Ternyata Cinta Itu Milik Dia

Ternyata Cinta Itu Milik Dia
review Rian dan Gea...


__ADS_3

Gea dan Rian pacaran saat keduanya belum punya apa apa, Rian adalah cinta pertama Gea. Mereka bersama saat mulai mencari kerja...


pacaran yang biasa biasa saja, menghabiskan waktu berdua,hanya makan dipinggir jalan namun mereka sangat bahagia....


awalnya ibu Gea tidak setuju Gea pacaran dengan Rian karena Rian belum bekerja. Dengan susah payah Gea menutupi hubungan mereka dari ibunya. Gea selalu mencuri curi waktu untuk bertemu dengan Rian. Rian sendiri sudah berusaha mendapatkan hati ibu Gea agar merestui mereka, setahun mereka pacaran ibu Gea belum juga merestui hubungan mereka ditambah lagi Gea yang sudah bekerja namun Rian belum kerja.


ibu Gea hanya berharap ia mendapatkan lelaki yang mapan,


mereka sangat sulit menjalani hubungan ini...


tak lama Rian mendapat kerja n ibu Gea mulai menerima Rian. karena sebenarnya ibu Gea tau kalau Gea sering menemui Rian diam diam. ibu tidak mau akhirnya Gea memilih jalan lain karena tidak direstui.


22 review end


Jam setengah 5 subuh Gea dan Dewa pun sudah bangun mereka sholat subuh berjamaah untuk pertama kalinya. Perasan tenang muncul di hati Gea iya dan Dewa memang orang yang taat sholat, merasa sholat di imami suami nya Gea pun merasa bahagia. Setelah itu mereka sarapan dan bersiap berangkat.

__ADS_1


Didepan hotel mobil pun sudah siap untuk mengantar mereka kepelabuhan. Dewa memilih kota yg tidak jauh hanya 45 menit menggunakan kapal Fery agar Gea bisa bolak balik mengunjungi ibunya begitu juga sebaliknya ibunya bisa berkunjung karena tidak jauh.


Tak lama mereka sampai di pelabuhan didepan sudah ada seorang laki-laki paruh baya yang mengunggu dan menyambut Dewa.


" Perkenalkan ini istri saya pak namanya Gea ini pak Ari yang mengurus semua keperluan kita kedepannya"


" Saya Gea pak, terimakasih sebelumnya" ucap Gea sopan


" Jangan sungkan nyonya ini memang tugas saya"


" Panggil saya Gea aja pak" ucap Gea lagi.


" Saya bawa sendiri aja bapak langsung pulang saja, terimakasih ya pak Ari" ujar Dewa


Dewa pun segera membuka pintu untuk Gea dan langsung jalan. Dalam hati Gea berpikir apa pekerjaan Dewa sebenarnya,karena Gea memang tidak tau dan tak ingin tau pekerjaan Dewa walau ia penasaran ia tetap tidak bertanya. Tak lama mobil berhenti didepan sebuah mall

__ADS_1


" Kita belanja keperluan kita dulu y,beli semua yang kamu butuhkan dan untuk keperluan dapur dirumah tidak ada apa apa" ajak Dewa


Mereka pun turun n membeli beberapa barang untuk mandi dan keperluan dapur.


Gea sangat senang belanja dan agak sungkan karena ini pertama kali ia belanja dengan seorang laki-laki. Setelah itu mereka makan di restoran.


Sampai disebuah apartemen Gea turun dan sedikit bingung.


" Kita tinggal disini"? Tanya Gea


" Senang rasanya kamu bilang kita, iya ini rumah kita" jawab Dewa


" Kenapa disini aq tidak suka kalau harus naik lift sendirian aq takut" ujar Gea


" Aq tau kan ada aq,kita tinggal disini sementara sambil aq mencari rumah yang sesuai untuk kita ini dekat dengan tempat kerja kamu nanti ayo masuk" jelas Dewa Gea menurut saja. Sampai di apartemen nya Gea masuk n mulai meletakkan tas dan barang belanjaannya ke kulkas lalu melihat ke sekeliling rumah,

__ADS_1


" Kenapa hanya ada 1 kamar?" Tanya Gea


" Kan kamu takut tidur sendiri" jawab Dewa


__ADS_2