Terpaksa Menjadi Ibu Tunggal

Terpaksa Menjadi Ibu Tunggal
Bab 13


__ADS_3

Kini tante Tania yang mendengarkan ucapan Galang pun, sangat kesal dan marah.Tante Tania Berniat untuk menemui Cindy besok, Tante Tania Pun meminta nomor ponsel Cindy dari Galang.


"Mana mungkin tante rela keponakan ku menikahi Gadis seperti Gadis itu, Tante akan mendatangi Gadis itu besok, Galang Tante minta nomor ponsel Gadis itu," ucap Tante Tania


"Baiklah Tante, ini nomor ponsel Cindy." ucap Galang


Setelah jam 9 malam,Chiko pun pamit kepada Cindy.


"Cindy aku pamit dulu, sudah malam aku ngantuk, Terimakasih makanan nya sangat enak, kau Sangat pandai memasak, dan membuat kue." Ucap Chiko


"Baiklah Chiko, selamat malam, semoga kau Mimpi indah, aku juga sudah mulai Mengantuk."ucap Cindy


Kini Chiko pun sudah berada di Apartement nya Dan dia sedang memikirkan Cindy.


"Cindy sangat cantik dan baik hati, aku beruntung Sekali jikalau aku bisa memperistri nya." ucap Chiko


Kini Chiko pun sudah tertidur pulas, menuju alam Mimpi nya, Cindy pun sama kini Cindy sudah Tertidur pulas sambil memeluk Cella Putri Kecil Nya. Sedangkan Galang di kamarnya, sedang Memikirkan cara, untuk membuat Chiko supaya Gagal menikahi Cindy.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan kau menikahi Cindy Ku, karena Cindy hanyalah milik ku."


Ucap Galang


Kini Galang pun tertidur pulas, sambil memegangi Dan menggengam foto Cindy.



Visual Foto Cindy yang sedang di genggam Galang.


Apakah mungkin telah tumbuh benih cinta dalam hati galang?


Pagi Pun kini tiba Cindy sudah bangun pukul Empat pagi, Cindy pun mulai melakukan aktifitas Nya seperti menyapu, mengepel, mencuci Pakaian, menyetrika pakaian, memasak dan Membuat kue, karena Cindy mendapat banyak Pesanan kue dari teman semasa kuliah nya, Cindy Membuat beragam aneka kue kering, seperti kue Nastar, kue keju, kue sagu, kue lidah kucing dan Kue putri salju.


Kini Apartement nya berbunyi bel, kini Cindy pun Membuka kan pintu tersebut dalam keadaan Cella Yang masih di gendong Cindy. Cindy dengan Ramah nya, menyuruh sang tamu untuk masuk.


"Silahkan masuk Ibu, saya buatkan teh jahe dulu." Ucap Cindy

__ADS_1


Kini Cindy pun menyediakan Tante Tania dengan Beragam jenis kue yang telah Cindy buat, beserta Teh jahe nya.


"Langsung saja tak perlu berbasa-basi, Kedatangan ku kesini, karena aku tidak setuju. Jikalau keponakan ku Chiko menikahi Gadis Seperti mu, Apalagi Gadis seperti mu Hamil di luar Nikah?" ucap Tante Tania.


Kini cindy pun menangis, dan Cindy pun Menceritakan tentang kehidupan nya yang Malang, agar Tante Tania luluh dan tidak tega Sehingga menyetujui hubungan nya dengan Chiko.


"Aku juga seperti ini bukan mau saya, Saya hanya Gadis yatim piatu, saya dari kecil di besarkan di Panti Asuhan, Saya bahkan belum pernah Merasakan kasih sayang seorang Ayah, Saya Bekerja di Cafe dari SD sebagai pelayan Cafe, Demi mengais sesuap nasi Nyonya, Saya bertemu Dengan Tuan Chiko, pada saat itu Tuan Chiko Sedang mabuk, aku membantu tuan Chiko Menolong nya, akan tetapi Tuan Chiko memaksa Ku untuk melakukan nya." ucap Cindy di sela Tangisan nya


"Maafkan aku Chiko, aku terpaksa berbohong Supaya Tante mu menyetujui rencana pernikahan Kita." ucap Cindy dalam hati


Bersambung.


Jangan lupa like


Vote .Coment


Beserta Dukungan nya

__ADS_1


Supaya aku lebih semangat lagi membuat cerita ini


__ADS_2