
hari telah berganti bulan, kini Lala sudah membuka toko bunga kecil di kota, dengan penuh riang dia melayani pembeli dengan senyuman yang manis, di tambah rambut yang di kepang dua berponi, dengan bibir tipis bewarna merah muda, kini kulitnya kekuningan sedikit berbeda dengan Lala yang dulu. Lala sibuk hari ini karena ada pesanan, dengan terburu buru Lala menaiki sepedanya dengan kencang.....
BRAAAKKKKK!!!!!!!!!!
Lala menabrak sebuah mobil mewah yang terparkir di pinggir jalan. dia meringis bukan karna sakit yang ia rasakan namun lebih parah dari luka yang ia derita, ia menciptakan sebuah karya seni yang terukir di mobil, sebuah goresan yang cukup parahh, bagaimana jika pemiliknya Tahu kalau mobilnya lecet karna dia, Lala diam diam memunguti semua bunga yang ia bawa dan menegakan sepedanya. ketika ia mendorong sepedanya terasa berat tidak bisa bergerak, Lala sudah memejamkan matanya dan menoleh kebelakang
Degg!!!!! jantungnya berhenti berdetak, ia melihat seseorang pria tampan mempesona, sungguh pemandangan yang luar biasa. pria itu hanya menatapnya datar dan terlihat marahh
"maaf tuan saya mau pergi" Lala tersenyum manis menutupi rasa takutnya
__ADS_1
"ya Tuhan kenapa harus ada orangnya didalam" kata Lala dalam hati sambil memejamkan matanya
"mobil saya" pria itu sambil menunjuk bagian mobil yang lecet
"Maaf tuan bukan saya" jerit hatinya kenapa tidak mau mengakui
"kamu pikir saya bodoh" Lala yang pendengar hanya menyengir
" Tuan apakah kita harus mengejar gadis itu" tanya salah satu bodyguard Cakra Al Barack, yahh pemilik mobil tersebut adalah Cakra Al Barack pemimpin mafia di kota tersebut, ia sengaja turun tangan sendiri karna hanya seorang gadis yang membuatnya sedikit tertarik.
__ADS_1
"Tidak usahh, kamu cari informasi biodatanya jam 2 siang harus ada di meja saja" jawab Cakra sambil tersenyum, bodyguard tersebut hanya bingung tumben bos besar nya tersenyum
"cepatttt jalannn!!" perintah Cakra, bodyguard nya hanya gelagapan karna masih sedikit shock
"baik tuann" bodyguard tersebut langsung membungkukkan badannya dan masuk melajukan mobil.
---------------------
Lala mengayuh sepedanya sambil melihat kebelakang, untung tuan ganteng nan gagah tadi tidak mengejarnya. Lala berhenti di sebuah kedai, lalu ia membeli sebuah air mineral, ia menatap sepedanya, ia baru tersadar keranjang depannya rusak dan harus segera di ganti, ia hanya punya sedikit uang untuk memperbaiki keranjang sepedanya, bunga bunga yang seharusnya terjual kini sudah layu dan sedikit rusak karna jatuhh, ia memijit pelipisnya karena sedikit pusing tidak tau harus bagaimana dan belum lagi jika tuan tadi meminta pertanggungjawaban, terlihat dari mobilnya saja sudah mahal pasti untuk memperbaiki goresan juga sedikit mahal. ia harus bekerja keras lagi untuk mendapatkan uang lalu bertanggung jawab kepada pria tadi namun tidak tau alamat rumahnya atau tempat kerjanya, Lala kemudian tersenyum dan berkecak pinggang karena mereka tidak saling kenal dan tidak akan bertemu lagi maka dari itu dia tidak perlu ganti rugi dan hanya memikirkan mengganti keranjang sepedanya
__ADS_1
"kurasa mbak ini kurang waras dehh" batin pemilik kedai tersebut, Lala hanya melirik acuh tak acuh lalu membayar minumnya dan pergi untuk memperbaiki sepedanya
jangan lupa komen yaa readers jika kekurangan sesuatu, jangan lupa like dan jadiin favorit biar tambah semangat bikin ceritanya❤️😚