
7
Tidak lama Gea sudah mendapat novel yg akan ia beli,Gea pun membayar n langsung keluar dari toko buku. Tidak lama Dewa pun mengejar Gea dan memberikan paper bag yg berisi novel untuk Gea
" Apa ini?"tanya Gea
" Novel, seperti nya kamu suka baca novel"
"Aq udah beli"
" Gak apa, seperti nya novel itu bagus untuk kamu baca" ucap Dewa.
Gea melihat judul novel dan melihat wajah dewa dengan wajah yang agak kesal. Dewa hanya tersenyum melihat Gea .
"Boleh aq minta no ponsel mu?" Tanya Dewa sedikit memaksa
" Untuk apa?" Tanya Gea
" Aq mau jumpa kamu lagi selagi aq disini" ucap Dewa
" Nanti jawab Gea kalau kita secara tidak kebetulan lagi bertemu akan aq beli nomor ponselku" ucap Gea sambil melirik dewa,
Gea sengaja berkata begitu karena Gea merasa tidak mungkin jumpa Dewa lagi.
__ADS_1
" Ok,kalau dengan tidak sengaja kita bertemu lagi,berjanjilah kamu akan menemaniku minum kopi" tantang Dewa
" Baik" dengan nada rendah
Gea pun pergi dan menerima novel pemberian Dewa.
Keesokannya hari pun mulai berlalu seperti biasanya, Gea bekerja dan erobik lalu duduk untuk minum dikafe biasa.
Gea selalu mandi di tempat erobiknya sehabis olahraga. Gea memang rajin olah raga makanya ia memiliki tubuh yang sangat indah. Gea duduk meminum jus yang ia pesan sambil membaca novel nya,iya selalu sendiri di kafe itu. Jika teman-teman kerja mengajak nongkrong di kafe,Gea akan memilih kafe lain,seolah itu hanya untuk kenangan ia dan Rian saja.
8
Gea tetap memeriksa email nya setiap saat kalau kalau Rian ada menghubungi nya,lebih tepat ia berharap Rian menghubungi nya. Tetapi hanya harapan saja.
"Makanya kalo jalan jangan nunduk terus"ucap seseorang yg ternyata adalah Dewa, Dewa sengaja menghalangi jalannya
" Kamu" ucap Gea sedikit membentak,lalu Gea sadar dan melihat sekitar pengunjung lain melihat Gea,ia pun merasa malu.
"Ngapain sih" ucap Gea kesal
"Aku mau menagih janjimu" ucap Dewa
" Bukankah kamu akan menemaniku ngopi jika kita secara kebetulan bertemu" ucap dewa senang.
__ADS_1
' apa mungkin kebetulan jumpa lagi dalam waktu sehari ' gumam Gea dalam hati sambil menatap tajam ke Dewa yang tepat berdiri di depannya dengan senyum puas karena mengganggu Gea....
" Aq sudah minum dan mau pulang lain kali saja" ucap Gea
" Temani saja aku" ucap dewa sedikit memaksa
Gea pun setuju dan duduk lagi ditempatnya tadi.
" Berapa no ponselmu? Tanya Dewa
," Ini xxxxxxxxxxxxxxx" ucap Gea
Lalu mereka sedikit mengobrol,Gea banyak menjawab dengan jawaban yg singkat saat dewa bertanya. Sekitar 1 jam Gea pun pamit pulang duluan.
" Ayo sama sama kita keluar" ajak dewa.
" Kalau kita bertemu lagi secara kebetulan mungkin kita jodoh" ucap dewa lagi dengan nada sedikit nyeleneh
" Apa sih" ucap Gea kesal.
" Aq berharap kita bertemu lagi dan kamu kasih aq waktu lebih banyak lagi, aq boleh telfon kamu kan?
" hmmm yang penting penting aja!!!!," balas Gea tegas sambil berjalan meninggalkan Dewa
__ADS_1