System Penguasa 3 Alam

System Penguasa 3 Alam
11.Segel Kekosongan


__ADS_3

Tap tap tapp³


Suara langkah kali Li Feng menuju kamar anak nya untuk memastikan ke adaan nya


Krrekk


Setelah ia sampai di depan kamar Li Chen ia segera memasuki dan ia melihat istri nya bersama Li Chen yang sedang tidur di bawah ranjang dengan menggenggam tangan anak nya.


Li Feng yang merasa sakit hati karena melihat orang tercinta nya harus merasakan penderitaan yang sama seperti Li Chen dan ia perlahan maju dan segera menyentuh tubuh anak nya dengan lembut.


"Nak aku tidak tau apa yang kau sembunyikan dari orang tua ini tapi apa pun yang kau sembunyikan pasti memiliki sebuah konsekuensi yang besar hingga kau memiliki kekuatan yang mengerikan seperti tadi.!!


"Kata Li Feng sambil melepas genggaman Li Yin dan mengendong nya menuju kamar nya.


Sementara itu Li Rong yang tidak dalam mod berlatih ia masih merenung kan kejadian yang baru saja ia lihat ia inggin menghajar orang yang telah menyakiti adik tercinta nya hingga tak punya muka untuk di lihat oleh dunia ini.


"Heyy kak Rong apa kau masih memikirkan tentang ke jadian tadi..!?


Li Rong perlahan menengok ke sumber suara dan melihat Lan Ning yang sedang menuju ke arah nya sambil membawa 2 gelas teh dingin di genggaman nya.


"Ini minum lah kau pasti tertekan karena melihat adik mu menjadi seperti itu.


"Ujar Lan Ning dengan menyerahkan Es teh ke arah Li Rong.


Gluk gluk ahhhh.!


(Suara orang minum)


"Ya aku memang memikirkan ke adaan adik ku hingga ia seperti itu tapi yang lebih membuat ku geram adalah siapa yang menyerang Zhi Zing dan Li Chen..!!!


"Ujar Li Rong dengan nada marah


Lan Ning yang melihat itu mulai menenangkan nya.


"Kau jangan terlalu memikir kan nya pasti paman Li Feng bisa menemukan pelaku dari orang yang menyerang Li Chen.


"Kata Lan Ning dengan menepuk pundak Li Rong.


"Tapi apa kau belum pernah melihat Li Chen menggunakan kekuatan nya sebelum nya.??


"Tanya Lan Ning dengan penasaran


Li Rong yang mendengar pertanyaan dari Lan Ning segera meningkat ke jadian di hutan tadi ia melihat Li Chen ada 2 dan yang satu sedang menancap kan pedang nya ke bawah bayangan dan muncul sebuah bayangan tangan menjerat orang berbaju hitam.


Dan ia melihat lagi orang seperti Li Chen sedang melempar Energi kehancuran mirip dengan baling² berwarna biru memberikan tekanan angin yang dahsyat saat menyentuh orang berbaju hitam dan energi itu meledak dan BOOOMM ledakan Dahsyat menjalar ke seluruh hutan.


Saat ia sedang memikirkan itu ia di sadarkan dari imajinasi nya dengan suara milik Lan Ning.


"Hey hey kenapa kau mengabaikan diri ku yang sedang bertanya.!!


"Teriak Lan Ning ke arah Li Rong


Sementara Li Rong yang telah sadar memasang ekspresi bodoh nya saat menengok ke arah Lan Ning karena ia baru saja di imajinasi nya saat melihat Li Chen Melemparkan energi kehancuran yang Dahsyat itu.


"Ya apa.? Apa yang kau katakan barusan aku tidak dengar.!?


"Apa kau belum pernah melihat kekuatan langsung dari Li Chen yang sebenar nya,hingga kau begitu panik dan seakan ke hilangan nya.??


"Kata Lan Ning dengan fokus ke arah Li Rong


.


Li Rong yang mendengar itu mulai kaget karena ia memang belum pernah melihat Li Chen menunjukan kekuatan nya selama di Klan Li ini, walopun Li Chen sering menuju ke Aula pelatian namun ia cuma memasuki ke pagoda Aura dan tidak pernah ke Area petarungan untuk menguji kekuatan nya.


Tapi Li Rong yang mendengar pertanyaan dari Lan Ning yang seperti nya mengetahui sesuatu mulai melihat nya dengan tajam sambil mengeluarkan Aura nya dan ia mulai mengintrogasi nya.


"Apa kau pernah melihat kekuatan milik Li Chen yang sebenarnya hingga kau berkata dengan nada seperti itu,seakan kau telah mengetahui di depan matamu sendiri bahwa Li Chen memiliki kekuatan yang hebat dan menakutkan.!!!


"Kata Li Rong dengan aura menakutkan keluar dari tubuh nya.


Lan Ning yang tidak sengaja membocorkan informasi tentang kekuatan Li Chen mulai gugup.


"Tidak tidak aku tidak mengetahui kekuatan milik Li Chen aku hanya penasaran kepada dirimu dan juga orang tua mu kenapa bisa tidak mengetahui kekuatan milik Li Chen yang sebenar nya..?!


"Kata Lan Ning dengan gugup karena di tatap oleh Li Rong dengan tajam

__ADS_1


Tapi Li Rong tidak melepas kan nya ia tetap mengintrogasi nya lebih dalam sambil mengeluarkan aura pembunuh yang cukup pekat.


"Katakan sekali lagi jika kau bohong aku akan memotong lidah mu.aku mengetahui apa yang sedang kau sembunyi kan apa itu tentang Li Chen.!!!


"Kata Li Rong dengan dinggin


"Sialll aku terlalu gegabah dalam berbicara huhhuhhu semoga Li Chen tidak marah jika aku membocorkan tentang kekuatan nya..!!


"Batin Lan Ning dengan panik


"MMM jadi benar apa yang ku tebak kau tau sesuatu yang tidak ku tau oleh Li Chen ya,kata kan apa yang kau tau jika tidak aku akan me-


Sebelum selesai Li Rong menyelesaikan perkataan nya ia segera di potong oleh suara ayah nya dari belakang dan perlahan ia segera melihat ayah nya bersandar di samping tembok di dekat kayu penyandang obor.


.


...[ Sebelum Itu Li Feng ]...


.


Di perjalanan menuju kamar Li Feng sedang menggendong istri nya dengan pelan-pelan agar tidak membangunkan nya di bawah senar bulan kedua sosok ini telah sampai di dalam kamar dan menurunkan secara lembut di kasur tetapi Li Yin terbangun karena merasakan ada orang yang membawa nya tadi dan ia melihat pria yang ia kenal dan langsung bangun.


"Feng'gege kenapa kau membawa ku ke dalam kamar kita aku inggin bersama Li Chen ia membutuh kan ku di sisi nya saat ini.!!


"Kata Li Yin dengan segera turun dari ranjang dan melangkah tapi di halang oleh Li Feng Li Yin yang melihat itu segera menyuruh nya minggir agar ia bisa lewat tapi.


"Feng'gege apa yang kau lakukan di jalan ku pergi aku inggin melihat keadaan Li Chen dia sedang membutuh kan diriku saat ini cepat pergi..!!!


"Ujar Li Yin dengan mendorong nya tapi ia masih menghalang Li Yin untuk pergi dan perlahan pelukan hangat menuju nya dan.


"Yin"eerr apa kau tau jika Li Chen melihat mu seperti ini jika akan sedih apa lagi melihat ibu nya tidur di lantai dan ia diatas kasur,pasti Li Chen akan merasa bersalah akan diri mu..!!


"Kata Li Feng dengan nada pelan sambil memeluk istri nya itu


Li Yin yang mendengar itu menagis ia tidak tau apa yang harus ia lakukan selain berada di samping anak nya itu.Ia akan melakukan apa pun untuk kedua anak tercinta nya walopun Li Chen adalah anak angkat nya tapi ia menganggap nya sebagai putra nya sendiri.


"Hiks hikkss hikkksss apa yang harus aku lakukan Feng'gege apa yang harus ku lakukan.hiks hiks hikksss dia sudah aku anggap sebagai putra ku sendiri wajar jika aku menghawatirkan nya hiksss huwaa..!!!!


"Tangis Li Yin yang tidak dapat ia bendung lagi ia memeluk erat Li Feng dan menangis di dada laki² berumur 40 Thun itu.


"Tenang lah aku yang akan menjaga Li Chen kau tidur lah dulu jika kau tidak tidur dan menjaga kesehatan mu Li Rong akan tambah sedih setelah kejadian yang ia lihat kau mengerti..!!


"Ujar Li Feng dengan membelai rambut Li Yin dan mengusap nya Li Yin yang merasakan itu segera tidur.


Li Feng yang melihat perempuan umur 38 tahun itu telah tidur menghela nafas berat dan segera meningal kan nya sendiri sengan sinar bulan menemani nya.


Di luar Li Feng secara tidak sengaja merasakan aura membunuh cukup pekat segera melesat ke sana ia takut itu adalah sekelompok orang berbaju yang menyerang keponakan nya Li Chen di hutan.


Tetapi setelah di sana ia cuma melihat Li Rong terus menekan Lan Ning dengan mengeluarkan aura pembunuh nya Li Feng yang telah melihat sesuatu yang janggal segera memotong Li Rong.


"Hentikan itu Rong'err jika kau inggin mengintrogasi nya aku akan ikut juga


.


Lan Ning dan Li Rong menengok ke sumber suara dan memperlihat kan pria paru baja berjalan ke arah mereka dengan tenang dan berkata


"Lan Ning apa yang kau bicarakan hingga membuat Li Rong mengeluarkan hawa pembunuh yang pekat.???


"Ujar Li Feng yang penasaran


"Mampuusss aku..!!!


"Sebenar nya saat aku sedang dalam perjalanan aku di serang oleh sekelompok bandit hutan di saat perjalanan ke Klan Li Aku di serang oleh 20 kelompok bandit kekuatan mereka masing² berada di Jalan Surgawi dan Transformasi,aku cuma bisa mengalahkan mereka di jalan Surgiawi 3 orang dan transfrommarsi 7 orang saja karena aku terluka aku kabur masuk ke Areya 3 di hutan kematian.


Karena lapisan ke 3 hutan kematian adalah lapisan para binatang iblis dan siluman aku nekat masuk untuk melarikan diri,ku pikir mereka tidak akan mengikuti ku rupa nya mereka nekat menerobos ikut Sampe 4 orang di jalan mati saat sedang mengikuti ku dan tersisa 6 orang di tingkat kekuatan transfrommarsi dan jalan Surgiawi karena dan saat diri ku mulai kehabisan tenaga untuk berlari aku berhenti dan mulai menyerang mereka dan sampek diri ku mulai pingsan aku melihat anak yang menyelamat kan ku dia adalah Li Chen.


!!!! Li Chen kata mu..!!!!


"Kata Li Feng dan Li Rong secara bersama² karena kaget siapa yang berani masuk ke Areya 3 hutan kematian cuma orang tingkat kultivasi Pendekar Raja dan Jalan Surgiawi paling tidak karena banyak binatang iblis dan siluman bermutasi setiap 10 hari terakhir ini.


Mereka berdua terkejut karena mengetahui orang yang menyelamat kan Lan Ning dari bandit adalah Li Chen setelah mereka ber 2 berpikir keras segera mengarah kan tatapan ke arah Lan Ning dan berkata


"Berarti kau tidak menyelamatkan Li Chen dari segerombolan orang berjubah tentang penculikan nya kemaren.???


"Ujar mereka dengan datar

__ADS_1


Sementara Lan Ning yang merasa di pandangi merasa malu karena di tolong oleh anak kecil.


Li Feng segera menyuruh Lan Ning untuk bercerita lagi untuk mendengar kelanjutan nya.


"Baiklah lanjutkan kembali apa yang telah kau lanjutkan tadi.


Lan Ning segera menganggukkan dan melanjutkan cerita nya


.


-Setelah itu pemuda segera menebas kepala bandit yang menuju ke arah ku setelah itu bla bla ia berkemah bersama ku BLA BLA pagi hari kami mandi bersama dan ia membandingkan bubuh ku dengan kakak nya bla bla bla ia menyuruh ku untuk tutup mulut sebagai balas Budi ku.


Sementara Li Rong yang mendengar itu segera mengangkat dada nya dengan Bangga ia berdiri sementara Li Feng yang melihat kelakuan anak cuma menggelengkan kepala dan.


"Cuma itu saja yang kau ketahui tentang Li Chen dan juga kenapa kakak Menghembuskan dada mu ke depan apa kau meledek ku ha..!!!


"Kata Lan Ning dengan kesal karena di banding banding kan dengan nya.


"Heheheh tidak² kok aku tidak membanding banding kan tapi ini memang kenyataan nya adik ku memang pintar dalam memuji ku..!


"Ujar Li Rong dengan bangga


Li Feng segera menyudahi pembicaraan mereka dengan membicarakan hal yang serius.


"Baik lah terima kasih informasi mu Lan Ning dengan begini orang yang menyerang Li Chen bukan orang yang inggin menculik nya tapi adalah orang yang menculik Zhi Zing atau membunuh nya.!!!


"Ujar Li Feng dengan segera mencermati informasi yang ia dapat nya


Beberapa saat Li Feng memikirkan apa maksud orang berjubah itu menyerang keponakan nya apa ini semua adalah perselisihan antara klan tapi kenapa Sakte terbesar aliran hitam ikut serta atau mereka bergabung untuk menyerang saudara dari istri nya.Dengan membunuh Zhi Zing bertujuan untuk mengadu domba kedua klan ini.


"Bajingan ini aku akan mencincang kalian hingga menjadi daging untuk rabuk pupuk sayuran milik istri ku..!!!


"Ujar Li Feng dalam Batin


Li Rong yang sudah selesai akan ke banggaan mulai melihat ke arah ayah nya yang berdiri termenung Li Rong yang binggung segera memangil nya untuk menyadarkan nya.


"Ayah apa kau baik² saja kenapa kau diam saja setelah mengetahui informasi dari Lan Ning walopun aku kaget dengan itu tapi setidak nya aku mengetahui jika adik ku kuat untuk melindungi diri nya sendiri ke depan nya dan bisa meningkat kan kekuatan Klan Li kita.!!??


"Kata Li Rong dengan segera menenangkan nya.


Li Feng yang mendengar itu mulai kembali tenang dan pamit untuk pergi karena ada yang haus ia urus.


"Baiklah kalian jangan terlalu malam saat tidur aku ada yang harus aku urus ke dalam klan sampai jumpa lagi..!


"Kata Li Feng dengan mengusap kepala Li Rong


.


Sementara itu terlihat perempuan menggunakan gaun pendek berwarna hijaucerah menuju ke arah kamar seseorang dari wajah nya ia menghawatirkan seseorang yang berada di sana di bawah sinar rembulan perempuan itu perlahan masuk ke kamar yang sedang ia tuju.


Ia dapat melihat anak seumuran dengan nya cuma beda tinggi nya saja dia tertidur dengan pulas tapi yang membuat nya sakit hati adalah luka di tubuh nya sangat banyak luka sayatan pedang dan luka bakar di tubuh nya.


Penahan ia segera maju dan tidur di samping pemuda itu dengan lembut ia mendarat di samping pemuda itu dan memeluk nya walopun ia tidak inggin melakukan ini tapi,ia merasa bersalah karena tidak dapat melakukan apa pun untuk menolong nya dan perlahan bibir anak perempuan itu bergerak dengan lembut mencium kening anak laki² yang tertidur.


"Selamat tidur aku harap kau bisa segera sembuh dan bangun aku inggin mengucap kan terimakasih kepada mu.


"Kata perempuan itu segera memejam kan mata nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2