Terjerat Cinta Sang CEO

Terjerat Cinta Sang CEO
Part 66#


__ADS_3

Part 1#


Zeva, karyawan salah satu perusahaan kabel terkemuka berskala internasional cukup sukses mengejar karirnya. Di usia dua puluh enam tahun, zeva berhsilenduduki posisi sebagai supervisor di kantornya dengan mengandalkan talenta dan kecerdasannya. Tapi mimpi Zeva tak sampai disitu, dia masih berambisi untuk mencapai posisi lebih tinggi. Dan saat ini ia memiliki peluang dan kesempatan besar untuk menempati posisi sebagai kepala divisi. Tapi apa daya zeva harus berhadapan dengan Ryan yang menjadi penentu nasibnya. 


Ryan atasannya yang resek dan sok ganteng itu seperti tak percaya akan kemampuannya hanya karena dia perempuan. 


Zeva begitu terpuruk saat ayahnya meninggal ketika ia masih SMP, tapi dia harus menjadi wanita yang tangguh demi membantu ibunya memberikan kehidupan ang layak bagi ia dan kedua adiknya. 


Zeva terpaksa bekerja keras bil menempuh pendidikan. Hingga akhirnya zeva menjadi wanita karir yang ambisius. Namun karirnya terancam mentok di tangan Ryan menjernya yang super resek dan menyebalkan. 


Siska hanya ingin menikmati masa muda di tahun terakhirnya sebagai mahasiswa. Siapa sangka hal tersebut malah menjerumuskan Siska pada pergaulan yang mengakibatkan penyesalan mendal baginya. 


Setelah bertahun-tahun mendam penyesalan, Siska mulai menata kenali hatinya untuk melupakan kejadian malam itu. 


Tapi siapa sangka, pria yang menjadi mimpi buruknya hadir kembali. Ia berniat bertanggung jawab atas kesalahan di masa lalu. 


Namun yang Siska inginkan hanyalah cinta yang tulus. Ataukah ia harus menerima kiat baik pria yang ingin bertanggung jawab. 


"Aku sekarang tengah memetik buah dari apa yang kutanam selama ini. Aku harus belajar ikhlas menerima semua yang terjadi dalam hidupku akibat kesalahan masa lalu. Aku tak boleh egois," lirih perempuan itu dengan mata berkaca-kaca. 


"Hentikan mas. Ini bukan sepenuhnya salah Mas Rey. Aku juga punya andil atas kejadian ini."


"Jika kamu mau menyalahkan suamiku berarti kmu juga arus menyalahkan aku."


"Harus menyalahkan papa. Aku mohon tolong beri aku kebebasan untuk menjalankan hidupku yang sekarang. Aku bahagia. Aku bahagia sekarang. Aku sangat bahagia menjadi istri mas Rey."


Rey memeluk istrinya dan mengecup keningnya dengan segenap jiwa. "I love u my dear."


"Dasar perempuan bodoh. Aku tidak akan membiarkan kalian berdua begitu saja. Kalian akan lihat apa yang bisa aku lakukan."


"Akan ku buat lihat kalian menyesal seumur hidup."


"aku tidak km membiarkan kamu berbuat sekehendak hatimu." Desisnya. "Jangan kira aku takut padamu!"


Lelaki itu lantas memggebrak meja dengan keras hingga minuman di dalam gelas di atas meja itu tumpah berhamburan untung saja gelas itu tak terjatuh dan membuat kegaduhan semakin meraja Lela.  


Sementara sepasang suami istri hanya bisa terdiam seraya menahan geram. Ingin rasanya meladeni pria di hadapan mereka. Hanya saja itu akan semakin memperumit masalah. 


Dengan Gea mereka meninggalkan tempat itu dan kembali kerumah. Bagaimana pun mereka harus mempersiapkan diri menghadapi ancaman lelaki tadi yang sudah dapat dipastikan akan benar-benar dia laksanakan. 


"Sudahlah. Sebaiknya kamu beristirahat. Jangan pikirkan apapun. Serahkan semuanya padaku. Aku akan segera membereskan semua masalah ini dengan cepat."


"Aku hanya takut terjadi sesuatu terhadapmu. Bagaimana kalau dia berbuat nekat?"


"Tidak usah khawatir. Dia tidak akan berani bermuat macam-macam terhadap mu."


"Bukan itu yang aku takutkan. Aku khawatir dia justru berbuat sesuatu padamu."


"Tenanglah sayang. Itu tidak akan terjadi. Semuanya akan baik-baik saja."


Zeva, karyawan salah satu perusahaan kabel terkemuka berskala internasional cukup sukses mengejar karirnya. Di usia dua puluh enam tahun, zeva berhsilenduduki posisi sebagai supervisor di kantornya dengan mengandalkan talenta dan kecerdasannya. Tapi mimpi Zeva tak sampai disitu, dia masih berambisi untuk mencapai posisi lebih tinggi. Dan saat ini ia memiliki peluang dan kesempatan besar untuk menempati posisi sebagai kepala divisi. Tapi apa daya zeva harus berhadapan dengan Ryan yang menjadi penentu nasibnya. 


Ryan atasannya yang resek dan sok ganteng itu seperti tak percaya akan kemampuannya hanya karena dia perempuan. 

__ADS_1


Zeva begitu terpuruk saat ayahnya meninggal ketika ia masih SMP, tapi dia harus menjadi wanita yang tangguh demi membantu ibunya memberikan kehidupan ang layak bagi ia dan kedua adiknya. 


Zeva terpaksa bekerja keras bil menempuh pendidikan. Hingga akhirnya zeva menjadi wanita karir yang ambisius. Namun karirnya terancam mentok di tangan Ryan menjernya yang super resek dan menyebalkan. 


Siska hanya ingin menikmati masa muda di tahun terakhirnya sebagai mahasiswa. Siapa sangka hal tersebut malah menjerumuskan Siska pada pergaulan yang mengakibatkan penyesalan mendal baginya. 


Setelah bertahun-tahun mendam penyesalan, Siska mulai menata kenali hatinya untuk melupakan kejadian malam itu. 


Tapi siapa sangka, pria yang menjadi mimpi buruknya hadir kembali. Ia berniat bertanggung jawab atas kesalahan di masa lalu. 


Namun yang Siska inginkan hanyalah cinta yang tulus. Ataukah ia harus menerima kiat baik pria yang ingin bertanggung jawab. 


"Aku sekarang tengah memetik buah dari apa yang kutanam selama ini. Aku harus belajar ikhlas menerima semua yang terjadi dalam hidupku akibat kesalahan masa lalu. Aku tak boleh egois," lirih perempuan itu dengan mata berkaca-kaca. 


"Hentikan mas. Ini bukan sepenuhnya salah Mas Rey. Aku juga punya andil atas kejadian ini."


"Jika kamu mau menyalahkan suamiku berarti kmu juga arus menyalahkan aku."


"Harus menyalahkan papa. Aku mohon tolong beri aku kebebasan untuk menjalankan hidupku yang sekarang. Aku bahagia. Aku bahagia sekarang. Aku sangat bahagia menjadi istri mas Rey."


Rey memeluk istrinya dan mengecup keningnya dengan segenap jiwa. "I love u my dear."


"Dasar perempuan bodoh. Aku tidak akan membiarkan kalian berdua begitu saja. Kalian akan lihat apa yang bisa aku lakukan."


"Akan ku buat lihat kalian menyesal seumur hidup."


"aku tidak km membiarkan kamu berbuat sekehendak hatimu." Desisnya. "Jangan kira aku takut padamu!"


Lelaki itu lantas memggebrak meja dengan keras hingga minuman di dalam gelas di atas meja itu tumpah berhamburan untung saja gelas itu tak terjatuh dan membuat kegaduhan semakin meraja Lela.  


Sementara sepasang suami istri hanya bisa terdiam seraya menahan geram. Ingin rasanya meladeni pria di hadapan mereka. Hanya saja itu akan semakin memperumit masalah. 


Dengan Gea mereka meninggalkan tempat itu dan kembali kerumah. Bagaimana pun mereka harus mempersiapkan diri menghadapi ancaman lelaki tadi yang sudah dapat dipastikan akan benar-benar dia laksanakan. 


"Sudahlah. Sebaiknya kamu beristirahat. Jangan pikirkan apapun. Serahkan semuanya padaku. Aku akan segera membereskan semua masalah ini dengan cepat."


"Aku hanya takut terjadi sesuatu terhadapmu. Bagaimana kalau dia berbuat nekat?"


"Tidak usah khawatir. Dia tidak akan berani bermuat macam-macam terhadap mu."


"Bukan itu yang aku takutkan. Aku khawatir dia justru berbuat sesuatu padamu."


"Tenanglah sayang. Itu tidak akan terjadi. Semuanya akan baik-baik saja."


Zeva, karyawan salah satu perusahaan kabel terkemuka berskala internasional cukup sukses mengejar karirnya. Di usia dua puluh enam tahun, zeva berhsilenduduki posisi sebagai supervisor di kantornya dengan mengandalkan talenta dan kecerdasannya. Tapi mimpi Zeva tak sampai disitu, dia masih berambisi untuk mencapai posisi lebih tinggi. Dan saat ini ia memiliki peluang dan kesempatan besar untuk menempati posisi sebagai kepala divisi. Tapi apa daya zeva harus berhadapan dengan Ryan yang menjadi penentu nasibnya. 


Ryan atasannya yang resek dan sok ganteng itu seperti tak percaya akan kemampuannya hanya karena dia perempuan. 


Zeva begitu terpuruk saat ayahnya meninggal ketika ia masih SMP, tapi dia harus menjadi wanita yang tangguh demi membantu ibunya memberikan kehidupan ang layak bagi ia dan kedua adiknya. 


Zeva terpaksa bekerja keras bil menempuh pendidikan. Hingga akhirnya zeva menjadi wanita karir yang ambisius. Namun karirnya terancam mentok di tangan Ryan menjernya yang super resek dan menyebalkan. 


Siska hanya ingin menikmati masa muda di tahun terakhirnya sebagai mahasiswa. Siapa sangka hal tersebut malah menjerumuskan Siska pada pergaulan yang mengakibatkan penyesalan mendal baginya. 

__ADS_1


Setelah bertahun-tahun mendam penyesalan, Siska mulai menata kenali hatinya untuk melupakan kejadian malam itu. 


Tapi siapa sangka, pria yang menjadi mimpi buruknya hadir kembali. Ia berniat bertanggung jawab atas kesalahan di masa lalu. 


Namun yang Siska inginkan hanyalah cinta yang tulus. Ataukah ia harus menerima kiat baik pria yang ingin bertanggung jawab. 


"Aku sekarang tengah memetik buah dari apa yang kutanam selama ini. Aku harus belajar ikhlas menerima semua yang terjadi dalam hidupku akibat kesalahan masa lalu. Aku tak boleh egois," lirih perempuan itu dengan mata berkaca-kaca. 


"Hentikan mas. Ini bukan sepenuhnya salah Mas Rey. Aku juga punya andil atas kejadian ini."


"Jika kamu mau menyalahkan suamiku berarti kmu juga arus menyalahkan aku."


"Harus menyalahkan papa. Aku mohon tolong beri aku kebebasan untuk menjalankan hidupku yang sekarang. Aku bahagia. Aku bahagia sekarang. Aku sangat bahagia menjadi istri mas Rey."


Rey memeluk istrinya dan mengecup keningnya dengan segenap jiwa. "I love u my dear."


"Dasar perempuan bodoh. Aku tidak akan membiarkan kalian berdua begitu saja. Kalian akan lihat apa yang bisa aku lakukan."


"Akan ku buat lihat kalian menyesal seumur hidup."


"aku tidak km membiarkan kamu berbuat sekehendak hatimu." Desisnya. "Jangan kira aku takut padamu!"


Lelaki itu lantas memggebrak meja dengan keras hingga minuman di dalam gelas di atas meja itu tumpah berhamburan untung saja gelas itu tak terjatuh dan membuat kegaduhan semakin meraja Lela.  


Sementara sepasang suami istri hanya bisa terdiam seraya menahan geram. Ingin rasanya meladeni pria di hadapan mereka. Hanya saja itu akan semakin memperumit masalah. 


Dengan Gea mereka meninggalkan tempat itu dan kembali kerumah. Bagaimana pun mereka harus mempersiapkan diri menghadapi ancaman lelaki tadi yang sudah dapat dipastikan akan benar-benar dia laksanakan. 


"Sudahlah. Sebaiknya kamu beristirahat. Jangan pikirkan apapun. Serahkan semuanya padaku. Aku akan segera membereskan semua masalah ini dengan cepat."


"Aku hanya takut terjadi sesuatu terhadapmu. Bagaimana kalau dia berbuat nekat?"


"Tidak usah khawatir. Dia tidak akan berani bermuat macam-macam terhadap mu."


"Bukan itu yang aku takutkan. Aku khawatir dia justru berbuat sesuatu padamu."


"Tenanglah sayang. Itu tidak akan terjadi. Semuanya akan baik-baik saja."


Hallu readers ku tersayang... author mau numpang promo nih.. heheheeee


author udah ngeluarin karya baru.. Judulnya Pernikahan Paksa Alea...


ini sedikit penggalan ceritanya yah :


Ravka terbangun di sebuah kamar hotel disamping seorang gadis tak di kenal hanya dengan selembar selimut membalut keduanya. Belum sadar sepenuhnya, Keluarga dan tunangannya menerobos masuk ke dalam kamar hotel.


Pernikahan yang tinggal menghitung hari harus tetap dilaksanakan, tapi yang menjadi pengantin wanitanya bukanlah sang tunangan melainkan gadis yang telah menghancurkan hidupnya.


Sementara di hari yang sama, sang tunangan malah bersanding dengan kakaknya sendiri.


"Jangan harap aku akan menceraikanmu dengan mudah. Aku akan membuatmu merasakan penderitaan yang teramat sangat karena menjeratku dalam pernikahan brengsek ini," Kemarahan berkelabat di sorot mata Ravka, menghujam tepat ke manik mata gadis berparas ayu yang meringkuk ketakutan di atas ranjang pengantinnya.


cara liatnya cukup klik profil author dan lihat ya g bagian karya.. atau bisa juga cari di kaca pembesar.. klik judulnya atau nama pena author..

__ADS_1


Jangan lupa mampir yah.. ditunggu komentarnya disana.. makasih semuanya..


__ADS_2