Teknologi Adalah Gurumu

Teknologi Adalah Gurumu
Teknologi Versus Guru


__ADS_3

Apakah teknologi dapat menggantikan peran guru dalam dunia pendidikan?


Mengenai hal permasalah yang timbul sekarang, masih banyak orang-orang lebih menggantungkan hidupnya dengan teknologi. Hal ini dapat dilihat karena munculnya zaman Era 4.0 ini yang mampu mengubah semua menjadi serba digital, instan, dan mudah. Semua sektor pendidikan, budaya, dan sosial berkolaborasi menjadi sebuah kemajuan dan kemudahan hingga saat ini. Banyak diantara pekerjaan manusia digantikan oleh kecanggihan teknologi, sebagai contohnya adalah guru. Guru sekarang di hadapi dengan kehadirannya teknologi yang mau tidak mau peran teknologi itu akan mengambil peran guru. Seperti contohnya teknologi informasi google memiliki kemampuan daya informasi lebih luas dan tak terbatas di seluruh penjuru dunia. Hal ini dikarenakan informasi-informasi dari segala yang ada didunia ini ditampung dalam satu mesin pencarian google. Ini yang membuat google seperti dewa bagi para konsumennya. Contoh lainnya adalah munculnya robot-robot yang mampu berekspresi dan bekerja layaknya seperti manusia, dan nantinya pasti peran guru bahkan para pekerja akan tergantikan olehnya.


Permasalahan yang timbul hingga sekarang ini adalah "apakah peran guru masih berguna dengan berjalannya teknologi yang canggih di era sekarang ini?", "Bisakah guru menyaingi kemampuan google ?".


Semua itu bisa dijawab jika kita paham hubungan antara guru dan teknologi. Guru adalah seorang pendidik yang bertugas menyampaikan materi, konsep, ilmu, nalar, dan pendidikan karakter dalam satu wadah. Tugas guru disini berarti menyampaikan apa yang ia miliki ke peserta didiknya dengan tujuan mentransferkan ilmu yang ia dapatkan. Salah satu aspek yang penting yang harus dimiliki guru adalah kompetensi guru.


Kompetensi guru adalah beberapa indikator yang dapat dijadikan ukuran karakteristik guru yang dinilai kompeten secara profesional. Artinya guru yang berkompeten adalah mereka yang mampu menguasai dan mengimplementasikan indikator-indikator tersebut ke kehidupan nyata.

__ADS_1


Bedasarkan Undang-undang yang ada, seorang guru harus mempunyai 4 komponen utama, yakni komponen pendagogik, komponen kepribadian, komponen profesional dan komponen sosial.


Pertama, komponen pendagogik adalah kemampuan atau keterampilan dalam belajar dan mengajar dikelas, seperti karakteristik anak, teori belajar yang dipakai, cara berkomunikasi dan lain-lain.


Kedua, adalah komponen kepribadian, berarti karakter yang mencerminkan seorang guru itu didepan peserta didiknya dan kepribadian itu haruslah positif agar selaras dengan pendidikan karakter.


Keempat, adalah kompetensi sosial, yang berkaitan dengan keterampilan komunikasi, bersikap dan berinteraksi, baik itu dengan peserta didik, sesama guru ataupun sesama manusia.


Lantas apakah peran guru masih berguna dengan berjalannya teknologi yang canggih di era sekarang ini?" Pastilah iya, antara guru dengan teknologi tidaklah bisa berjalan dengan sendiri-sendirinya. Hal ini dikarenakan masing-masing di dalamnya terdapat keunggulan serta kelemahan pada guru dan teknologi. Teknologi tidak akan bisa berjalan tanpa adanya orang yang menggunakannya. Begitu pula sebaliknya, guru tidak akan optimal dalam pekerjaannya apabila tidak dibarengi dengan teknologi. Dengan demikian, penerapan kerja sama peran guru dan teknologi dalam satu sektor akan meruncing jika mereka berkolaborasi.

__ADS_1


Penerapan ini dapat dilakukan guru dengan penguasaan teknologi guna meningkatkan kompetensi profesional dan kinerja guru. Contohnya guru menggunakan LCD proyektor untuk mengajar dengan tujuan memberikan gambaran kepada peserta didik mengenai materi pembelajaran agar lebih mudah dipahami.


Bisakah guru menyaingi kemampuan google ?


Tentu saja bisa, namun hanya pada poin- poin tertentu saja. Salah satunya adalah membentuk pendidikan karakter yang hanya bisa dilakukan oleh guru. Jika kita lihat pada sisi kemampuan dalam mengumpulkan informasi, tentu Google yang pasti akan menang. Sebenarnya antara google dan guru merupakan hal yang sederajat dan sama yang tidak perlu diperdebatkan.


Ingatlah bahwa peran guru memiliki tugas yang cukup berat, tidak hanya bertanggung jawab kepada para peserta didiknya, melainkan juga semua umat manusia bahkan negara. Begitu pula dengan berkembangnya teknologi, perannya dalam membantu guru terbilang tidak ada habisnya. Namun, ada alasan mengapa guru tidak bisa digantikan oleh teknologi.


Alasan pertama adalah, guru mampu mengajarkan peserta didiknya mengenai pendidikan karakter yang tidak pernah diajarkan oleh teknologi (google). Pendidikan karakter merupakan hal penting dalam tujuan guru mengajarkan peserta didiknya setelah ilmu pengetahuan. Dengan pendidikan karakter pastinya akan melahirkan orang-orang yang berintelektual, berahlak dan Budi pekerti.

__ADS_1


__ADS_2