Terpaksa Menjadi Istri Simpanan Ceo

Terpaksa Menjadi Istri Simpanan Ceo
BAB 3


__ADS_3

Sesampainya dirumah Dira langsung membersihkan diri dan langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang. ia hendak untuk tidur dan segera masuk ke alam mimpinya...


Keesokan harinyaa dira terbangun pukul 06.30 ia langsung bersiap siap untuk mencari pekerjaan tambahannya, dan langsung ke meja makan ia langsung membuat sarapan roti dan memberikan kepada ibunya tak lupa dira memberikan obat kepada ibunyaa...


"Kamu mau kemana dir udah rapih jam segini,"Tanya bu ratna melihat penampilan dira rapii...


"Aku mau cari kerja bu, ibu do'ain yah biar ada yang nerima aku,"tutur dira meminta do'a dari ibunyaa...


"Ibu selalu do'ain kamu dir, tapi apa kamu tidak cape malem kamu kerja sampe larut, jangan terlalu cape dir kesehatan juga harus dijaga," peringatan bu ratna...


"iya bu dira pasti jaga kesehatan dira ko," ucap dira tersenyum...


Kalau gitu dira berangkat dulu ya bu, ibu jangan cape cape istirahat aja obatnya jangan lupa nanti di minum," Ucap sambil mencium tangan ibunya...


Dira hendak keluar kamar meninggalkan ibunya dikamar sendiri...


Ya Allah tolong jaga dan lindungi anakku dira, permudahkan lah dalam mencari pekerjaannya, dia anak yang baik berbakti pada orang tuanya hingga dia rela banting tulang cari uang buat pengobatan saya dan membayar utang utang saya dan suami saya dulu... Do'a ibu ratna meneteskan air mata...


****


Pagi hari disebuah rumah bernuansa modern dengan cat berwarna putih dan terkesan megah juga mewah, terlihat seorang pria menghampiri perempuan yang sedang menyiapkan sarapan di dapur.


"Kamu sudah bangun?" Tanya viona pada sang suami.


Si suami tidak membalasnya ia langsung mengambil minuman didalam kulkas..


Walaupun viona masih sakit hati dengan perlakuan suaminya tetapi ia tetap harus mengurus suaminya..


"Kamu sarapan dirumah kan?"tanya viona pada kevin.

__ADS_1


kevin tidak menjawabnya ia duduk di meja makan sambil memainkan hp dan viona pun bertanya lagi...


"pagi gini kamu lagi chattan sama siapa?"tanya viona lagi.


"kamu bisa diem gak sih, berisik aku dengarnya,"jawab kevin ketus.


"aku cuma nanya ko vin gak ada maksud apa apa,"kata viona sedihh.


"kalau kamu terus nanya, lebih baik aku sarapan dikantor aja,"ucap kevin berlalu meninggalkan istrinya yang sedang memasak sarapan di dapur.


"tapi vin tunggu aku,"viona sedihh..


Kevin tidak memperdulikan viona ia menelpon asisten pribadinya yaitu Farhan untuk menjemputnya karena mobilnya masih di bar semalam..


Viona pun mencoba mencegah kevin, namun kevin tidak memperdulikan-nya ia tetap mengacuhkan istrinya, setelah beberapa menit menunggu, orang yang ditunggu kevin pun telah tiba di depan rumahnya kevin langsung masuk ke mobil itu dengan tangan yang ditarik oleh viona, viona pun terus memanggil nama kevin tapi kevin tetap masuk kedalam mobil dan melepaskan tangan viona secara paksa...


"Pak kenapa dengan ibu,"tanya Farkan pada kevin..


"Tapi pak, saya kasian liatnya,"farhan lagi hati hati


"Jalan aja gak perlu ikut campur kamu, ini urusan rumah tangga saya,"kata kevin marah pada asistennya.


"baik pa-k,"ucap Farhan aga ketakutan...


Perusahaan xx


Sesampainya di perusahaan kevin langsung keluar dari mobil, ia langssunv memasuki perusahaan nya, kevin di sapa oleh karyawan di sana dengan ketampanan dan juga kebaikan nya membuat wanita terus mengincar dan menginginkan nya, padahal mereka tidak tahu aja kalau sifat kevin sekarang berubah...


"Selamat pagi pak,"Sapa karyawan yang sedang berlalu lalang.

__ADS_1


"Pagi," Jawabnya ketus.


Pagi ini, tepatnya di gedung perusahaan xx, sang ceo mengundang sejumlah direktur dari berbagai perusahaan lain, yang juga bergerak dalam bidang logam dan baja, untuk datang dan menyaksikan alat pembuatan logam dan baja terbaru yang berhasil perusahaan xx ciptakan, Kevin ingin menawarkan dan mendistribusikan alat alat tersebut kepada mereka semua.


Kevin langsung masuk ke ruangnya ia langsung menyuruh dan menanyakan rapat hari ini yang akan di laksanakan pagi ini pada sekertarisnya...


"Bagaimana stella rapat nya di mulai berapa menit lagi?,"Tanya kevin pada sekertarisnya.


"Kita mulai 10 menit lagi pak, yang lain sudah menunggu bapak diruang rapat"Jawab stella...


"Baik saya akan kesana sekarang,"Kata kevin beranjak dari kursinya.


Kevin memimpin perusahaan dengan sangat baik, rapat pun berjalan dengan lancar begitu pula dengan stella yang cekatan mendengarkan dan mencatat semua yang di katakan oleh kevin, untuk memimpin rapat seperti ini hal yang biasa untuk kevin karena ia sering mengikuti rapat bersama ayah nya bahkan pernah memimpin rapat pada saat ia masih dalam bangku sekolah menengah atas.


Meeting telah selesai, karyawan berhamburan keluar dari ruangan meeting , kini hanya tinggal kevin dan stella yang ada di dalam ruangan itu, stella memberekan berkas-berkas yang bercerakan di atas meja lalu menyusunnya.


Kevin pun keluar ruangan meeting dan langsung menuju ke ruangannya, ia langsung membereskan pekerjaan yang masih menumpuk, di sela sela kerjanya kevin kepikiran akan sosok wanita pelayan di sebuah bar semalem, hingga akhirnya kevin memutuskan untuk menemuinya seusai pulang kerja nanti.


****


Jam sudah menunjukkan pukul 13.30 tapi dira masih belum mendapatkan pekerjaan ia selalu ditolak dan diusir ditempat ia melamar pekerjaan, dira sampai putus asa akhirnya ia pulang ke rumah dengan kekecewaan...


diruangannya kevin menelpon Farhan dan menyuruhnya untuk membelikan makanan karena ia sangat lapar, kevin tidak sempat sarapan dirumah karena ia malas mendengar pertanyaan dari istrinya..


"kevin pun bingung harus berbuat apa, ia sangat mencintai istri-nya meskipun sifatnya sekarang mengacuhkan viona tapi kevin tetap mencintai viona, apa yang harus aku lakukan, aku bisa saja mengadopsi anak dari panti asuhan tapi bagaimana dengan mama, ia pasti tidak mau menerima anak yang bukan darah daging aku, tapi kalau tidak aku turuti permintaan maaf dia pasti akan mengambil perusahaan ini dari aku,"ucap kevin dalam hati


ARGHHH!


Kevin melempar berkas berkas yang ada di mejanya hingga bercerakan di bawah lantai, dia sangat kebingungan dan tidak tau harus berbuat apa...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼


Kalau suka like and komen ya!😘


__ADS_2