidak sopan! " Bentak Lina kepada seorang lelaki teman kelasnya
" ups, maaf tolong masukkan tas ku, aku ada pertemuan OSIS tolong ya! " ucap lelaki tanpa rasa bersalah sambil tersenyum kepada Lina lalu pergi
" Dasar, hanya karena dia ketua OSIS dia bertindak seenaknya! Lagi pula kenapa dia tersenyum, senyumannya tidaklah manis " Keluh Lina memasang raut marah lalu melemparkan tas lelaki itu kedalam kelas
" kenapa mood ku harus hancur, dari rumah sampai ke sekolah ada saja yang merusak mood ku yang indah nan manis ini " Keluh Lina sembari menyapu kembali halaman sedikit merasa kesal
... [Ketika pelajaran di mulai] ...
" silahkan kumpul tugas kalian, barang siapa yang tidak mengumpul tugas bersihkan toilet siswa " Ucap guru matematika di dalam kelas Lina
' Astaga..!! Aku lupa mengerjakannya! Aku harus bagaimana ? ' ucap Lina dalam hati dengan perasaan panik
" Hei, Geny.. boleh aku salin tugasmu? Aku mohon.. " pinta Lina memohon kepada Geny
" Tidak " Jawab Geny dengan lantang
' Aku harus bagaimana.. aku tidak mau membersihkan toilet, baunya sangat menyengat! ' Keluh Lina dalam hati
__ADS_1
...hampir semua murid telah mengumpulkan tugas mereka, Lina semakin panik dan cemas kalau dia akan dihukum ...
...Lina memang jarang membuat pekerjaan rumah dan sering mendapat hukuman atas kecerobohannya itu...