
Disebuah pembelanjaan minimarket, Cindy Tampaknya sedang kerepotan, dia membawa Banyak barang belanjaan, dan juga dia harus Menggendong Cella. Dia melihat sesosok pria Tampan, yang menawarkan bantuan untuknya.
"Bolehkah saya membantu mu?
Anda nampaknya kerepotan, biar saya yang Membawakan belanjaan anda, Bolehkah saya Mengantarkan kau pulang?
Saya minta alamat lengkap rumah mu, saya harus Mengantarkan kamu pulang." tutur Chiko
"Apakah saya tidak merepotkan anda?
Terimakasih banyak, anda baik sekali,
Saya tinggal di Apartement Mawar nomor 125.
Unit C. Perkenalkan saya cindy." ucap Cindy
"Perkenalkan saya Chiko, ternyata kita tetangga Nona, saya tinggal di sebelah anda, saya tinggal di Nomor 126." ucap Chiko
Setelah itu Chiko mengantarkan Cindy, kini Cindy Mengajak Chiko untuk masuk ke dalam Apartementnya, setiba nya di Apartement Cindy Mempersilahkan Chiko untuk duduk di ruang Tamu, dan Cindy menggendong Cella yang Terlelap tidur menuju kamar, setelah itu Cindy ke Dapur, Cindy membuatkan teh jahe dan kue jahe.
"Silahkan Tuan, aku buatkan teh jahe dan kue jahe Untuk mu." ucap Cindy
__ADS_1
"Terimakasih banyak Nona, kue ini enak sekali, Mampu menghangatkan tubuh ku." ucap Chiko
"Maaf Nona, Suami mu Dimana? Apakah dia Sedang bekerja? Sehingga dia tidak bisa Mengantarkan mu." ucap Chiko
Ketika Cindy ingin menjawab pertanyaan Chiko, Tiba-tiba ponsel nya berdering, dan Cindy pun Mengangkat telepon nya.
"Assalamualaikum Cindy, Gawat Cindy, Guru kita Semasa di panti asuhan dulu, Sedang sakit, dan Dia bilang ingin bertemu dengan mu." ucap Nella
"Waalaikum Salam Nella, baiklah Nella aku akan Segera menjenguk Guru kita, kau WA Alamat Rumah sakit nya, selama aku disana izinkan aku Menginap di rumah mu." ucap Cindy
Kini dengan panik nya, Cindy pun menelepon Galang.
"Tidak bisa Cindy, besok aku harus menemani Tiara syuting sinetron, dan menamani nya belanja." Ucap Galang
"Kau tau hidup dan masa depan ku, hancur karena Mu, kau malah lebih memilih jalan-jalan dengan Tunangan mu, kau jahat sekali, baiklah kalau gitu Aku akan membawa Cella bersama ku."
Ucap Cindy
Kini Chiko menyimak Apa yang di ucapkan Cindy Terhadap seseorang yang barusan Cindy Telepon? Chiko melihat betapa kecewa nya Cindy, Dan kini Cindy mulai menitikan air mata. kini Chiko Menenangkan Cindy dengan memeluk Cindy, dan Menghapus air mata Cindy.
"Kau tidak apa-apa Nona? Maaf kalau boleh tau Siapa yang menelepon mu tadi?" ucap Chiko
__ADS_1
"Dia adalah lelaki kurang ajar, yang telah merusak Dan mengacaukan hidup ku, dia pula lah yang Membuat ku menjadi Ibu Tunggal, dia adalah Ayah Cella, dia sekarang lebih memilih meruangkan Waktu terhadap tunangan nya, di bandingkan Cella yang merupakan darah daging nya."
Ucap Cindy
"Jadi maksud mu kau hanya selingkuhan lelaki Tersebut." tutur Chiko
"Aku tidak bisa di bilang selingkuhan, bahkan aku Sudah mengenal lelaki tersebut, sebelum lelaki Tersebut bertunangan, waktu SMA aku sudah Mengenal nya." Ucap Cindy
"Kau tenang saja, bolehkah aku mengantarkan mu Menemui Guru mu, kau tidak mungkin kesana Sendiri, aku akan menjadi Suami mu dan Ayah dari Cella di depan Guru mu, tolong terima tawaran Ku." tutur Chiko
"Terimakasih banyak tuan, kau sangat membantu Ku." tutur Cindy
"Cantik sekali Gadis ini, pada saat ia tersenyum Bagaikan Bunga Mawar yang sedang merekah." ucap Chiko dalam hati
Bersambung..
Jangan lupa like
Coment Vote dan
Dukungan nya
__ADS_1