TAKDIR MENJADI TUAN MUDA

TAKDIR MENJADI TUAN MUDA
Bab 21 : Semuanya Berjalan Dengan Lancar


__ADS_3

Malam hari pukul 08.00, tampak William sedang berbicara dengan Jack di sebuah Restoran ternama dan Jack sudah memberi informasi tentang bidang perusahaan yang berkembang di London ini serta dimana bisa menemukan banyak investor.


Setelah mereka berdua selesai makan William segera menuju menggunakan mobil mercedes benz yang dipinjam Jack dari temannya, lalu William menuju ke suatu tempat dimana sedang ada acara pengusaha terkenal dan berkumpul untuk membahas bisnis.


Tak memakan waktu yang cukup lama hanya sekitar 20 menit saja William sudah sampai di sebuah hotal bintang lima yang dijadikan sebagai tempat perkumpulan para pengusaha kaya raya serta berbagai orang dengan kemampuan tertentu.


William berhenti di depan hotel tersebut dan sudah disambut oleh pelayan disana dengan sopan.


"Silahkan Tuan, selamat datang di hotel kami. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pelayan kepada William dengan sopan


"Iyah, saya ingin ke aula pertemua para pengusaha kaya dimana aulanya?" Jawab William dengan elegannya


"Oh, Tuan ternyata seorang pengusaha yah?" Tanya pelayan itu kembali


"Iyah benar, sekarang bisakah kau menunjukkannya?" Tanya William tidak ingin berbasi basi


"Baiklah Tuan anda segera menuju ke kamar 305. Disana Tuan akan menemukan aulanya" Jawab Pelayan tersebut


"Baiklah, terimas kasih" Ucap William dengan tampang coolnya


Setelah itu William melangkahkan kakinya menuju ke kamar yang ditunjukkan oleh pelayan tersebut. Kamar 305 ini sering digunakan para pengusaha kaya untuk melakukan pertemuan besar atau membuat acara bakti sosial.


Setelah William sampai di kamar tersebut, ia langsung masuk kedalam kamar. William terkesima dengan hiasan di ruangan ini yang sangat mewah dan banyak orang di dalamnya.


"Bagus juga hiasan di sini" Ketus William memuji di dalam batinnya


Lalu William segera berbaur dengan sekitar dan akhirnya ia mengetahui beberapa kumpulan orang yang di akui di London.


Ada kelompok pengusaha bahan pangan dan pakan, yang diketuai oleh Viona Chalista. Wanita berumur 25 tahun ini penampilannya sangat elegan dan sudah bergelut di dunia bisnis selama 5 tahun setelah ia lulus kuliah. Ia meneruskan bisnis ayahnya dan sudah mempunyai harta yang melimpah sekitar 30 milyar . Viona Chalista ini merupakan keluarga yang sangat bangsawan karena selalu memperhatikan etika dan moralnya. Jadi ia biasa di kenal dengan Nyoya rendah hati, tetapi itu hanya penampilan luarnya saja untuk menjaga image keluarganya. Sedangkan diri aslinya sangat kejam dalam melakukan dunia bisnis ini karena ia adalah putri tunggal keluarga Liam.


Ada juga kelompok pria candu narkoba yang bergelut didunia bisnis gelap. Mereka mengikuti acara ini hanya ingin mengetahui bisnis di kota ini yang diketuai oleh Tn.Yusuf yang selalu saja jarang menampakkan dirinya. Hanya anak buahnya yang sering mengikuti jamuan dan acara lain nya, yakni Sulis dan James.


Dan kelompok terkemuka di kota ini yang mempunyai banyak pengikutnya dan ia mencakup seluruh preman jalanan di kota London yakni Jefri, ia merupakan anak laki laki dari keluarga Dawson sendiri yang mempunyai harta melimpah dan lebih banyak dari keluarga Liam. Sekitar 50 milyar , iya mempunyai seorang adik yang bernama Daniel. Daniel sendiri berbeda dengan abangnya ia berpendidikan dan sangat ramah orangnya. Tetapi Harta kekayaan Dawson ini ingin dimiliki oleh Jefri, karena tempramen Jefri yang sangat arogan ini jadi keluarga Dawson masih berhati hati kepada nya. Tetapi semua di kota sangat mengenal Jefri dan mengakui dia sebagai anjing gila karena tempramennya.


William yang sudah mengetahui hal ini dalam waktu sekeja ia segera duduk di meja pojokan. Ia sengaja berbuat hal semacam ini untuk menarik parhatian wanita lalu ingin membuat sebuah keributan, agar bisa menarik perhatian Jefri. Karena untuk menghampirnya langsung itu hal yang sangat tidak memungkinkan.


Setelah setengah jam William duduk di meja dan ia sudah sangat jenuh lalu hendak ingin nekat menghampirii Jefri tiba tiba ada seorang wanita menghampirinya dengan menggoda William.


William yang melihat hal ini segera duduk dan bersikap dingin untuk menghadapi godaan wanita tersebut, tetapi wanita itu malah menyuruh William pergi.


"Pergi kau dari sini dan aku akan memberi mu uang, kau bukan orang kaya disini kau pasti sama dengan penipu investor lainnya yang hanya ingin menjilat pengusaha kaya raya kan?" Tanya wanita ini yang bernama Natali.

__ADS_1


"Apa maksudmu?" Tanya William dengan herannya


"Kau tidak perlu mengelak lagi aku sudah memperhatikan mu dari tadi" Ucap Natali


"Apa! Kau ingin aku tidur denganmu denga harga yang semurah itu?" Ucap William teriak sehingga menarik perhatian orang sekitar begitu juga dengan Jefri


"Maksudmu apa?" Tanya Natali dengan membisik karena ketakutan akan perkataan William


"Hey dengar lah kalian semua, Ia ingin aku meniduri nya dan hanya perlu membayar 100 juta? Bukan kah itu murahaan?" Tanya William kepada seluruh orang yang ada di dalam ruangan.


Seketika Natali merasa malu dan banyak orang yang mulai mencaci Natali dan menjelek jelekkan dirinya. Hal ini membuat ia merasa terpukul dan sudah di permalukan oleh William.


"Maksudmu apa?" Teriak Natali membela


"Kau tidak perlu mengelak lagi, aku mempunyai jam yang mahal kuberikan saja padamu dan kau tidak perlu melakukan hal seperti ini cukup melakukan hal yang baik saja. Pergi sana!" Ucap William lalu memberikan jam tangan nya yang bermerk Patek Phillippe Ref. 1518 dan bewarna emas perak.


Natali yang merasa malu segera menyembunyikan dirinya dan melihat jam tangan yang dikasih William sangat elegan bentuknya.


Jefri yang penasaraan dengan hal ini segera ia berusaha mendekati William dan bertanya kepadanya


"Wow.....kau sangat dermawan" Ucap Jefri bertepuk tangan dengan angkuhnya


"Itu hanya hal kecil, lagian dia bukan seleraku. Jadi aku hanya memberi keperluan hidupnya selama setahun" Sahut William sambil mendekat ke arah Jefri


"Oh soal itu, aku memang pendatang disini dan ingin memulai investasi disini. Aku sedang mencari seseorang yang ingin berinvestasi dengan ku. Jika ada yang mau Berinvestasi 40 Milyar maka akan menghasilkan uang yang banyak dalam waktu beberapa bulan" Ucap William kepada Jefri


Jefri yang mendengar hal ini sedikit kaget dan berkata


"Kau pikir kau mesin cetak uang bisa melipat ganda kan uang dalam waktu beberapa bulan!" Ucap Jefri meninggikan nada bicaranya dan membuat orang sekitar ketakutan akan amukan Jefri ini.


"Aku tidak bercanda saudaraku. Aku sedang berinvestasi disini dan aku baru saja menghasilkan 50 milyar tetapi itu hal sediikit menurutku jadi aku butuh sesuatu hal yang lebih besar" Ucap William lalu ia duduk di kursi kembali.


"Kalau begitu aku ingin investasi denganmu, apakah kau bisa membuktikannya sekarang?" Tanya Jefri mulai emosi dengan tingkah William


"Mana bisa, aku membutuh kan waktu beberapa bulan. Aku sudah bilang hanya dalam 3 bulan lebih pastinya akan menghasilkan uang yang berlimpah" Ucap William dengan cool nya


"Kalau begitu kau ikut denganku kedalam ruangan disana, kau akan kuberi pelajaran. Kau pasti seorang Investor penipu" Ucap Jefri emosi lalu menari kerah baju William kedaam kamar kecil.


Semua orang melihat hal ini hanya bisa diam dan berharap semoga William tidak kenapa napa. Karena tidak ada yang berhasil selamat dari amukan sang anjing gila ini, apalagi Jefri sangat benci dengan nama investor penipu.


Setelah masuk kedalam ruangan tersebut, Jefri segera bertanya kepada William

__ADS_1


"Kau tidak mungkin bisa menghasilkan uang sebanyak yang kau bilang dalam tempo waktu 3 bulan!" Ucap Jefri membentak


"Jika kau tidak percaya itu bukan urusanku, aku hanya mencari yang ingin investasi di perusahaanku" Ucap William dengan cool nya


Jefri yang mendengarnya semakin muak dan marah. Ia mengira bahwa William hanya membual saja dan tidak percaya akan omongan William.


"Hahah kau ingin menipu ku? perusahaan katamu? Sini kau kubunuh" Ucap jefri tertawa dan segera menghampiri William


William yang melihat hal ini hanya santai dan tetap duduk sambil menghidupkan sebatang rokok miliknya. Setelah Jefri semakin dekat dan ingin menerjang William dengan tendangannya, William bertindak segera. Ia menendang Kursi yang ada di sebelahnya kearah Jefri.


Jefri yang mengenai kursi tersebut, langsung terpental kebelakang dan ingin menyerang William lagi. Tetapi William dengan santai nya menghisap rokok ditangannya dan langsung saja memukul perut Jefri dan Jefri terjatuh. Jefri selalu bangkit meski dijatuhkan oleh William berkali kali, ia menyerang layaknya ajing gila yang akan menerkam mangsanya.


Natali dan yang lainnya mendengarkan suara dari dalam segera tertawa lepas mengira ia sudah babak belur dihajar oleh Jefri. Tetapi mereka tidak tau bahwa Jefri sedang berhadapan dengan Raja prajurit bayaran.


"Hahaha kurasa sekarang dia sedang mampus di hajar oleh Tuan Jefri" Ucap Natali tertawa puas bersama seorang pria


"Hahah benar, hampir saja rencana ku ketahuan tadi. Tetapi malah ada orang bodoh yang mengerjakan hal gila" Ucap pria ini yang tak lain bernama Ramon.


Ramon ini lah yang merupakan seorang Investor penipu di London ini yang selalu ingin menjilat kehidupan orang kaya. Dia senang karena sedang meluncurkan aksinya dan di saat hampir ketahuan malah ada hal yang menolongnya.


Setelah beberapa menit Jefri menyerang William dengan gila, William berbicara


"Hey saudaraku, Apakah kau tidak lelah menyerangku dari tadi tetapi kau malah terjatuh dari tadi" Ucap William kepada Jefri


"Aku harus membunuh seorang penipu sepertimu, aku muak dengan penipu" Ucap Jefri


"Aku bukan penipu, kalau kau tidak percaya coba kau suruh bawahanmu ke jalan kavilas. Ada tidak pembangunan sebuah perusahaan dengan 10 tingkat" Ucap William menjelaskan kepada Jefri


"Tunggu sebentar, kalau kau berbohong maka akan kubawa seluruh bawahan ku kesini untuk membunuhmu" Ucap Jefri geram kepada William


"Oke" Balas William singkat saja


Setelah mendapat kabar dari anak buahnya yang sedang berada di jalan tersebut, seketika Jefri tertegun sejenak dan berjalan mendekati William. William melihat hal ini hanya tersenyum dsn berkata


"Mau menyerangku dengan halus?" Tanya William sambil tersenyum kecil


"Tidak. Ternyata benar kau seorang investor kaya?" Tanya Jefri serius sambil duduk didekat William


"Kan kau sudah mendengarnya sendiri bukan?" Ucap William santai


"Oke fine, aku ingin berinvestasi kepadamu. Besok kita akan bertemu di hotel ini lagi" Ucap Jefri mempercayai William

__ADS_1


"Baik, kalau kau bersedia. Aku akan menunggu uangnya dalam waktu seminggu. Mari kita keluar menikmati acara ini bersama yang lainnya" Ajak William dengan santainya karena semua rencananya berjalan dengan lancar


"Baiklah, saudaraku" Ucap Jefri lalu keluar dari ruangan tersebut


__ADS_2