
Lala sudah sampai di bandara bersama Hans sang asisten, pesawat sebentar lagi akan lepas landas dengan terburu buru Lala dan Hans menaiki pesawat. Lala sedikit gugup dengan perjalanan yang cukup jauh kali ini, yaa,,Lala tidak pernah pergi dari negara Indonesia, baru kali ini Lala pergi ke luar negeri.
"Nona, apakah anda gugup?" tanya Hans kepada lala yang sedang menunduk meremas jari jarinya.
" iya paman aku sangat gugup, baru kali ini aku akan pergi meninggalkan kota kelahiran, selama berada di kota X jangan tinggalin Lala sendiri ya paman" lala menatap Hans penuh harapan. Hans hanya mengangguk serta mengelus pucuk rambut Lala.
__ADS_1
"Nona saya akan menjaga anda demi almarhum ibu dan ayah nona, karena saya merasa bersalah karena tidak bisa melindungi mereka " kata Hans dalam hati.Dilihatnya Lala sudah tenang dan tersenyum kepadanya.
..........
Perjalanan yang cukup membuat Lala tertidur di samping Hans, Hans yang sudah tau bahwa mereka sebentar lagi akan sampai di negara X, Hans pun membangunkan Lala. Lala mengerjap ngerjapkan matanya terlihat ia bingung menaikan alisnya. Hans yang paham lalu berbicara
__ADS_1
Ohh tuhan apakah aku sanggup membalas kan dendam untuk orang yang telah membunuh kedua orang tuaku dulu, apakah ini kehidupan yang harus kujalani atas penderitaan ku yang kehilangan kasih sayang seorang ayah dan ibu, jika ini yang terbaik aku akan melakukan yang terbaik walaupun rintangan yang berat sekalipun. semoga berjalan dengan lancar. Lala hanya bisa melamun dan membayangkan rencananya dengan Hans,,ya mereka sudah membuat rencana dan mengatur strategi untuk membalas kan dendam orang tua Lala atau bisa di bilang dendam Lala untuk membalas kan kematian ayah dan ibunya.
Setelah pesawat mendarat ada sesuatu yang anehh, kumpulan orang berbaju hitam dan membawa senjata, sedangkan Hans mulai panik ia hanya membawa sedikit anak buah tidak mampu melawan orang yang telah mengepung mereka. Lala yang melihat itu sudah syok bagaimana mungkin rencana yang mereka buat belum berjalan dan kini mereka telah di kepung oleh musuh mereka, ya Lala dan Hans tau bahwa mereka adalah musuhnya karena ada tanda sebuah pedang bertuliskan MB (mafia Bloodthristy) mafia yang haus akan darah serta kejam. Para anggota mafia tersebut masuk kedalam pesawat membuat para penumpang mengeluarkan keringat dingin dam membuat mereka ketakutan bahkan kebingungan apa yang sedang terjadi pada mereka. ketua mafia tersebut memandang satu persatu para penumpang sampai dan mengisyaratkan kepada anggotanya untuk menggeledah semua bagian pesawat. namun tidak ada hal yang aneh di dalam pesawat tersebut dan sesuatu yang mereka cari tidak ada dalam pesawat tersebut. Ketua anggota tersebut semakin heran dan geram kenapa informasi yang mereka dapatkan tidak akurat.
ARKKHHHH!!!!!! dengan geram ia menendang salah satu kursi penumpang. beberapa saat salah satu anggotanya melapor bahwa mereka salah memeriksa pesawat karena yang mereka periksa adalah pesawat nomor 504 sedangkan pesawat yang ingin mereka tuju adalah pesawat 502, kenapa bisa salah gumannya ada yang tidak beres, dengan cepat ia keluar dari pesawat yang bertulis angka 504 menuju pesawat 502. Dengan cepat mereka menuju lokasi 502. Ternyata dalam pesawat tersebut sudah kosong, semua penumpang sudah turun beberapa saat yang lalu. Entah kenapa ia bisa salah seperti ini, apa nasibnya nantii ketika berhadapan dengan sang pemimpin mafia.
__ADS_1
Hayu guyss gimana ceritanya 😂 jangan luka like❤️