The Dream ( Mengejar Impian)

The Dream ( Mengejar Impian)
Bab 16 - Salah paham


__ADS_3

Louis yang ingin menghibur Alexa itu pun mengajak nya ke rooftop hotel. mereka duduk di paling ujung rooftop, saat mereka bercanda tiba-tiba Sean menghampiri mereka. Saat Mereka sedang mengobrol tiba-tiba Louis mendapatkan telfon dari ayahnya. Louis pun menitipkan Alexa pada Sean. Sean yang melihat sikap Alexa dan Louis seperti ada yang berbeda, Sean pun penasaran dan menanyakan kepada Alexa, apakah mereka memiliki hubungan . Alexa yang menjadi salah tinglah itu pun enggan menjawab dan memilih untuk kembali ke kamarnya. Saat Alexa berdiri di lift, Sean pun mengejarnya dan bertanya apakah dia marah padanya. Beberapa menit pintu lift terbuka dan mereka pun masuk ke dalamnya. di dalam lift, Sean mengambil permen yang ada di saku nya.


"Kau mau?" ucap Sean sambil menawarkan permen pada Alexa


"Hmm.. boleh saja!" ucap Alexa pun mengambil permen yang ada di tangan Sean


"Terimakasih untuk permennya"ucap Alexa sambil tersenyum


Dia pun membuka permen itu, mereka pun berbincang-bincang. Saat mereka mengobrol tiba-tiba Petir menyambar membuat lift berguncang. Alexa pun terkejut dan reflek memeluk Sean. Lampu lift pun mati dan Lift juga berhenti. Alexa pun melihat ke Sean.


"Apa yang terjadi? Kenapa gelap sekali!"ucap Alexa yang menjadi panik


Sean pun mengusap pundak Alexa mencoba menenangkan Alexa


"Sepertinya, kita terjebak di lift untuk beberapa menit"Ucap Sean


"Coba kamu telfon, Louis dan panitia!" Ucap Alexa


Sean pun mengeluarkan ponselnya, saat ingin menghubungi seseorang namun sinyal tidak ada.


"Sepertinya, lift ini membuat jaringan menghilang!"ucap Sean pada Alexa


Alexa pun semakin panik setelah tau tidak ada seorang pun menolong mereka.


"terus kita harus bagaimana, Sean?Aku takut!" ucap Alexa


Sean pun mengajak Alexa duduk dan tenang.


"Sekarang kita harus tenang dan duduk sambil menunggu lift ini di betulkan"ucap Sean


"Kalau kamu panik tidak akan ada yang bisa membantu kita jadi kita harus tetap tenang, Alexa!"ucap Sean


Alexa pun mengangguk. mereka pun duduk di lantai sambil menunggu lift normal lagi. beberapa jam terjebak di lift yang gelap dan tidak ada udara membuat Alexa kehabisan nafas.


"S-sean... kenapa aku tidak bisa bernafas"ucap Alexa yang terengah-engah


Dengan panik Sean menoleh ke arah Alexa.


"Alexa, kamu baik-baik saja?"tanya Sean dengan panik


"Aku butuh udara, Sean! apakah aku akan mati disini!"ucap Alexa


"Kamu jangan bicara sembarangan!"ucap Sean


Saat ingin menjawab, Alexa pun tidak sadar kan diri.


"Dia pingsan? aku harus bagaimana!" ucap Sean yang melihat sekitar

__ADS_1


"Tidak ada waktu, aku harus memberikan dia nafas buatan!"ucap Sean


Sean pun langsung memberikan nafas buatan untuk Alexa. Sean pun menjepit hidung Alexa,Lalu Sean menarik nafas dan mencium bibir Alexa dengan lembut. Sean melihat ke wajah Alexa yang sangat dekat dengan wajahnya


"Cantiknya!"gumam Sean


Alexa pun tersadar, saat membuka matanya Alexa terkejut melihat Sean di depan wajahnya dan mencium bibirnya. dengan reflek Alexa pun mendorong Sean


"Aduhh..."ucap Sean terpentok ke dinding lift


"Ahh... maaf aku ga sengaja! kamu baik-baik saja, Sean?" tanya Alexa menghampiri sean


"Kenapa kamu mendorongku tiba-tiba?" ucap Sean


"Lagian Kamu ngapain mencium ku? jangan-jangan kamu mau...." ucap Alexa langsung menutupi kedua dadanya


Sean pun mendorong kepala Alexa dengan pelan.


"Dasar mesum, Lagian kamu bukan tipe ku!"ucap Sean


"Terus ngapain kamu tiba-tiba menciumku?" ucap Alexa menaikan alisnya


"Tadi, kamu tidak sadar kan diri nona Alexaa.."ucap Sean


"jadi aku memberikan nafas buatan untukmu! Bukannya bilang terimakasih malah di tuduh yang macam-macam"ucap Sean


"Ya, maaf .. aku kira kamu mau..."ucap Alexa


"Akhirnya.. liftnya sudah menyala lagi,Sean!" ucap Alexa yang reflek itu langsung memeluk Sean


Saat mereka berpelukan tiba-tiba pintu lift terbuka. banyak orang berdiri di depan pintu termasuk Louis, Kei ,Leon dan Zara.


Kei pun mendehem. Alexa pun melepaskan pelukannya, Zara yang memang suka dengan Sean itu pun pergi ke kamarnya. Louis yang memiliki rasa dengan Alexa pun pergi. Kei dan Leon melihat tingkah para peserta audisi.


"Ah...maaf" ucap Alexa pada Sean


"Kalo mau pacaran jangan disini! memalukan sekali! Ayo kita pergi, Leon."ucap Kei mengajak Leon segera pergi


"Sepertinya, semua pada salah paham tentang kejadian barusan."ucap Alexa


Sean tidak menjawab apapun, dia hanya tersenyum melihat Alexa.


"Sepertinya kita harus kembali ke kamar!" ucap Alexa


Sean hanya menatap wajah Alexa dan tersenyum.


"Hey... kamu jangan salah paham tentang kejadian barusan!" ucap Alexa

__ADS_1


"Kejadian barusan? Kamu memelukku? Kamu suka padaku, bukan?" tanya Sean sambil mendekatkan wajah manisnya


Alexa pun mendorong kepala Sean dengan pelan.


"Sudahlah, aku tidak mau orang lain lihat! nanti bisa salah paham lagi."Ucap Alexa pada Sean


"Memang kenapa?? Biarkan orang tau jika kamu memiliki perasaan padaku!" ucap Sean yang sedikit GR


"Jangan ngaco deh!" ucap Alexa lalu keluar dari lift dan pergi ke kamar


"Tidak usah malu, katakan saja !" Teriak Sean pada Alexa


"Sampai ketemu di pertandingan, Sayang!" Teriak Sean


Semua orang pun melihat ke arah Alexa dan Sean. Alexa pun berhenti


"Benar-benar ya!"gumam Alexa


Alexa pun memutarkan badannya dan jalan ke arah Sean. Sean pun tersenyum


"Eh.. sayang kamu pasti kangen denganku, kan?" ucap Sean sambil tersenyum


Alexa pun menginjak kaki Sean.Sean pun Teriak kesakitan


"Ahhh... Kenapa sih!" ucap Sean


"Sudah ku bilang jangan bicara yang aneh-aneh!" ucap Alexa


"Aneh - aneh gimana? jelas- jelas kamu sudah memelukku dua kali, berarti kamu suka padaku" ucap Sean menaikan alisnya


Alexa pun menghela nafas.


"Tuan sean yang tampan.. aku kasih tau ke kamu, kejadian kemarin dan barusan itu aku benar-benar tidak sengaja" ucap Alexa menjelaskan pada Sean.


Sean menggelengkan kepala.


"Tidak, aku mau kamu katLouisizziakan yg sejujurnya kalo kamu suka padaku" ucap Sean yang masih percaya diri


"Terserahmu saja lah, aku lelah!" ucap Alexa lalu meninggalkan Sean


Sean pun mengambil ponsel nya di saku lalu menelfon Alexa. Alexa yang tidak tau siapa yang menelfon itu pun mengangkat telfon nya.


"Selamat tidur, sayang. semoga mimpi indah"Ucap suara pria menelfon Alexa.


Alexa pun menoleh ke belakang dan melihat ke arah Sean. Alexa pun menutup telfon Sean, lalu berjalan lebih cepat. sedangkan Sean hanya tersenyum dan pergi ke kamarnya.


Saat berjalan di lorong hotel, Alexa melihat seorang pria berdiri di depan pintu kamarnya. Alexa pun mendekati Pria itu, saat di depan pintu pria itu adalah Louis

__ADS_1


"Louis~" Ucap Alexa dengan heran


~Bersambung~


__ADS_2