
19
Acara makan malam pun dimulai para tamu dan keluarga terlihat sangat menikmati suasana malam itu, Gea tampak ceria bersama temannya.
Pukul 12 acara pun selesai keluarga sudah pulang teman teman Gea pun pamit pulang. Gea dan Dewa kembali ke kamar. Gea segera membersihkan makeup nya dan kesulitan melepas hiasan rambutnya, Dewa pun mendekati Gea untuk membantu Gea melepas dan menyisir rambutnya yang kusut dan keras karena hair spray yang banyak.
Tak lama Gea pun mandi, ia berendam di bathtub sangat lama,ia sengaja lama lama dikamar mandi agar saat selesai Dewa sudah tidur. Selesai mandi Gea bingung melihat pakaiannya sudah ada dilemari hotel padahal ia tidak bawa tadi. Gea penasaran namun tidak ingin bertanya pada Dewa, Gea memang gadis yang keras hati namun manja.
Gea pun memakai tidurnya dan segala perawatan malamnya Gea pun keluar dari kamar mandi, ia menghela napas melihat Dewa belum tidur,. Dewa tersenyum melihat Gea memakai baju tidurnya.
" Kenapa? Tanya Gea sedikit kasar
__ADS_1
" Ga papa jawab Dewa
" Aq hanya memandangi istri ku yang cantik walau pakai apapun, aq sangat bahagia bisa memiliki mu" ujar dewa yg membuat Gea tambah kesal. Dewa pun langsung menuju kamar mandi.
20
Gea mengambil air dikulkas dan minum sambil berdiri didekat jendela, sambil melihat lampu hias dan suasana yg tenang dan sepi karena memang sudah jam 2 dini hari. Gea menyandarkan tubuhnya di dinding dan mulai termenung...lalu ia terkejut saat Dewa memeluknya dari belakang. Gea terdiam, sesekali Dewa mencium rambut dan leher Gea. Tubuh Gea gemetaran dan mulai sedikit menikmati namun tak lama Gea mendorong Dewa.
" Aq suami kamu,hanya aq laki laki yang berhak nyentuh kamu" ujar Dewa. Dewa maju mendekati Gea
"Nggak, berhenti jangan pernah lagi kamu nyentuh aq, aq sudah sangat lelah menahan amarah aq hari ini,kamu pikir aq bahagia nikah dengan kamu,aq tersenyum untuk ibu aq dan orangtua kamu sampai kapan pun aq gak akan menerima kamu jadi suami aq. Aq benci dengan kamu karna udah ngerusak impian aq" ucap Gea sambil menangis
__ADS_1
Melihat Gea dan mendengar ucapan Gea Dewa pun sedih dan terkejut. Ia tidak menyangka Gea akan mengatakan itu. Dewa sendiri sudah mengira Gea benar benar menerima pernikahan ini. Dewa memang orang yang sabar ia juga tidak suka melihat Gea menangis
"Iya sudah aq minta maaf, aq tidak akan menyentuh kamu sampai kamu menerima aq,aq menikahi kamu untuk selamanya jadi aq akan kasih kamu waktu,tp aq mau kamu berjanji untuk mencoba mencintai aq atau paling tidak menerima cinta aq,aq yakin cinta aq sudah cukup untuk kita berdua" ujar Dewa sambil mencium kening Gea
Gea pun berhenti menangis dan langsung naik ketempat tidur,
" Aq tidur disini juga boleh y,aq janji tidak akan melakukan apa pun. Aq tau kamu tidak bisa tidur sendirian".
Memang selama ini Gea selalu tidur dengan ibunya. Dari kecil sudah terbiasa begitu. Gea pun meletakkan tumpukan bantal sebagai pembatasnya. Dewa tersenyum tipis melihat tingkah istrinya itu.
Gea sangat sulit menerima pernikahan ini, hanya dalam waktu 2 Minggu hidupnya berubah. Keadaan ibu nya yang membuat Gea menerima pernikahan ini ,ia memejamkan mata mencoba untuk tidur..
__ADS_1
." Rian" rintih Gea dalam hati...dada nya terasa sesak memikirkan apa yang harus ia lakukan kalau Rian kembali, penantian nya selama ini seakan sia sia. Rasa marah bercampur sedih yang harus ia tahan demi ibunya....