
Setelah Li Chen memberikan cairan merah ke pada Ling Ling untuk menyembuhkan ibu nya ia segera pergi ke luar sambil menyeret pria yang menampar wajah nya,sesampai nya di luar Li Chen melihat pemandangan tidak begitu enak di pandang udara penuh debu langit langit gelap penuh asap juga di langit terdapat 4 matahari yang menyinari dunia ini Li Chen melihat ini terkejut perlahan ia mulai melepaskan Qi Angin agar dapat bernapas dengan lancar.
.
WUSSSSSS WUSSS
.
Angin kencang keluar dari energi tubuh Li Chen dan menyebar ke seluruh Areya sekitar debu bau tidak enak di cium mulai tidak tercium lagi ia dapat melihat tanaman yang masing ingin hidup perlahan langkah kaki nya maju dan menyentuh daun hijau dari pohon kecil tersebut Li Chen segera berbicara dengan pelan penuh dengan nada kasihan.
"Sungguh malang nasip mu pohon kecil di dunia yang penuh dengan kegelapan dan darah kau masih memperjuangkan diri agar dunia busuk ini tetap hidup, setiap darah yang jatuh di tanah membuat mu Ter-ilidimintasi dan bau busuk yang sangat menyengat membuat suasana menjadi lebih buruk tapi hembusan angin bertiup mengenai daun dan batang mu menyegarkan udara di sekitar. aku mungkin bisa membantu mu agar bisa tumbuh lebih sehat dan lebih kuat untuk mempertahan kan aura ke indahan dan aura kehangatan mu..!!!
"Kata Li Chen dengan nada lembut segera berdiri dari posisi jongkok nya dan mundur.
Li Chen segera merapal kan segel tangan.
[ »Penggabungan 2 Element« ⟩•Air dan Bumi ]
[ »Element Kayu« ⟩•Kelahiran Energi Hutan«
Setelah menyelesaikan segel tangan nya di sekitar Li Chen penuh dengan energi alam yang berkumpul dan tumbuh cahaya menyinari pohon kecil itu‚ perlahan demi sedikit energi alam di sekitar nya menuju ke pohon kecil itu tanah di Areya itu bergetar akar pohon keluar dari sekitar pohon kecil dan memunculkan pohon pohon lain nya di sekitar nya.
Li Chen melihat pohon kecil yang ia salurkan dengan penyerapan energi alam sekitar menggunakan pergabungan element telah menjadi pohon rindang di ikuti muncul rumput² di sekitar nya ia langsung jatuh dan pingsan menunjukan senyum senang.
.
Di dalam rumah ibu Ling Ling yang merasakan energi alam begitu menenangkan segera keluar dengan perlahan lahan ia memegang kayu untuk berjalan ke luar sesampai nya di luar ia melihat pohon hijau menjulang tinggi mengeluarkan aura sejuk di sekitar nya ia juga melihat anak pingsan di bawah pohon entah kenapa bibir nya sedikit bergerak dan segera ia tersenyum senang perasan hangat dan menyelimuti diri nya sesaat melihat pohon yang mengeluarkan energi hangat.
(Ini Adalah Pohon Kecil Yang Berevolusi Menjadi Pohon Besar Karena Di Salur Kan Energi Alam Oleh Li Chen Lewat Penggabungan Element Nya)
.
Ling Ling yang telah selesai mandi ia segera menuju ke kamar ibu nya tapi langkah nya berhenti dan melihat ke arah luar ia merasakan energi hangat dan menenangkan keluar dari luar rumah.
dengan cepat ia keluar dan melihat ibu nya duduk di bawah pohon sambil memangku Li Chen entah kenapa bibir nya ingin sekali berteriak dan menampar Lu Chen tapi ia di panggil oleh ibu nya menyuruh ia untuk duduk di samping nya.
"Ling Ling kemari lah nak duduk di samping ibu aku akan menjelaskan ke pada mu..!!
"Ujar ibu Ling Ling sambil senyum melambaikan tangan.
Ling Ling segera mendekat ke arah ibu nya dan duduk di samping nya ia segera menyentuh pohon di belakang nya ia takjub setelah menyentuh nya baru kali ini ia melihat pohon mengeluarkan aura hangat dan menenangkan.
Ibu Ling Ling yang melihat putri nya begitu senang menyentuh pohon yang mengeluarkan aura hangat segera berbicara dengan lembut sambil mengusap kepala Li Chen.
"Nak kau pasti bingung kan kenapa terdapat pohon yang mengeluarkan energi hangat..??
"Ucap ibu Ling Ling dengan suara lembut.
Ling Ling dengan cepat menganggukan kepala nya dan melihat ke arah ibu nya yang mengusap kepala Li Chen dengan lembut ia segera memasang ekspresi cemberut,ibu Ling Ling melihat anak perempuan nya cemberut segera berbicara.
"Nak jangan memasang ekspresi begitu ibu memang menginginkan hal ini juga pohon besar ini di tumbuhkan oleh anak ini anak yang telah menyelamatkan kita dari ayah mu..!!
.
Ling Ling mendengar itu terdiam dan melihat ke arah lain yaitu ke rumah nya ia melihat pria di salib di tembok kayu dengan ekspresi kesakitan pria itu berbicara dengan pelan.
"N..nak ..~Tolongg .akuu..!!!
Ling Ling mendengar perkataan pria itu dengan cepat emosi nya memuncak ia segera berdiri dan menuju ke arah pria itu ibu Ling Ling melihat anak nya mengeluarkan energi iblis dan aura pembunuh yang kuat dari tubuh nya cuma melihat nya mengeluarkan pisau nya dan Ling Ling membunuh ayah nya Ling Yun yang melihat itu tidak peduli dan ia segera membatin sambil melihat wajah Li Chen.
"Maaf nak harus melibatkan mu dalam masalah keluarga ku aku sebenarnya tidak ingin hal ini terjadi jika saja Segel di dalam tubuh ku bisa ku pecahkan maka aku tidak akan di siksa oleh manusia bajing** itu dan melahirkan anak..!!!
'Gumam nya dengan melihat bagaimana anak perempuan nya membunuh pria itu.
Slaaassss akkkkkk Ueehhh
"Hiks Hiks Ibu dendam kita sudah aku balas kan hikss huwaa ibuu..!!!
"Tangis Ling Ling segera berlari ke arah ibu nya yang sedang memangku Li Chen.
Perempuan berusia 20 tahun itu cuma senyum dan menaruh Li Chen di bawah tanah ia segera mengangkat tangan nya untuk menerima pelukan anak perempuan nya.
"I..iya nak Hikss kita be..bebas dari penyiksaan ayah mu kau sudah berhasil membalas kan dendam kita..!!
"Tangis ibu Ling Ling sambil memeluk anak nya.
.
...[ 1 Jam Kemudian ]...
.
"Uhh apa yang terjadi dengan ku tadi..uh apa ini..!!!
"Ucap Li Chen dengan suara lemah melihat ke sekeliling.
merasa jika tubuh nya berat segera menengok ke bawah dan Li Chen melihat Ling Ling dan ibu nya memeluk tubuh kecil nya ia sangat risih di peluk seperti ini tapi, yang membuat nya terdiam adalah tangan Ling Ling yang berdarah secara reflex Li Chen melihat ke depan dan melihat pria yang ia salib di tembok kayu telah ke hilangan kepada nya ia memastikan nya lagi dengan bertanya ke pada Ai.
"Ai apa yang membunuh pria yang ku salib di tembok kayu itu adalah Ling Ling..??
"Tanya Li Chen sambil melihat Ling Ling dan ibu nya.
'Benar tuan mereka berdua berhasil membalaskan dendam mereka berdua dan kenapa juga mereka memeluk tuan mungkin mereka lelah..!!
"Kata Ai
Li Chen yang mendengar itu paham ia segera melepaskan pelukan dari ke dua perempuan ini tapi bukan nya lepas ibu Ling Ling malah memperkuat pelukan nya.
"..uhh dasar perempuan ini apa ia tidak malu dengan anak nya jika memeluk pria 19 Tahun lebih muda dari nya Cih dasar merepotkan..!!!
"Kata Li Chen dengan jengkel melepaskan pelukan perempuan di depan nya yang semakin erat.
Li Chen yang melihat jika perempuan di depan nya tidak inggin melepaskan pelukan nya ia yang sudah merasa sangat jengkel perlahan tangan kecil nya segera menyentuh perempuan itu dengan perlahan lahan tangan nya menaiki 2 gunung besar dan meremas nya dengan kasar dan bermain di atas lembut nya dada perempuan itu.
ummm UMM Ahh
melihat jika perempuan di depan nya tidak kunjung bangun cuma mengeluarkan suara nya saja ia mulai melanjutkan kembali aksi nya,dengan bermain dengan lembut ia segera meremas mencubit inti letusan dari gunung tersebut selama 5 menit ia bermain di atas gunung lembut itu dan perlahan usahanya berhasil Li Chen dapat melihat perempuan itu dengan perlahan melepaskan pelukan nya.
~Ahhh uhhmmm ah ahh Nak apa kau sudah puas bermain di situ bagai mana jika di bawah saja hehe..!!
!!!!!!
Li Chen yang telah keluar dari pelukan perempuan itu dan berdiri segera kaget mendengar suara penuh nafsu ia dengan perlahan menengok ke bawah dan melihat perempuan itu dengan wajah panas mengeluarkan lidah nya yang di penuhi air liur panas.
melihat itu Li Chen sedikit kaget tapi ia dengan segera merubah wajah kaget nya dengan wajah polos.
__ADS_1
"..Ahh Bibik kau sudah bangun rupa nya,bagus lah jika bibik sudah bangun maaf jika aku menyentuh dada mu dengan sembarangan itu juga salah mu karena memeluk ku terlalu erat..!!
"Balas Li Chen dengan nada polos melihat ke bawah.
Ibu Ling Ling melihat muka polos tak punya salah segera bingung dan ia pun membatin.
"Kenapa aku bisa bernafsu oleh gerakan anak kecil di depan ku,apa lagi dengan wajah polos nya seperti nya aku terlalu berlebihan menilai nya ia rupanya anak baik dan mungkin ia tadi tidak sengaja tapi kenapa itu bisa membuat ku terangsang..!!!
"Kat ibu Ling Ling dengan malu merasakan sentuhan di dadanya.
"Bibik jika boleh ku tau siapa nama mu kita belum berkenalan dari tadi kata kakak ku jika tidak kenal maka tidak sayang hehehe..!!!
"Kata Li Chen dengan senyum polos nya.
mulut perempuan itu sedikit kaku karena mendengar pertanyaan anak di depan nya ia segera membalas dengan senyum.
"Nama ku adalah Ling Yun nak juga aku mengucapkan terimakasih karena telah menolong ku dan anak ku dari manusia jahat berkat mu kami bisa membalas apa yang kami selalu pendam nak..!!!
"Kata Ling Yun dengan senyum manis nya.
"Sama sama bibik lagi pula aku juga di selamatkan oleh anak mu itu wajar jika membalas nya..!!!
"Balas Li Chen segera menengok ke arah pohon dan menyentuh nya.
"Semoga kau bisa tumbuh dengan indah agar bisa menghidupkan dunia busuk ini..!!!
"Batin Li Chen dengan menyentuh pohon besar di depan nya.
.
WUSSSSSSSSSSSS
.
Seakan mengerti ucapan Li Chen pohon tersebut mengeluarkan aura hangat di ikuti dengan pohon pohon yang telan mati sebelum nya dan berkat Li Chen pohon yang mati telah hidup dan menjadi pohon hijau sehat dan menjulang tinggi ke atas.Ling Yun melihat semua pohon mengeluarkan aura hangat setelah Li Chen memegang nya segera di mata nya muncul rasa kagum yang kuat.
"Sebenar nya siapa anak manusia ini ia bisa menumbuhkan pohon indah mengeluarkan aura hangat ini..Ada apa dengan ku aku tidak mungkin menyukai anak kecil lagi pula aku telah memiliki seorang anak seumuran dengan nya Huh..!!!
"Batin Ling Yun dengan malu dan kagum.
.
Li Chen yang merasakan aura hangat menyelimuti nya dengan senyum ia melepaskan tangan nya dan berbalik ia melihat wajah Ling Yun yang melongo melihat nya ia tersenyum kecil dan berbicara sambil jongkok memegang pipi nya Ling Yun.
"Bibik ada apa dengan mu kenapa kau memperlihat kan wajah konyol mu ke pada ku seharus nya kau senyum jika kau tersenyum wajah mu bertambah Cantik..!!!
"Kata Li Chen dengan nada menggoda Ling Yun ia mengelus pipi nya.
Ling Yun merasakan perilaku anak di depan nya ia menunduk malu segera berbicara.
"Li Chen lepaskan tangan mu di pipi ku lihat lah Ling Ling melihat kita..!!!
"Kata Ling Yun dengan malu malu.
mendengar itu dengan cepat Li Chen melihat ke samping dan tersenyum canggung ia berbicara.
"hehehe Ling Ling jangan marah aku cuma menyemangati ibu mu yang melihat ku saja..!!!
"Kata Li Chen dengan canggung juga gugup.
PLAAKK
Suar tamparan keras mengenai pipi Li Chen Ling Yun melihat anak nya menampar Li Chen dengan keras segera menghentikan tindakan nya.
"Nak sudah lah lagi pula ia yang menyelamatkan kita dari siksaan pria itu..!!!
"Kata Ling Yun sambil mencegah Ling Ling untuk menginjak Li Chen.
Mendengar perkataan ibu nya ia kembali sadar dan segera meminta maaf ke pada Li Chen.
"Ah.. Maaf itu tadi reflex karena kau menyentuh pipi ibu ku dan juga kau menggoda nya juga aku semakin ingin menampar mu..!!!
"Kata Ling Ling dengan membungkuk kan badan.
"Cih merepotkan sekali air susu di balas air got..!!!
"Kata Li Chen dengan kesal memegangi wajah pipi nya yang merah.
Ling Yun mendengar perkataan Li Chen ikut meminta maaf juga merasa tidak enak jika kedua ibu anak di depan nya membungkuk meminta maaf segera berkata dengan tidak peduli.
"Lupakan lagi pula ini hanya lah tamparan ini bisa sembuh dengan cepat..!!!
"Kata Li Chen segera bangkit dan berjalan menjauh.
Melihat jika Li Chen berjalan menjauhi mereka Ling Ling segera bertanya.
"Tunggu kau mau kemana..!!!
"Teriak Ling Ling
Mendengar teriakan itu ia segera melihat ke belakang dan berbicara dengan cepat.
"Aku ingin ke kota terdekat memang nya kenapa apa ada masalah buat mu,kalian sudah bebas jadi kalian bisa hidup dengan sesuka kalian..!!
"Kata Li Chen dengan acuh berjalan menjauh lagi.
"Tunggu aku minta maaf tentang sikap ku tadi jangan pergi dulu..!!!
"Teriak Ling Ling segera berlari dan memeluk Li Chen dari belakang.
Li Chen yang di peluk dari belakang sangat risih dan segera berbicara dengan nada tidak suka.
"Hey bisa kan kau melepaskan pelukan mu itu menggangu ku tau..!!!
"Kata Li Chen mencoba melepaskan pelukan Ling Ling tapi tidak semakin longgar tapi semakin erat.
Merasakan pelukan dari Ling Ling semakin erat ia berbicara dengan bingung.
"Huff ada apa dengan mu jika ada sesuatu bisa kah kau berbicara langsung jangan memeluk ku..!!
"Tanya Li Chen.
'Apa kau marah karena aku menampar mu Li Chen..!!!
"Kata Ling Ling dengan nada sedih.
"Huff tidak aku tidak marah aku menjauh karena masih memiliki urusan..!!!
__ADS_1
"Balas Li Chen
"Urusan memang nya apa urusan mu..??
"Tanya Ling Ling
"Kau tidak perlu tau aku cuma mencari sesuatu saja..!!!
"Kata Li Chen
Ling Yun melihat anak nya mendesak Li Chen untuk menjawab pertanyaan nya segera menghentikan peramu nya.
"Nak sudah lah lagi pula Li Chen memiliki urusan lain..!!
"Kata Ling Yun dengan menenggang pundak putri nya.
Ling Ling mendengar itu menunduk sedih Li Chen yang melihat jika Ling Ling melepaskan pelukan nya ia segera melihat wajah nya yang bersedih melihat itu ia cuma menghela nafas dan berbicara dengan pelan.
"Baiklah aku akan tinggal di sini selama 1 Minggu juga aku memiliki beberapa pertanyaan yang harus ku tanyakan ke pada kalian apa tidak apa apa..??
"Ujar Li Chen mengejutkan mereka.
"Tentu saja Nak Li Chen rumah kami akan terbuka untuk mu..tapi sebelum itu aku akan membuang mayat dari pria itu dulu..!!
"Kata Ling Yun segera tersenyum dan berjalan ke mayat pria itu.
Ling Ling segera menyeret tangan Li Chen untuk masuk ke rumah nya didalam rumah Li Chen bertanya ke pada nya kenapa ia meracuni nya tadi dengan jujur ia menjawab pertanyaan Li Chen.
"itu karena ayah ku ayah ku selalu melakukan ini setiap korban atau orang bersinggah ke rumah kami maka ayah ku akan menyuruh ku untuk meracuni mereka aku awal nya menolak tapi ia selalu mengancam ku jika aku tidak ingin melakukan nya maka ibu akan di sakiti oleh nya..!!!
"Kata Ling Ling menjelaskan semua nya selama 5 menit Li Chen telah paham.
"Hmm jadi begitu aku sudah paham oh ya Ling aku inggin ke kamar dulu mungkin tubuh ku masih belum sembuh sepenuh nya karena racun yang kau berikan ke pada ku masih belum hilang jadi biarkan aku beristirahat dulu..!!!
"Kata Li Chen dengan segera berdiri menuju ke kamar nya dan tidur.
"Nak dimana Li Chen kenapa aku tidak melihat nya..!!!
"Tanya Ling Yun dengan melihat ke sekitar.
"Ah ibu Li Chen ia sedang istirahat ia lelah kata nya..!!!
"Balas Ling Ling
"Jadi begitu kalo gitu kau bantu ibu untuk mencari makanan untuk kita makan bersama Li Chen nanti malam pasti ia kelaparan jika malam sudah tiba..!!!
"Kata Ling Yun mengajak Ling Ling berburu.
Ling Ling menganggukan kepala nya dan keluar sementara itu di kamar Li Chen sebenar nya ia belum tidur ia memerintahkan 100 pasukan bayangan tingkat Raja yaitu Goblin Red untuk masuk ke dalam bayangan Ling Yun dan Ling Ling ia menyuruh 50/50 memasuki bayangan mereka.
Li Chen masih belum yakin jika kekuatan pasukan bayangan nya masih berada di tingkat asli nya karena ia berada di dunia lain pasti hukum juga mempengaruhi kekuatan pasukan bayangan nya.
"Ai Buka Status ku..!!!
*DING*
[ NAMA: Li Chen ]
[ UMUR: 6 Tahun ]
[ Ras: Manusia ]
[ Titel: [Pengguna System] - [Rengkarnasi] - [Anak angkat Li Feng Ketua Klan Li] - [Shadow Monarch] - [Koki Legenda]
[ Jurus: [Rasenggan] - [Bunshin no Jutsu] - [9 Putaran Penghancur] - [Rasenshuriken] - [Pedang malam ] -[ Jurus Pemisah 2 Raga ] - [Gaya Api] - [Pukulan Penghancur] - [Langkah Surga Neraka] - [Penempaan tubuh Naga] - [Dai Rasenringu] - [Perubahan Elements]
[ Artefak: [Artefak Penyaring air surga]-[Armor 9 Alam ]
[ Kultivasi: [Pembentukan Qi]
[ Tipe tubuh: Tubuh Kekosongan penguasaan 15% ]
[ Kesehatan: 100% Normal ]
[ Poin System: 01.000 ]
[ Poin Belajar: 0015.500 ]
[ Bayangan: 01.030 ]
[ Fungsi Lain System ]
-storage
-Map
-Shop
-Roda Keberuntungan
"Aku terlalu lelah untuk berpikir banyak kejadian yang ku pikir kan selama satu hari di dunia merah ini juga tubuh ku masih dalam proses menetralkan racun pil dari Ling tadi,Semoga Mei dan Zero baik baik saja..!!!
"Ucap Li Chen dengan segera mencoba tidur.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1