
Tiara males meladeni Lola sahabat Artisnya. Kini ia pun memasuki Lift Dengan tergesa-gesa menuju Lantai sembilan. Ke ruangan Suaminya Galang. Setibanya Ke Ruangan Galang, Tiara langsung Dipeluk dan cium kedua pipinya Oleh Galang.
"Sayang Ayo masuk, Sayang Ayo Duduk sini. Suapin Aku sayang. Aku sudah sangat lapar." ucap Galang.
"Baiklah sayang, Suami ku sangat Manja sekali. Kau ini seperti bayi Besar sayang." ucap Tiara
"Kau sudah makan siang sayang? Kalau Kau belum makan siang, Ayo Kita makan bareng sayang." ucap Galang
"Aku belum makan sayang. Baiklah Ayo kita makan siang bareng. Ayo Ah... Sayang. Buka mulutnya." Ucap Tiara
Tiara pun memakan masakan Siang tersebut, dan dengan telaten Tiara pun menyuapi suaminya Galang dengan telaten dan penuh Kasih dan sayang.
"Enak Tiara, Setelah Aku selesai Makan. Kau disini saja sayang. Menemani aku di sini. Aku mau Bermesraan sama kamu sayang." Ucap Galang
"Ayo Sayang kau makan yang Banyak. Sesuap lagi habis." ucap Tiara
"Kau capek iya sayang? Kau mau Tidur di pangkuan ku. Pekerjaan Aku juga sudah selesai semua. Sayang suami mu ini sangat pandai Dan cerdas, Jadi mampu Mengerjakan pekerjaan Aku tepat Waktu." ucap Galang
"Aku tidak capek sayang, Aku Hanya mengantuk, Baiklah kalau Gitu bolehkah aku tidur di Pangkuan mu?" ucap Tiara
__ADS_1
"Tentu saja boleh Sayang, Dengan Senang hati sayang." ucap Galang
Tiara pun kini terlelap tidur, Dipangkuan suaminya Galang. Tiara sangat lelah dan letih. Karena Sewaktu dia belum menikah. Tiara Adalah Nona yang biasa hidup Enak. Karena yang mengerkakan Semuanya adalah asisten Rumahnya. Semenjak Tiara Menikahi Galang, Tiara harus Belajar mandiri. Mengerjakan Semua pekerjaan nya sendiri. Walaupun kadang Galang Membantunya mengerjakan Pekerjaan rumah. Galang yang Melihat istrinya kelelahan kini Mencium kening istrinya, Dan Mengelus rambut panjang Tiara Dengan penuh kasih dan sayang.
"Wah,,, Letih sekali Tiara, Pasti dia Sangat lelah, karena habis Beres-beres rumah. Kasian Tiara." Ucap Galang
Galang yang tidak tega, melihat Istrinya kecapean, Kini Galang pun Memijat tangan dan kaki Tiara.
Sudah sejam lebih Tiara tertidur. Dan kini Tiarapun terbangun.
"Hoamzhh... Sayang pijitan nya Enak sekali. Makasih banget Sayang." ucap Tiara
"Sudah sayang, Aku sudah tidak Pegal lagi. Sekarang giliran kamu Sayang yang aku pijit. Kamu pasti Pegal juga kan sayang." ucap Tiara
Kini Tiara terbangun dari Tidurnya, Dan kini meraih tangan Galang dan Memijat tanggan beserta kaki Galang.
"Gimana sayang pijitan aku enak Gak? Apakah masih pegal-pegal?"
UcapTiara
__ADS_1
"Enak sekali sayang pijatan kamu. Aku rasa jangan hanya memijit Tangan dan kaki gimana kalau kita Melakukan rutinitas Dewasa. Di Kursi kantor sayang. Kalau begitu Aku tutup pintu dulu sayang." ucap Galang
"Sayang kau sudah gila iya. Ini di Kantor sayang, Nanti orang lihat Dan mendengarnya. Nanti saja di Rumah sayang." ucap Tiara
"Baiklah kalau gitu sayang, Tapi Kalau aku cium b*b*r kamu boleh Kan sayang?" ucap Galang
"Hanya cium saja iya, Gak boleh Lebih. Kalau lebih nanti malam Kamu tidur di luar sayang. Gak Usah tidur di kamar." ucap Tiara
"Baiklah Sayang. Aku janji gak Akan lebih sayang." ucap Galang
Galang dan tiara pun kini saling B*rcium*n.
Bersambung.
Jangan lupa like
Coment Vote
Beserta dukungannya.
__ADS_1