
setelah semua mayat sudah diletakan di dalam bak truk, asahi langsung menyuruh pasukannya bersiap kembali untuk melanjutkan perjalanan.
30 menit kemudian
Perjalan berjalan dengan lancar, sekarang rombongan Asahi sudah bisa melihat gerbang masuk markasnya.
disis lain
disebuah ruangan yang terbuat dari beton,terlihat seorang Pria perpakaian seperti prajurit jerman di zaman WW2, tengah duduk santai dengan secangkir teh, namun acar santai nya terganggu oleh seorang prajurit yang masuk.
'' Permisi pak!! ... maaf mengganggu Reichsführer Asahi sudah kembali dari misi penyisiran nya dengan Leutnant Rudolf "
pria tersebut nampak terkejut, bahwa Reichsführer telah kembali, ia pun bangkit diri duduk nya dan berlari keluar ruangan, untuk menyambut Asahi
d****isisi Asahi
sekarang sudah ada di depan gerbang markasnya, tak lama kemudian tampak Gerbabng tersebut mulai terbuka sikit demi sedikit, dan terlihat dua orang yang menyambut Kedatang Asahi.
Asahi yang melihat itu turun dari tank Panzer IV miliknya, setelah Asahi turun tanpak pria tersebut sudah ada di depannya sambil melakukan hormat ala na*i, Asahi pun membalas Hormat tersebut.
''Leutnant Aeric apakah selama kami pergi semuanya baik-baik saja? "tanya Asahi
''siap pak!! .. semuanya aman terkendali "
setelah obrolan tersebut Asahi di ajak ke dalam ruangannnya, ' lebih tepatnya bungker' .
Asahi yang sudah di dalam ruangan nya pun hanya duduk di kursinya, karna sedikit jelelahan.
"haahhh ... baju ini panas sekali... "
Asahi pun melepaskan seragm nya dan hanya menyisakan T-shirt.
"hmmm ... Markas ku yang sekarang ini terlaku kecil untuk menampung 420 orang dengan 8 kendaraan penggangkut, 2 kendaraan tempur ringan, 1 tank medium. "
" baiklah akan ku perluas markas ku, sekalin ku tambahkan landasan pacu untuk jungkers ju 87 "
Asahi mulai memperluas markasnya iya mulai merobak kembali tata letak markasnya, iya menambahkan sebuah landasan pacu, dndin beton yang menggelilinggi markasnya di tambah, 4 hanggar untuk menyimpan pesawat, dan juga menamba 6 bungker yang mana semua bungker saling terhubung,dan 3,7cm Flak 36 di atas setiap bungker.
Setelah menambahkan beberapa hal baru di markas utamanya, ia langsung pergi ke menu shop untuk membeli 9 bf 109.
(sebanarnya bf 109 itu banyak jenisnya, tapi menurut ku semua sama aja)
iya juga memamggil 10 tank medium panzer IV , dan asahi menambah 4 kompi lagi.
setelah selesai, Asahi memanggil sesorang.
tak lama kemudian datang seorang pria.
''Aeric segera perintihkan Regu penerbang untuk melekukan pengintaian di seluruh hutan. "
" siap pak!! .. laksanakan "
Aeric pun langsung melaksanakan perintah Asahi.
di bandara
Aeric masuk ke sebuah ruangan, tampak sekitar 13 orang sedang mermain kartu.
melihat Aeric masuk, mereka langsung berdiri hormat, melihat itu Aeric juga membalas hormat.
"dengar!! ... Reichsführer Asahi memberikan misi untunk melakukan pengintaian kepada seluruh regu penerbang. "
"Jahwol!! "
9 pilot tersebut segera berlari untuk menyiapkan pesawat masing masing.
setelah mengeluarkan 9 pesawat dari hanggar yang di bantu beberapa pasukan.
semua pesawat segera di persiapkan untuk melakukan penerbangan. mulai dari mengisi bahan bakar,meningisi peluru, memasang Boom 100 KG di bawah badan pesawat.
5 menit kemudian
pesawat sudah siap untuk lepas landas, para pilot mulai masuk ke dalam pesawat masing masing.
mesin pesawat sudah di hidupkan, para pesawat mulai bergerak ke landasan pacu untuk lepas landas.
satu persatu pesawat mulai lepas landas
setelah lepas landas para pilot mulai berpencar untuk melakukan pengintain dari udara
(karena saya tak terlalu bisa memberi nama jadi nama polot nya saya kasih nama nomor aja)
pilot satu
sudah 15 menit satu mengawasi daratan dengan pesawatnya.
__ADS_1
ia sedikit bosan karena terus menerus mengawasi hutan yang bahkan seperti tidak ada tanda-kehidupan.
namun terlihat Awan yang sangat besar, awn tersebut seperti menutupi sesuatu.
satu yang melihat itu, langsung mengabari pilot yang lain, kalau iya menjumpai awan yang sangat besar sampai menutupi tanah.
tak lama kemudian, ternyata perkataan nya di balas oleh pilot yang lain, yang mengatakan kalau mereka juga melihat awan yang sama.
satu yang mendengar itu langsung mengabari ke markas tentang apa yang terjadi.
pihat tower pengawas yang mendengar itu langsung mengabari ke pimpinanannya.
pimpinnya yang mendengar itu langsung mengabari ke Reichsführer Asahi.
Asahi yang mendengar itu langsung memerintah mereka masuk ke dalam awan tersebut, untuk melihat apa yang ada di dalam sana.
Satu yang mendengar tersebut langsung berbalik arah menuju awan tersebut.
sama halnya dengan pilot lain nya yang melihat awan tersebut, mereka langsung berbalik arah menuju awan tersebut.
satu yang sudah di dalam dalam awan, mulai sedikit Gugup karena ia tak bisa melihat akibat tebal nya awan tersebut.
tak lama kamudian pesawat keluar dari awan tersebut, dan terlihatlah hamparan rumput hijau yang sangat luas, dengan sebuah Kasti besar dan rumah rumah yang mengelilinggi kastil tersebut, dan juga terlihat banyak kebun-kebun.
satu yang melihat itu langsung menggabari situasi tersebut kepada tower pengawas bahwa ada tanda tanda kehidupan di luar hutan.
tower pengawas yang mendengaitu langsung menghubungkan radio tersebut ke Asahi agar ia bisa mendengar penjelasan Satu dan pilot lainnya.
satu yang sedang terbang 10.000 kaki di atas tanah hanya bisa menatap kagum kerajaan tersebut.
namun tiba tiba terdengar suara dari radio komunikasinya
''satu, Reichsführer Asahi memerintahkan mu untuk mengonfirmasi Makhluk apa yang menduduki kerajaan tersebut"
"jahwol!!''
satu langsung menukikan pesawatnya agar terbang lebih rendah.
satu sekarang sudah 50 meter di atas tanah tak berselang lama terlehah 3 benda mulai datang mendekat.
satu yang melihat itu hanya mengamati siapa yang mendekatinya, namun yang mengejutkan benda yang mendekatinya ternyata 3 ekor makhluk bersayap atau waifern (betul gak sih tulisnya kek gitu?)
satu yang melihat itu dengan sigap ia menarik kemudi pesawat, yang membuat pesawat naik ke atas.
tampak waifern tersebut masih mengejar satu, satu yang melihat itu langsung melakukan manufer tajam agar ia dapat lepas dari kejaran waifern tersebut
satu yang melihat itu merasa punya kesempatan untuk membalikkan keadaan, ia pun meakukan manufer yang sangat tajam yang membuat ia sekarang yang mengejar waivern tersebut.
satu pun dapat melihat dengan jelas Waivern tersebut, yang lebih mengejutkan ada seorang manusia yang menaiki waivern tersebut.
satu yang melihat itu langsung mengabari kejadian tersebut kepada tower pengawas.
Asahi yang mendengar itu sangat terkejut, bahwa seorang pilot yang ia perintah kan untuk mengintai sedang dalam bahaya.
Asahi menyuruh pilot yang lain untuk datang ke tempat satu untuk membantunya.
parah pilot yang juga masuk ke dalam awan tersebut mulai datang ke tempat Satu.
Disisi satu
" sialan!! .. kenapa mereka terus mengikuti ku ... "
satu terus melakukan manufer untuk melepaskan dirinya dari pengejaran itu, hal yang tak terduga terjadi.
waivern yang mengejarnya malah menyerang nya, dengan menyemburkan api. Satu yang melihat itu reflek ia menarik kemudi ke atas yang membuat pesawatnya berputar ke atas.
disisi dua
dua sekarang sedang mencari posisi satu, setelah mendengar penjelasan dari Reichsführer Asahi iya langsung mencarinya. awalnya iya sangat terkejut bahwa ada manusia lain yang hidup di luar sana, karna manusia yang ia jumpai hanya orang-orang yang ada di markas.
namun saat iya sedang mencari posisi satu, iya melihat semburan api di udara dengan 4 benda yang terbang di langgit.
dua yang melihat itu sadar bahwa benda yang di kejar olah 3 lainnya adalah satu ia pun langsung menuju ke aras satu.
disisi satu
yang melihat waifern itu menyerang nya, juga membalas serang, ia menembakkan rentetan peluru ke arah waivern.
karna serangan satu yang sangat cepat membuat salah satu waifern terbembak di bagian sayap.
tampak sayap waifern berlubang.
satu yang melihat bahwa serang yang ia berikan, mengenai sayap salah satu waifern tersebut.
namun tak lama tampak sebuah benda yang mirip dengan kendaraan yang satu gunakan mendekat.
__ADS_1
ya itu pesawat tiga.
sebelumnya tiga sedang mengawasi manusia manusia yang sedang berjalan di bawahnya. namun pandangannya teralihkan dengan sebuah api di langit,yang membuat tiga terbang menuju tempat dua
dua yang melihat tiga datang merasa senang karena ia mendapatkan bantuan, tak berselang juga terlihat 1 pesawat datang kembali ke arah dua dan tiga, ya dia dua.
tampak mereka sedang terbang berdampingan dengan formasi seperti V terbalik
( /\ )
satu yang melihat dua dan tiga datang pun langsung memberi tahu mereka situasinya saat ini
disisi lain
tampak seorang pria yang sedang mengendarai sebuah makhluk bersayap, pria tersebut tampak menggunakan baju besi dengan sebuah pedang di samping pinggang nya
pria tersebuta terus menatap benda benda terbang yang ada di depannya
' sebenarnya benda apa itu, itu terlihat seperti sebuah besi,tetapi kenapa ia terbang, merek tak punya sayap, apa itu siahir? tapi aku tak bisa merasakan benda itu di saluri oleh mana ' tanya pria tersebut di dalam hatinya
kemudia ia di kejutkan denga datang nya 2 lagi benda yang mirip dengan yang sedang mereka kejar.
"Sial!! .. mengejar 1 saja sudah susah, dan sekarang mereka ada 3, dari mana mereka datang? aku bahkan tak bisa melihat mereka datang, sudah lah itu tak penting, sekarang aku harus menyingkirkan mereka, agar aku bisa bersan-- "
perkataan pria tersebut ter potong dengan gerakan yang di lakukan 3 benda itu
"sialan!! ... sekarang mereka sudah ada di belakang kami benda itu sangat lincah walau itu di udara, terlebih lagi aku harus segera menghin- "
belum selesai ia menyelesaikan kata katanya
terlihat benda itu mulai menyerang ia kembali.
'entah dengan apa benda itu menyerang tapi serangan benda itu sangat mematikan, bahkan sayap waifern yang bisa berlubang terkena serang tersebut ' pikir pria itu
disisi Satu
setelah satu memberi tahu rincian tentang hal yang terjadi mereka langsung membuat manufer tajam yang membuat mereka sudah ada di belakang 3 waifern tersebut.
tanpa berpikir panjang mereka langsung melepaskan rentetan peluru yang menyebabkan 1 waifern terluka parah dengan luka tembak di badannya.
tanpak waifern yang tertembak itu mulai jatuh, bisa di pastikan waifern dan pria yang mengemudikannha bakal mati, siapa yang gak mati jika jatuh dari 20.000 kaki.
dan menyisakan 2 waifern saja
disisi kain pria tersebut sangat marah ketika temannya telah di kalah kan dengan mudah oleh benda tersebut
ia pun langsung menghentikan waifern itu sambil menyuruh nya untuk menyemburkan Api biru yang sangat panas.
satu, dua, dan tiga yang melihat itu reflek menghindar yang membuat mereka tidak terkena serangan waifern tersebut sama sekali.
pria tersebut yang melihat bahwa serangan nya tak menberi dampak apapun mulai marah.
"SIALAN!! ... "
'aku harus memyelesaikan ini dengan cepat, kalau tidak aku akan mati. ' pikir pria itu.
ia tak akan menyangka bahwa keputusan yang ia pilih akan membuat ia lebih cepat mati, padah iya hanya perlu membuang buang waktu agar bahan bakar pesawat habis, tapi walau pun ngulur waktu dia juga bakal mati.
pria tersebut langsung memerintahkan rekannya untuk menyerang secara bersamaan.
pria itu berfikir kalau mereka mengerang secara bersama membuat benda terbang gersebut tidak bisa menghindar.
mereka langsung menghentikan waifern itu untuk menyerang kembali.
tetapi sebelum waifern menyemburkan apinya 3 benda tersebut sudah menghindari.
tepat setelah satu dua tiga menghindar mereka langsung berpencar untuk menyerang waifern tersebut dengan taktik Hit And Run.
( taktik hit and run adalah taktik menyerang lalu melarikan diri )
pria tersebut yang melihat 3 benda tersebut menyebar mulai panik, ia berpikir serang apa lagi yang akan digunakan benda itu.
secara mengejutkan salah satu benda tersebug terbang dengan ceoat ke arah merek sampi memyerang, hal tersebut membuat waifern nya terluka di bagian sayap, yang membuat sayap waifern itu robek, hal itu membuat waifern susah untuk terbang.
kemudian 2 benda itu mulai muncul dari arah yang berlawanan sambil menyerang, yang membuat 2 waifern itu tertembak di bagian badandan kepalanya hingga membuat waifern itu jatuh dari ketingian.
satu, dua, tiga yang melihat bahwa musuh yang mengejar mereka telah kalah pun kembali ke arah markas, karena bahan bakar mereka mulai menipis.
diperjalanan mereka juga mengabari ke menara pengawas apa gang terjadi, Asahi yang mendengar itu merasa senang karena mereka baik-baik saja
...bersambung.....
...1910 kata...
...terimakasih sudah mau baca.....
__ADS_1
...typo bertebaran...
...bye.....