THE BEST REINKARNATION

THE BEST REINKARNATION
Draft


__ADS_3

  Setelah kaki bibi pulih,dia selalu saja ingin dekat-dekat denganku dan menganggap aku layaknya seorang putri dirumah.Sedangkan paman,ia masih harus mengerjakan bisnis yang memang tugasnya.Aku sendiri masih setia menunggu ayah dan ibuku menelpon ku,tapi nyatanya tidak ada kabar sedikit pun walau sudah ku tanya berulang kali.


"bian??apa bian bosan nak?mau bibi hidupkan televisi?" Tawar bibi padaku.


Aku mengangguk mengiyakan walaupun tidak ada selera sedikit pun ingin menonton televisi.


Clip....


"Hot news today,,,,


Dinyatakan telah terjadi kecelakaan tunggal di jalan baka dekat jurang ilyhort sekitar sepertiga malam,korban dua orang yang merupakan sepasang suami dan istri.Saat ini masih dicari penyebabnya,tapi kemungkinan besar sang suami mengantuk dan menyebabkan kefatalan dalam perjalanan mereka terutama dimalam hari dan penghuni bumi banyak yang sudah istirahat dan terlebih lagi jalanan itu sangat sepi dan jarang dilalui orang banyak.Setelah diketahui identitasnya,ternyata dia adalah kepala keluarga dari marga artala serta istri."


Jangan tanya refleks ku bagaimana,antara percaya dan tidak percaya.Dia bilang"artala.“?


Aku menatap bibi dengan sedih,dan di wajah bibi juga tercetak ekspresi terkejutnya.


"bibi?ini...i-ini bohong kan?nggak mungkin ayah dan ibu kan?"

__ADS_1


Namun,bibi tak menjawab ku sedikit pun bahkan terlihat sorot matanya menjadi sedih.


"Dimana paman bibi!!!!!?" Teriakku menggema seisi ruangan dan membuat bibi kaget.


"sayang...sa___"


"paman dimana?bian bertanya bi,,paman mana?" Ucapku yang memotong bibi.


Seluruh otot di tubuhku serasa lemah tak berdaya sehingga aku hanya bisa terduduk lemas.


Air mataku keluar tanpa henti,bibi memelukku dengan erat.


Tiba-tiba di kepala bian mengingat pesan ayahnya itu.


"maaf ayah,tapi bian belum bisa menuruti perintah ayah hiks..hiks!" Ucapku sambil menangis.


Brugh....

__ADS_1


"bian,mari ketempat pemakaman" Ucap paman yang terlihat sedih dan terburu-buru untuk menjemput ku.


"a-apa beritanya be-benar paman?hiks hiks hiks"


"hm...iya"


Aku kembali terisak di gendongan paman,aku tidak percaya!Ayah dan ibuku adalah orang hebat yang nggak gampang ditaklukkan!sekarang bagaimana bisa?aku tidak percaya ini.


Tapi jantung ku kembali memompa ketika mata dan kepalaku menyaksikan secara langsung dua orang yang tertidur dengan peti bewarna putih yang diletakkan bersebelahan.


"Ingat!kau bukan anak mereka lagi.Namamu adalah leodra shanni sekarang!ini perintah mendiang ayahmu,jika kau tidak mematuhinya atau merusak rencananya,ayahmu sendiri yang akan kecewa padamu!" Bisik paman pelan kepadaku tapi serasa menohok di dada.


Aku hanya bisa menggenggam baju paman karena aku sangat kecewa tidak bisa memeluk ayah atau mencium pipi ibuku sendiri.Aku hanya bisa melihat kedua orang tua ku dengan sedikit jarak.


"tenang lah,dengan begini ayahmu akan senang denganmu karena menjadi anak yang penurut" Ucap paman lagi.


Aku sama sekali tidak berniat menjawab,mulai hari ini semua yang aku rasakan hanya tersimpan dalam sebuah kenangan pahit.Aku seperti bukan aku,aku merasa jiwa ku juga ikut menghilang,kepercayaan ku menjadi terbatas,dendam di hatiku muncul seketika walau aku tidak tahu apa-apa

__ADS_1


Kenapa aku jadi begini,aku tahu meninggalnya kedua orang tua ku ini pasti ada dalangnya.Walau aku masih kecil tapi firasatku jarang meleset.


__ADS_2