THE BEST REINKARNATION

THE BEST REINKARNATION
05


__ADS_3

 Seminggu setelah kepergian orang tua ku,seminggu juga aku telah menjadi yatim piatu.Rasanya benar-benar hampa,tidak ada orang yang benar-benar aku sayangi kecuali ayah dan ibuku.Tapi,mengapa mereka malah meninggalkan aku?apa karena aku nakal?apa karena kelebihanku adalah beban yang dipikul mereka?tolong katakan padaku!apakah kehadiranku ini salah.


"bian!....." Tiba-tiba suara terdengar di belakangku.


Aku menoleh dan mendapati paman tin menggenggam seorang anak laki-laki yang sepertinya berbeda beberapa tahun dari ku.


"hm??" Tanyaku penasaran siapa yang dibawa oleh paman.


"bian kenalkan dia....izekel lucasino artala!" Ujar paman.


"mengapa ada marga keluarga artala?" Tanya ku penasaran.


"dia kakak angkat mu,ayahmu tidak pernah memperkenalkan kalian.Jadi sekarang,ada baiknya paman perkenalkan kalian.Untuk sementara waktu dia akan menjadi penerus ayahmu sedangkan kau tidak boleh keluar hingga umur mu mencapai sembilan belas tahun.Kau diperintah tidak boleh meninggalkan rumah ini sedikit pun"


seketika rasa kesal ku bertambah berkali-kali lipat.Paman memang benar-benar menyebalkan,manusia kaku dan tidak pandai menyenangkan hati anak sedikit pun.Di tambah kakak angkat itu seperti patung dan dingin,bahkan menyapaku saja tidak mau,huh sombong sekali dia.Lihat saja,suatu saat kalian akan memandangku dengan bangga.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


 Sebulan kemudian si kakak angkat itu selalu datang kekediaman paman.Kebetulan aku sedang bosan dan bermaksud mengajaknya bermain.


"hallo kakak tamvan,mau main sama bian nggak?" Ajakku pada izekel.


"jangan menganggu dan sok asik begitu dan jangan deket-deket gw,bauk lo,pergi sana!gw benci lo...lo yang udah buat ayah dan ibu meninggal!sana!!" Ucapnya tak suka sambil menyinggung masalah ayah dan ibu.


"kau tidak boleh begitu,bukan bian yang jadi penyebabnya,bukan,bukaaaannn!!!!!" Teriakku marah lalu pergi.


Semenjak saat itu aku dan izekel hanya sebatas status kakak dan adik didepan umum,padahal,kami bagaikan dua orang asing yang saling bertemu.


Begitu lah hari-hari yang selalu aku jalani,aku dan izekel hanya berbeda dua tahun.Dia selalu bersekolah yang sama denganku.Mulai dari sekolah dasar hingga SMA.Sayangnya,semasa SD dan SMP aku harus skolag privat dirumah.Walau nilaiku bagus semua,tapi tetap rasanya membosankan.Aku belum punya teman sama sekali.Tiap hari,aku hanya melihat izekel pulang dengan riang dari sekolah.


"bian?!!...kau mau sekolah apa tidak?ini hari pertama jangan sampai telat" Teriak bibi padaku.


"IYAAA...." Jawabku


Setelah menuruni tangga,aku langsung menuju ke meja makan.Disana sudah ada bibi,paman dan.....

__ADS_1


"Mengapa dia disini??humph!" Tanyaku pada paman dan bibi ketika mataku melihat izekel yang sedang sarapan.


"Dia pergi denganmu nanti....kau bis__"


"gx!!paman...bian nggak mau sama dia ya?tolong lah paman.Bian minta antar sama bang bejo aja,bian nggak mau naik mobil.Jalanan akan macet pagi ini"


"Dari mana kau tahu akan macet?" Tanya izekel.


"Insting!"


"hahahah kau semangat sekali ya bian" Ujar bibi sambil tertawa kecil.


"mmm tentu"


"nih makan dulu biar kau tambah semangat" Ucap bibi sambil menyodorkan roti panggang selai kaya padaku.


"susunya jangan lupa di minum"

__ADS_1


"iya-iya...."


__ADS_2