
Di dalam ruang perusahaan, seorang wanita sedang memainkan komputer nya, terlihat wajahnya yang serius. Saat memainkan komputer nya, handphone nya berdering, ia melihat nama bos nya, ia segera mengangkatnya.
" Bagaimana dengan pemulihan nya Alice, apakah sudah selesai, atau kau kekurangan uang? " Tanya Suara pria di telepon. Ya ia adalah Hazuri, ia sekarang menanyakan perkembangan pemulihan perusahaan yang satunya.
" Pemulihan sekarang sudah sebesar 80%, dan sekarang kekurangan dana " ucapnya.
" Baiklah aku akan memberikan dana lagi, apakah 500 juta cukup? " Tanya Hazuri.
" Sudah cukup, bahkan itu lebih dari yang di butuhkan " ucap Alice
" Baiklah, kalau sudah selesai segera beritahu aku, setelah selesai ada yang ingin aku beritahukan kepada mu " ujar Hazuri,lalu mematikan telepon.
Setelah Hazuri mematikan telepon, Alice melihat notifikasi bahwa rekening nya bertambah 500 juta, setelah itu ia segera memulai melanjutkan pemulihan perusahaan.
Sementara itu
Setelah menanyakan perkembangan pemulihan perusahaan nya, ia segera menelepon pemimpin perusahaan baru yang di dapatkan nya.
" Halo tuan Hazuri, ada yang bisa saya bantu " terdengar suara pria di depannya, kelihatannya pria itu gugup saat di telepon. Karena yang menelponnya adalah orang yang membeli perusahaan nya, ia hanya meninggalkan kontak dan namanya saja.
__ADS_1
" Tidak ada, aku hanya ingin kamu memimpin perusahaan seperti biasanya, aku hanya menerima dividen nya saja, kalau ada yang ingin ku butuhkan aku akan menelpon mu lagi, sampai jumpa " ucapnya lalu mematikan telepon nya.
Hazuri duduk di sofa, ia hari ini punya rencana untuk pergi ke villa baru nya, ia ingin segera pindah ke villa itu. Hazuri segera mengganti baju dan memesan taksi ke sana. Taksi yang ia sudah sampai, Hazuri segera masuk.
" Pergi ke jalan sungai indah " ucapnya singkat.
Supir yang mendengar itu terkejut, karena jalan sungai indah adalah tempat orang orang kaya, melihat baju pemuda di belakangnya yang tak sampai 100k ia menggeleng.
Hazuri tentu tahu apa yang di maksud supir itu, " pak jalan saja, kau tak perlu mencampuri urusan orang lain " ucapnya dingin, Karena ia seperti di hina oleh orang lain.
Mendengar itu supir itu ketakutan, ia segera menginjak gas dan pergi ke arah yang di tentukan.
Di depan gerbang masuk di hadang para satpam yang menjaga keamanan di jalan itu, Hazuri yang hendak masuk segera di hadang para satpam tersebut.
" Nak.. kau jangan sembarang masuk tempat ini, karena ini wilayah orang orang yang berkuasa " ucap satpam itu
Hazuri yang di tahan nya itu memiringkan kepalanya dan berkata " aku membeli salah satu villa di sini " ucapnya.
Satpam yang mendengar itu hendak marah, tetapi ia segera tenang, ia harus bersikap profesional karena banyak orang yang berkuasa bersikap low profil.
__ADS_1
" Kalau begitu apakah ada bukti kalau kau pemilik villa di sini " ucap nya.
Hazuri segera mengeluarkan kunci villa itu yang mempunyai lambang no 1, ia sedikit kagum dengan penjaga di sini,tidak seperti di tempat lain yang langsung merendahkan orang lain.
Penjaga yang melihat kunci itu melebarkan matanya, karena kunci itu adalah kunci villa nomor satu terlihat dari kunci nya, yang di mana. Villa itu adalah villa yang termahal di sini. Ia mendengar bahwa villa itu di beli oleh orang misterius yang ternyata pemuda di depan nya inilah orang misterius tersebut.
Ia menunduk hormat karena takut menyinggung perasaan orang di depannya ini. Dengan gugup ia berkata" selamat datang tuan, saya akan mengantar anda ke villa itu " ucap nya ketakutan.
Hazuri mengangguk lalu masuk ke dalam, di dalam ia melihat banyak villa lainnya yang cukup mewah, tetapi masih kalah dengan villa miliknya. Sesampainya di villa miliknya villa nomor 1, ia segera masuk , sebelum itu ia berterima kasih pada penjaga yang mengantarkan nya.
" Terimakasih telah mengantar ku " ucapnya berterimakasih.
" Sama sama tuan, ini memang tugas kami " ucap penjaga itu lalu pergi, karena takut menganggu nya.
Hazuri segera membuka pintu villa nya, terlihat di dalam villa itu sangat mewah, ia segera masuk ke kamar villa itu melihat semua barang di dalam nya sangat mewah ia mengangguk puas dengan villa nya.
Ia segera berbaring di kasur empuknya, ia ingin melakukan pindah besok, walau di rumah itu tidak ada barang yang berharga bagi nya. Tak lama pun ia tertidur.
Bersambung....
__ADS_1