
" Apakah kalian sudah menemukan nya? " Ucap seseorang pria paruh baya, di depan ada seorang seorang yang menunduk, dan di samping ada wanita paruh baya yang menatap orang itu dengan penuh harap.
" Belum tuan, kami belum menemukan anak yang tuan cari, bahkan kami bertanya pada orang yang tinggal di sana " ucap orang itu
Wajah wanita tua yang penuh harap itu kembali sedih, ketika mendengar jawaban orang di depannya, sedangkan pria paruh baya itu sama hal nya.
" Sial, kalau bukan karena mereka aku bahkan tidak rela membuangnya " gumam pria tua itu
Ia menatap orang di depannya lalu berkata " cari lagi, sampai ketemu anak yang aku cari " ucapnya
Orang itu mengangguk lalu keluar tuk menjalankan tugasnya yang di berikan. Sedangkan wanita itu kini menangis, pria paruh baya itu memeluknya dan menenangkan nya.
" Tenang saja aku yakin dia akan baik baik saja jadi berhentilah menangis " ucap pria itu lembut.
" Di antara anak kita, mungkin hanya dia yang hidupnya kesusahan dan bahkan ia bisa membenci kita karena melakukan itu padanya " balas wanita itu.
Pria paruh baya itu berpikir, benar apa yang di ucapkan istrinya mungkin mereka akan di benci olehnya karena membuangnya dulu, pria itu menyingkirkan masalah itu dan melanjutkan menenangkan istri nya itu.
Hazuri berjalan mengantar anak tersesat di taman ke tempat penjaga taman itu, sesampainya ia disana ia melihat dua orang tua yang terlihat khawatir dan penjaga di sana menenangkan kedua orang tersebut. Sedangkan anak yang ia antar itu berlari menuju kedua orang tua itu.
" Ayah, ibu " teriak anak itu, kedua orang tua yang mendengar suara itu segera menoleh dan melihat anak mereka yang berlari ke arah mereka, anak itu memeluk kedua orangtuanya lalu menjelaskan semuanya dan mengatakan bahwa ia di bantu oleh Hazuri.
( Ding misi terselesaikan....
Misi : mengantarkan anak yang tersesat
Reward : kotak silver
__ADS_1
Status : selesai
Tunggu misi selanjutnya... )
Kedua orang tua yang mendengar itu segera berjalan ke arah Hazuri, lalu membungkuk dan berkata
" Terimakasih telah mengantarkan anak kami, ini kelalaian kami yang tak bisa memperhatikan nya yang membuat ia tersesat, kalau tuan punya permintaan kami bisa memberikan nya " ucap pria yang merupakan ayah dari anak itu.
Hazuri menggeleng kepalanya, ia tak mengharapkan imbalan apapun, walaupun ada imbalan ia sudah mendapatkan nya karena ia mendapat nya dari System.
" Tidak perlu pak, saya tidak meminta imbalan apapun " tolak Hazuri.
Hazuri mengambil kunci nya dan masuk ke dalam mobilnya, ia memutuskan untuk kembali ke villa nya.
Di dalam kamarnya, Hazuri menelpon Alice untuk mengetahui perkembangan perusahaan investasi nya.
" Hallo ada apa bos, apakah ada yang bisa saya bantu" ucap Alice
Hazuri mendengar bahsa Alice terlalu formal untuknya.
__ADS_1
" Kau tak perlu bicara formal pada ku, kau cukup memanggil dengan nama ku saja, kecuali kalau ada hal penting lainnya" ucap Hazuri.
" Ba- baik bos.. maksudnya Hazuri, apakah ada yang bisa aku bantu " tanya nya, sedikit gugup.
" Tidak ada, aku hanya ingin mengetahui perkembangan perusahaan, apakah ada perkembangan? " Tanya Hazuri.
" Perkembangan perusahaan baik, mungkin 2 Minggu ke depan perusahaan bakalan naik ke perusahaan menengah, sedang kan kekurangan nya cuma masalah dana " jelasnya, karena perusahaan ini baru berjalan, walaupun sudah terkenal di kalangan, tetapi mereka kekurangan dana perusahaan untuk melakukan investasi ke perusahaan lainnya.
Hazuri mengangguk, ia memutuskan untuk meningkatkan perusahaan ini terlebih dahulu masalah membuat perusahaan lainnya ia pikirkan nanti, ia akan melakukan nya langkah demi langkah.
" Tak perlu khawatir tentang masalah dana, aku akan mentransfer uang ke rekening perusahaan, kau bisa menginvestasikan ke perusahaan lain asalkan menguntungkan bagi perusahaan kita "
" Baik, terima kasih Hazuri, aku jamin bakal akan memajukan perusahaan ini, ta- tapi apakah kau besok ada luang pas malam aku ingin mengajakmu jalan jalan " ucap Alice malu malu
" Baiklah, aku jarang sibuk karena masalah perusahaan kau yang menghandle nya, yang ku kerjakan hanyalah mencari dana perusahaan, besok apakah kau ingin aku menjemputmu kalau iya kirimkan alamat rumah mu" ucap Hazuri, ia menerima ajakan Alice karena Alice juga butuh santai ia tak perlu di sibukkan dengan pekerjaan nya.
Alice mendengar itu senang karena Hazuri menerima ajakannya, ia segera mengirim alamatnya, mereka mengakhiri telepon mereka, dan Hazuri telah menerima alamat rumah Alice. Hazuri membuka aplikasi bank nya dan mengirim uang sebesar 100 milyar ke perusahaan nya, dan ia mengirimkan pesan pada Alice bahwa uang nya telah di kirim.
Setelah mengirim itu Hazuri keluar kamarnya sambil membawa laptopnya ke arah tempat kolam renangnya.
Bersambung.....
__ADS_1