
Kevin bersama Dira menyusuri jalanan Jakarta dengan mobil milik Kevin menuju rumah sakit dimana ibunya Dira dirawat, sepanjang jalan Dira terus menangis dan Kevin yang berada disamping nya terus memperhatikan dan menenangkan Dira...
"Kamu jangan sedih terus, tenangin diri kamu ibu kamu pasti baik baik aja"ucap Kevin menenangkan Dira...
Dira pun menoleh ke arah Kevin, "tapi pak saya udah gak punya siapa siapa lagi selain ibu saya, saya takut terjadi apa apa dengannya", Dira bersedih...
Kevin tidak menjawab ucapan Dira ia fokus mengendari mobilnya dengan sangat cepat...
****
Di bar Farhan dan kedua rekan kerjanya Dira sama paniknya dengan Dira dan juga Kevin yang sedang pergi ke rumah sakit untuk menemui ibunya Dira...
Farhan menghampiri Reza dan Dani ia ingin menanyakan tentang Dira pada kedua rekan kerjanya Dira itu...
Kalian tau ibunya Dira kenapa?"tanya Farhan...
saya tidak tau pak, setau saya ibunya Dira emng udah sakit sakitan dari alm ayahnya Dira meninggal, jawab Reza..
iyaa pak saya kasian lihat Dira harus banting tulang buat lunasin hutang orang tuanya, apalagi skrng ibunya sakit,. sambung Dani...
"Aku gak nyangka ternyata nasib gadis itu sangat memprihatinkan". Farhan berkata dalam hati...
Terimakasih informasinya, kalau gitu saya pulang dulu ini saya bayar minuman itu, memberikan uangnya pada Reza...
iyaa pak terimakasih, ucap Reza mengambil uangnya...
Farhan pun berlalu keluar dari bar itu dan memasuki mobilnya...
"Di dalam mobil Farhan kepikiran apa iya harus nyamperin Kevin dan juga Dira ke rumah sakit atau tidak, Farhan ingin sekali pergi kerumah sakit untuk menjenguk ibunya Dira , walaupun baru pertama ketemu tapi Farhan langsung jatuh hati pada gadis cantik itu,"
apa aku kesana aja yahh...pikir Farhan.
tapi kalau aku kesana nanti di tanya ngapain kesana lagi, aku kan gak punya alesan yang kuat buat datang kesana, pikir Farhan lagi...
Jangan dulu dehh aku pulang kerumah aja, Farhan melajukan mobilnya untuk menuju rumahnya...
****
Setibanya dirumah sakit Dira langsung masuk kedalam rumah sakit itu dan langsung mencari ruang IGD dimana ibunya dirawan, Dira berlari sangat kencang karena rasa paniknya ia sampe lupa meninggalkan Kevin yang masih dalam mobil...
dari kejauhan Dira melihat tetangga nya yang menelpon tadi sedang duduk tepat didepan IGD tersebut, Dira langsung menghampiri dan bertanya pada wanita itu dengan langsung menanyakan kondisi ibunyaa...
Ibu saya dimana Bu?" tanya Dira panik...
Kamu tenang dulu, ibu kamu sedang ditangani dokter..
__ADS_1
Dira langsung melihat ke pintu ruang IGD dan menangis histeris...
sedangkan Kevin yang ditinggal Dira di parkiran langsung masuk dan menghampiri Dira...
ibu kamu gimna dir?"tanya Kevin..
ibu masih didalem pak, jawab Dira menangis...
kamu yang tenang ya ibu kamu pasti baik baik aja, Kevin nenangin Dira...
Dokter yang menangani ibunya Dira keluar dari ruangan itu bersama perawatnya,
Dira langsung menghampirinya, "bagaimana keadaan ibu saya dok" tanya Dira pada dokter itu...
kamu anaknya ibu Ratna? tanya dokter pada Dira...
iyaa dok saya anaknya, jawab Dira..
Mari ikut keruangan saya, ajak dokter sambil berlalu..
Baik dok, Dira pun menurut dan mengikuti dokter itu dari belakang...
****
Kenapa jam segini kamu belum pulang mas" viona khawatir...
kamu juga gak ngabarin aku, apa aku coba telpon aja yah...
iyaa aku telpon aja...
viona pun mencoba menghubungi Kevin, dengan sekali sambungan Kevin langsung mengangkat telpon dari viona..
kamu dimana mas? kenapa jam segini kamu belum pulang?"viona langsung bertanya kepada Kevin...
kamu kalau nelpon gak bisa apa bilang salam dulu malah nyeroscos terus...
Iyaa maaf, kamu lagi dimana sekarang?...
Kevin pun berfikir dan bingung harus menjawab apa pada viona, kalau dia jujur gak mungkin juga...
aku... ak,u.. aku lembur sekarang banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan hari ini, aku pulang paling aga maleman...
kamu lembur? kenapa gak ngabarin aku? tanya viona lagi..
iyaa maaf aku lupa kerjaan aku banyak banget, udah dulu ya aku harus segera beresin pekerjaan aku, Assamuakaikum...Kevin menutup telponnya...
__ADS_1
Mas tunggu dulu mas, hallo... viona sedih karena Kevin langsung menutup telponnya begitu saja...
Kenapa sifat kamu terus seperti ini sama aku mas, bagaimana lagi yang harus aku lakukan agar kamu kembali seperti dulu lagi.. viona pun menangis...
Apakah bener kamu lembur hari ini? aku rasa Kevin lagi menutupi sesuatu dari aku, aku harus pastiin apakah dia beneran lembur atau tidak, tapi bagaimana caranya. pikir viona... Farhan, iyaa Farhan aku harus telpon dia...
viona pun menelpon Farhan dan Farhan yang baru sampe di rumahnya melihat ponselnya dan melihat istri atasannya itu yang nelpon Farhan bingung ada apa ya ko tumben ibu telpon saya, Farhan pun langsung mengangkat telpon dari viona...
Hallo Farhan, sapa viona pada asisten pribadi suaminya itu...
Iyaa Bu, maaf ada apa ya ibu telpon saya? tanya Farhan baik-baik.
kamu lagi dimana Han?,tanya viona...
saya lagi dirumah Bu, ini saya baru sampe rumah, jawab farhan sambil masuk kedalam rumahnya...
Kamu engga lembur? tanya lagi vionaa..
engga Bu kebetulan pekerjaan hari ini udah beres, emngnya kenapa ya Bu ko tumben ibu nanya gini sama saya? tanya balik Farhan...
bapak belum pulang Han, terus tadi saya telpon dia bilang lagi lembur, tapi saya engga percaya makanya saya tanya kamu ternyata bener bohong sama saya, viona menangis lagi dengan kebohongan Kevin..
Maaf Bu kalau saya udah bicara seperti ini, Farhan merasa tidak enak dengan istri atasannya itu...
tidak apa apa Han, kalau boleh saya tau kamu tau suami saya sekarang ada dimana? tanya viona tentang keberadaan suaminya...
Farhan bingung ia harus jujur atau tidak, disatu sisi ia menghargai viona tapi disisi lain ia takut dengan Kevin, Kevin saja tidak memberitahukan dia Dimana, kalau saya bilang mereka pasti akan berantem lagi, arghhhhh harus gimana ini... Farhan kebingungan...
hallo Han kamu masih disana? viona memastikan...
Ehh iyaa Bu maaf, saya tidak tau bapak ada dimana, ucap Farhan berbohong...
serius kamu tidak tau bapak dimana?, viona terus bertanya...
iyaa Bu saya tidak tau,, ucap lagi Farhan...
Baik kalau gitu, terimakasih Han... mematikan sambungan telponnya.
baik Bu sama-sama.. ucap Farhan.
Farhan bingung dengan masalah rumah tangga suaminya itu, tidak bisanya bapak berbohong sama ibu, apa yang terjadi dengan mereka ya, ahh udahlah jangan ikut campur ini urusan mereka berdua...
🌼🌼🌼🌼
kalau suka like and komen yaa😘
__ADS_1