
Li Chen sekarang sedang menunggu Sub Zero mengantar Zue ke pada nya karena ia inggin melihat kekuatan dari Qi Kayu Sampe bisa di jadikan penumbuhan beni iblis,Li Chen sempat bertanya ke pada Ai dan Ai menjelaskan beni iblis memiliki 2 tipe.
Tipe 1 adalah beni iblis murni benih yang memiliki energi iblis yang murni berfungsi untuk mendapatkan kekuatan kuat dan jahat menaikan kultivasi 3 tingkat dan memurnikan Qi fana manjadi Mana yang biasa nya di pakek oleh Alam menengah perwujutan kekuatan itu adalah buah Iblis.
Tipe 2 adalah benih yang tidak murni yang berarti hanya memiliki setengah dari energi iblis murni guna nya sama seperti tipe benih 1 tapi benih ini memiliki efek samping jika tidak menggunakan mayat mahluk hidup/pengguna Qi kayu maka benih ini tidak akan tumbuh dan berbuah.
.
Semakin Pekat energi Iblis nya semakin bagus kualitas nya Li Chen mendengar itu paham kenapa mereka mengincar Zue karena ia adalah pengguna Elements kayu suci tapi bagai mana mereka mendapatkan benih terlarang tersebut karena banyak berpikir ia Sampek tidak sadar jika Mei tidur di pangkuan nya,Li Chen melihat itu sedikit bermain dengan wajah imut nya ia mulai mencubit pipinya menyentuh hidung nya karena terlalu asik bermain wajah Mei ia Sampek membangunkan nya.
"..uuaahh..m.mmm kak singkirkan tangan mu kau membuat ku tidak bisa tidur ಠωಠ..!!!
"Kata Li Mei dengan cemberut memeluk perut Li Chen.
Merasa jika Li Mei salah posisi Li Chen segera melepaskan pelukan nya yang memeluk perut nya ia segera berbicara dengan lembut.
"Mei kau membuat perut ku geli jika kau ingin tidur maka tidur lah di kasur kenapa memilih di paha ku..???
"Tanya Li Chen membaringkan nya di kasur dan melihat mata nya
"Hmmm aku hanya suka memeluk kakak tubuh mu hangat jadi aku memeluk mu apa tidak boleh..??
"Balas Li Mei kembali berdiri dan memeluk dari samping.
.
Melihat kelakuan dari Mei ia cuma pasrah dan ikut tidur di samping nya tapi sebelum ia merebahkan punggung nya dan memeluk Mai sebuah ketukan dari luar pintu membuat Li Chen tidak jadi tidur menemani Mei.
"Mei ada seorang aku akan membuka nya dulu mengerti..!!!
"Ujar Li Chen dengan melepaskan pelukan Mei.
Krekk
(Suara Pintu)
.
Li Chen dapat melihat Sub Zero bersama dengan perempuan yang ingin ia tanyakan.
"Tuan muda saya telah membawa perempuan yang anda ingginkan..!!
"Ucap Sub Zero sambil membungkuk kan badan
Li Chen mendengar itu segera melihat wanita di belakang Sub Zero dan ia menyuruh ya untuk keluar dari ruangan dulu ia inggin meminta izin pergi ke pada Mei sesaat Li Chen menuju ke arah tempat tidur ia melihat Mei telah tidur dengan pulas ia cuma tersenyum canggung ia mendekat men mencium dahi Mei kecil nya.
`~Malam Mei ( ◜‿◝ )♡..!!!
.
Sub Zero melihat tuan muda nya mencium kening Mei cuma tersenyum kecut dan melihat ke arah belakang ia melihat Zue yang melongo ia tambah canggung lagi.
"Ya kau pasti heran dengan tuan muda...hahaha ia masih berumur 5 Thun tapi sudah memiliki anak huh aku bahkan telah hidup lama belum pernah menyentuh wanita sama
sekali (༎ຶ ෴ ༎ຶ)..!!!!
"Tangis Sub Zero melihat Li Chen yang mesra mencium kening Mei.
"Baiklah aku sudah izin ke pada Mei kita sebaiknya berbicara di taman kota saja udara lebih sejuk..!!!
"Kata Li Chen dengan senyum
.
Zue cuma mengangguk kan ke pala dan mengikuti Li Chen di perjalanan tidak terlalu ramai karena banyak orang yang telah tidur cuma beberapa beberapa penjaga kota dan kios kios makanan buka Zue merasa aneh dengan suasana ini segera bertanya.
"Jika aku boleh tau kenapa anda ingin bertemu dengan ku..???
"Kata Zue dengan penasaran.
"Entahlah mungkin aku cuma bertanya tentang Elements kayu mu juga Elements kayu mu berbeda dari yang lain elements itu mengandung unsur Cahaya dan kehidupan apa kau ada kaitan nya dengan peri kehidupan..???
"Kata Li Chen dengan serius.
.
Jalan yang sepi tidak terlalu banyak orang jalan mulai tidak ada suara keheningan menyelimuti ke dua laki laki dan perempuan itu setelah Li Chen mengajukan pertanyaan yang membuat Zue gugup melihat kegugupan dari Zue ia dengan segera berkata dengan tidak peduli.
"Aku tidak peduli dari mana kau mendapatkan Warisan peri kehidupan tapi setidak nya jawab lah [Ya] atau [Tidak]..!!!
"Kata Li Chen dengan nada berbicara menekan Zue.
.
Mendengar perkataan anak di samping nya ia berbicara dengan gugup.
"..aku 'a..Aku [Ya] aku memang mendapatkan warisan dari peri kehidupan jika aku bohong pasti kau akan membunuh ku kan atau memaksa ku untuk jujur jadi apa kau sudah puas mengetahui nya..!!!!
"Teriak Zue dengan nada marah.
Li Chen melihat itu cuma binggung ia memang sudah tau jika perempuan di depan nya mendapatkan Elements Kayu dari warisan peri kehidupan,tapi yang memuat nya bingung nada bicara nya seolah olah memegang tanggung jawab dan pilihan berat untuk nya.
"Ada apa dengan mu..?? apa kau sakit kenapa kau marah ke pada ku..??
Zue melihat ke bodohan anak di depan nya segera berkata dengan pasrah.
~Jangan berpura pura lagi jika kau memang menginginkan warisan ini maka ambil saja,Lagi pula dengan penjaga mu di tingkat pendekar Langit pasti aku tidak dapat mempertahan kan ini hiks..!!!
"Tangis Zue dengan jatuh berlutut di tanah.
.
Li Chen melihat itu segera mundur 1 kaki dan berbicara dengan cepat menenangkan nya.
"Hey hey kenapa kau menangis aduh jangan menangis begitu jika ada orang lain melihat maka aku akan di cap anak nakal yang suka menggangu perempuan cantik,lihat lah wajah mu merah karena menagis coba ceritakan kenapa kau tiba-tiba menangis aku kan tidak menyerang mu..???
"Kata Li Chen segera berjongkok dan mengusap air mata nya dengan lembut segera menyentuh wajah nya ke dua mata biru laut dan mata hijau saling bertatapan dan memberikan perasan hangat ke pada Zue.
.
Zue merasakan tangan lembut menyentuh nya dan ia menengok ke atas melihat mata biru laut menatap nya dengan lembut entah kenapa itu membuat nya tenang dan mulai berbicara dengan sedih.
"..Aku sudah lelah di kejar banyak orang yang menginginkan warisan dari peri kehidupan aku tidak mempunyai siapa siapa lagi aku cuma memiliki adik ku yang di tangkap oleh klan Hua saja,jadi tolong jika kau ingin mengambil warisan ini maka biarkan aku kuat dan membalas dendam ke 2 orang tua ku dan menyelamatkan adik ku..!!!
"Kata Laura dengan memohon langsung memegang tangan Li Chen.
.
Li Chen mendengar itu segera paham garis besar dari cerita nya tiba tiba sebuah ide muncul di kepala nya ia berbicara dengan nada serius.
"aku bisa membantu mu membebaskan adik mu dan membalas kan dendam mu tapi ada Syarat..!!!
__ADS_1
"Kata Li Chen dengan senyum jahat
Zue mendengar itu segera bertanya.
"Apa syarat nya aku akan melakukan apa pun..!!!
"Kata Zue dengan bersungguh sungguh karena ia mendapatkan harapan untuk balas dendam
"Jadi lah budak ku dan melayani ku seumur hidup mu HAHAHAH..!!!
"Kata Li Chen dengan nada gila
.
Zue mendengar perkataan dari anak di depan nya langsung pikiran nya langsung kosong tapi beberapa menit ia memutus kan nya.
"Baiklah jika memang benar kau bisa membantu ku melepaskan adik ku dan membalaskan dendam keluarga ku aku akan melayani mu dengan tubuh dan hidup ku..!!!
"Balas Zue dengan tegas segera menatap Li Chen yang di kondisi tertawa.
Li Chen mendengar perkataan Zue tersedak air liur nya ia hanya ingin bercanda saja tapi perempuan ini menganggap nya serius Li Chen segera jongkok kembali dan melihat mata Zue ia dapat melihat keputusan yang mutlak ia ambil dengan senyum lebar Li Chen menyuruh nya berdiri.
"Berdiri lah aku cuma bercanda dengan perkataan ku tadi begini saja kita tukar barang atau sesuatu yang bisa menarik perhatian ku jika kau memiliki sesuatu yang bisa menarik perhatian ku maka aku akan membantu mu menjadi kuat saja..!!!
"Kata Li Chen dengan nada penuh percaya diri.
Zue mendengar itu lega dan kembali berdiri dan melihat anak di depan nya.
"Aku mengerti jika sudah waktu nya aku akan memberikan barang itu apa boleh..??
"Balas Zue dengan nada agak canggung.
"Tak masalah jika itu adalah barang bagus maka aku akan menunggu tapi jika kau mencoba kabur maka 2x pembalasan akan lebih sakit mengerti..!!!
"Kata Li Chen dengan nada dingin di Akir kalimat.
.
Zue menganggukkan kepala nya dengan cepat dan mengikuti Li Chen menuju ke penginapan dari atas gedung tinggi mata merah bersinar menunjukan kebencian ke pada Zue dan ia berkata dengan pelan.
"Aku ingin tau kenapa tuan muda membantu perempuan itu..??
"Kata Laura dengan segera menghilang dari tempat nya.
.
.
.
...( Pagi Hari )...
.
"..huaaahh...uhh apa ini kenapa berat..?!!
"Kata Li Chen melihat ke bawah.
Li Chen cuma senyum kecut ia masih mengingat kejadian tadi malam Mei membuat nya tidak bisa tidur karena terus menangis karena ia meninggalkan Mei yang rupanya masih setengah bangun dan sekarang Mai memeluk nya dengan erat penuh tenaga ia tidak berani menggangu nya tidur jika menggangu nya maka ia akan menambah tenaga saat memeluk nya.
10 Menit Li Chen menuggu karena Mei tidak kunjung bangun Li Chen menggunakan jurus pamungkas untuk membangunkan putri kebo nya,Li Chen segera menjilat bibir agar basah dan mendekati ke telinga Mei dengan lembut ia menjilat kuping nya Mei merasa geli tapi tidak bangun Li Chen segera melanjut kan aksi nya ia menggigit kecil telinga Mei dan berbicara dengan nafas panas.
"Mei kecil bangun jika tidak maka Ayah mu ini akan membuat mu bangun dengan panas Huff...!!!
Mei merasakan nafas panas dan jilatan di kuping nya mulai membuka mata ia sedikit mendesah karena Li Chen sedikit menghisap lehernya saat menggigit kecil.
"..~Mouu Ayah ap~Ahh apa yang kau lakukan itu sangat panas dan geli ⁄(⁄ ⁄•⁄-⁄•⁄ ⁄)⁄..!!!
"Kata Mei dengan tidak sengaja mendesah
.
Li Chen yang berhasil membangunkan Mei tampa membuat diri nya tersiksa karena tenaga nya Mei yang kuat segera tersenyum dan menjawab dengan pencium kening Mei.
"Mei tau jika ayah tidak inggin menggangu tidur Mei jadi ayah melakukan beberapa trik penghangatan tubuh agar Mei bangun dengan panas kan air di bak mandi dinggin..!!!
"Kata Li Chen segera melepaskan pelukan Mei dan menuju ke kamar mandi.
"Tunggu aku ikut mandi..!!
"Ujar Mei menyusul Li Chen dengan baju yang terbuka.
.
~Byurrr Byurr ( Suara air )
~Ssksiksk ( Suara Gosok badan )
~Ahhh segar ( Suara selesai mandi segar )
.
...( Skip Areya petarungan)...
.
.
.
Di atas Areya sudah ada yang bertarung Li Chen sebenar nya malas karena melihat tontonan seperti ini jadi ia pergi selama 1 jam dan saat ia kembali di Areya petarungan ia sudah melihat Laura akan bertarung dengan pria sama dengan nya merasa penasaran oleh petarungan ini ia segera menuju bangku Li Bai,Li Chu,Li Dai,Li Ming,Li Wu berada.
"Baiklah kita akan memulai petarungan ini apa kalian siap..!!!
.
Li Chen agak aneh dengan pemuda yang akan bertarung dengan Laura segera ia menggunakan Sharingan nya untuk melihat aura walopun Sharingan cuma bisa melihat aura yang di keluarkan oleh energi Qi manusia tapi tidak bisa melihat jaringan energi yang menghubungkan inti energi murni manusia,setelah menganalisa menggunakan Sharingan ia menemukan jika itu adalah kekuatan batin Li Chen yang mendengarkan itu sedikit bingung ia kembali bertanya ke pada Ai.
"Ai bisakah kau menjelaskan energi batin itu..???
"Tanya Li Chen dengan penasaran.
"Tuan energi batin sama dengan energi jiwa berfungsi untuk memperkuat mental tapi energi batin lebih menyerang dan susah untuk mempelajari nya juga serangan nya langsung ke jiwa seseorang jika level tertentu,dan untuk energi jiwa sendiri memperkuat mental dan melakukan pekerjaan alkemia,menempa,tabib semakin tinggi kekuatan jiwa semakin kuat energi dari kekuatan jiwa.
.
Li Chen segera paham dan melihat Laura telah memulai petarungan nya dengan pemuda itu di atas Areya petarungan Laura lebih unggul dalam menyerang sementara itu peserta nomer 23 kesulitan ia cuma bisa bertahan dan menghindar yang membuat Laura binggung adalah pria yang ia lawan bisa menghindari serangan nya yang cepat merasa aneh Laura segera menyalurkan Qi Petir ke dalam pedang nya dan mulai menyerang dengan cepat mengayunkan ke kanan ke samping dan ke atas dengan cepat pola serangan Laura menjadi sebuah tarian biru indah dengan percikan petir di sekitar nya.
.
Pemuda melihat lawan nya menyerang dengan cepat tapi lama kelamaan berkumpul energi petir di udara dan membentuk tarian cepat karena merasa bahaya ia mulai mundur dan memperkuat fondasi menyalurkan energi batin ke dalam pedang nya merasa sudah cukup ia mulai mengayunkan ke atas.
__ADS_1
[ »Energi batin«..!!! ⟩•Pedang kejut ]
Gelombang angin segera mengarah ke Laura dengan bising Laura melihat suara bising dari depan nya segera menghentikan tarian petir nya ia menyalurkan Qi petir ke dalam pedang dan menebas ke depan,energi biru segera meluncur ke gelombang bising sesaat tebasan Laura di depan gelombang tersebut serangan nya menembus dan gelombang kejut mengenai nya.
Uhh akkkeeghh errr
Laura merasa kepala nya pusing dan berat setelah merasakan gelombang bising tersebut di keadaan pusing nya pemuda itu tidak menyia-nyiakan kesempatan nya dan mulai melesat ke arah Laura dengan mengumpulkan energi batin yang kuat menciptakan lagi gelombang kejut tapi ia menyalurkan nya ke tangan kiri sesampai nya di depan Laura pemuda itu langsung meninju perut nya dengan keras.
Laura merasakan hantaman di perut nya agak sakit tapi ia merasakan bahwa energi tak kasat mata memasuki tubuh nya dan merusak semua organ nya ia merintih kesakitan tidak inggin tinggal diam Laura menggunakan energi mana nya dan menggunakan jurus nya.
[ »Elements Es«..!!! ⟩•Areya of Frozen ]
Pijakan kaki Laura mengeluarkan hawa dingin ekstrim dan membekukan sekitar nya pemuda melihat itu terkejut dengan segera ia melompat tapi terlambat tendangan kuat dan dingin menusuk perut nya dan membekukan badan nya merasa seluruh pembunuh darah nya akan membeku ia menyalurkan energi Qi Api untuk menetralisir pembunuh darah yang beku.
"Hah..hah..hah kau sungguh sangat kuat aku bahkan hampir mati..jika aku tidak dengan segera menyalurkan Qi Api ke seluruh tubuh ku untuk mencairkan es ini pasti aku mati membeku..AKU MENYERAH...!!!!
"kata pemuda itu dengan mengangkat 1 tangan dengan muka pucat
.
Laura mendengar itu mengerutkan kening dan menjawab dengan Binggung.
"Apa kenapa kau menyerah padahal aku tidak terlalu menggunakan banyak menyalurkan Qi Es ke dalam tendangan ku..???
"Balas Laura dengan berbohong.
Pemuda melihat jawaban perempuan di depan nya segera membantah dengan nada tidak puas.
"Ya kau memang kuat tapi ingat di atas langit masih ada langit..aku akan menjadi kuat dan mengalahkan semua orang untuk membuat ibu ku bangga..!!!
"Ucap pemuda itu dengan bangga
.
Laura melihat kelakuan pria di depan nya cuma tersenyum dan melemparkan pil tingkat 2.
"Ambil lah jika kau inggin kuat maka sembuhkan perut mu dan katakan pada ibu mu jika kau kalah dengan seorang wanita lemah..!!
"Tawa Laura dengan segera turun dari Areya petarungan menuju bangku peserta nomor 30.
Pemuda mendengar ejekan Laura segera turun dari Areya tapi sebelum itu ia berterimakasih Laura cuma mengangguk kan kepala dan mertuanya siapa nama pemuda itu.
"Sama sama nama ku Laura dan dirimu siapa nama mu..??
"Kata Laura dengan senyum.
"Nama ku adalah Zong Zei aku ingat suatu hari nama ini akan menjadi terkenal..!!!
"Balas Zong Zei dengan segera membungkuk dan pergi.
.
"Oh jadi nama nya adalah Zong Zei aku tidak tau jika ada seorang yang hebat dari muka polos nya..!!
"Kata Li Chen yang melihat hasil pertandingan yang memenangkan nya Laura ia sangat bosan sekali ia ingin segera pergi ke ibukota kekaisaran dan bersatu dengan raga nya.
"Hmm...🤔 kira kira bagai mana kabar dari raga ke 2 ku ya apa dia baik baik saja hufff ingatan kami di bagi manjadi dua,jika kami ingin saling berbagi ingatan maka harus bersatu dulu sial..!!!
"Batin Li Chen yang teringat bagai mana ia selaku di goda dan di permainkan oleh kakak nya dan para wanita di klan Li.
.
.
.
...( Sudut pandang Raga ke 2 Li Chen )...
.
Raga Li Chen selalu menjalani hari hari nya dengan biasa ia memang tidak lagi di ganggu atau di permainkan oleh kakak nya karena kakak nya sedang mengurus ke 2 perempuan yaitu Lan Ning dan Li Chi mereka sudah di tingkat kekuatan Jalan Surgiawi berkat latihan ekstrim dari Li Rong,Raga Li Chen agak kasian melihat ke dua cewek cantik di latih dengan keras oleh Li Rong bangun pagi pagi berlari membawa bobot 10 ton dan siang hari mereka harus memakan pil yang di berikan langsung oleh Li Rong dan sore hari mereka harus latihan tanding.
Li Chen segera menggelengkan kepala dan merenungkan apa yang di lakukan oleh Raga asli nya untuk raga ke 2 nya ini ia tidak memiliki Ai jadi ia hampa jika tidak ada yang menemani waktu kosong nya.
"Aku sangat kesepian sekali kakak sedang pergi ke alun alun kota perak untuk mengikuti turnamen cabang dan setelah ia memasuki 10 ia akan maju ke turnamen Kekaisaran juga seseorang yang dapat masuk ke reruntuhan kuno hanya boleh 200 orang dan di buka oleh kekaisaran,pada saat itu aku bisa kembali bertemu dengan raga asli ku dan bergabung aku inggin tau apa saja yang di lakukan oleh Raga asli ku..!!!
"Kata raga Li Chen dengan memandang awan sambil mencicipi teh.
.
Di lapangan pelatihan klan Li memperlihatkan 3 orang perempuan 2 berlatih dengan keras dan 1 perempuan memberikan saran agar mempercepat perkembangan dan memperkuat fondasi mereka mereka berdua cuma mengganggu kan kepala dan melakukan apa yang di perintahkan oleh wanita itu.
"Lan Ning perkuat energi angin mu dan serang ke menggunakan jurus yang kau ambil di perpustakaan..!!!
.
Lan Ning mengganggu kan kepala dan mulai menyalurkan Qi Angin nya ke dalam pedang dan memperkuat fondasi nya merasa sudah cukup ia mulai berbicara dengan pelan.
[ »Gaya Pedang Angin«..!!! ⟩•Tarian Elang ]
Lan Ning segera melesat ke arah boneka kayu dan menebas ke atas ke samping dan menusuk dengan cepat pola serangan nya menjadi sebuah tarian yang di kelilingi energi hijau indah menebas semua boneka kayu,Li Rong melihat itu puas ia memberikan latihan fisik keras terhadap nya dan sekarang ia berhasil menggunakan jurus yang ia berikan ke pada Lan Ning prediksi penguasa jurus yang di gunakan oleh Lan Ning adalah 85%.
ia puas dengan kemajuan nya dalam perkembangan nya Lan Ning memang sangat berbakat ia dapat menguasai jurus tingkat merah hanya dalam 5 hari ini sangat membuat nya senang juga Li Chi fisik nya juga lebih kuat fondasi nya sudah mencukupi untuk menerobos ke tahap selanjut nya dari perubahan Qi Es nya,Li Rong pernah memberikan saran walopun ia kuat dan pandai tapi tidak dengan fisik nya Li Chi kuat di karenakan bakat Es nya yang menentang langit maka dari itu bakat dan kekuatan fisik berbeda.
fisik Li Chi lemah karena ia tidak pernah melatih nya dari kecil ia cuma di latih 1 kali oleh Li Rong dan itu membuat nya tersiksa jadi Li Chi memutus kan untuk tidak melatih fisik dan cuma mengandalkan bakat nya saja.
.
Sementara Lan Ning memiliki fisik tinggi dan bakat tinggi itu mempermudah ia dalam meningkatkan kekuatan nya tapi Li Rong agak penasaran bakat dari Lan Ning di segel oleh energi yang tidak bisa di lihat oleh seorang manusia biasa Li Rong cuma bisa merasakan samar samar jika di dalam tubuh Lan Ning terdapat segel yang menekan kekuatan nya
Li Rong yang tidak inggin bertanya karena itu pasti adalah rahasia pribadi ia cuma membantu nya kuat dengan pelatian nya.
"Besok Klan Li akan kembali memasuki Reruntuhan Kuno dan 1 Minggu lagi kami akan ke Ibu Kota Kekaisaran Han untuk mengikuti Turnamen yang sebenar nya,Semoga Aku bisa melihat apa isi peti dari ruang tengah yang ku kunjungi 5 tahun lalu..!!!
"Kata Li Rong melihat awan cerah.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....