
Saat bersemangat Alexa tidak sengaja memeluk Sean. Alexa yang sadar itu pun meminta maaf kepada Sean
"Ah, maafkan aku!" ucap Alexa yang jadi salah tingkah
Suasana pun menjadi canggung. tiba-tiba terdengar suara panitia yang memberitahu jika jam istirahat sudah selesai dan menyuruh para peserta berkumpul di lobi
Sean pun melihat ke arah Alexa dan mengajak Alexa untuk kembali ke lobi
"Sepertinya, kamu sudah lebih siap sekarang. ayo, kita masuk!" ucap Sean sambil mengajak alexa kembali ke lobi
Alexa pun mengangguk dan berjalan mengikuti Sean yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam gedung.
*Di Lobi
Satu persatu peserta di panggil untuk menemui juri. Alexa yang melihat ekspresi dari peserta lain. ada yang menangis, ada yang bahagia. membuat Alexa semakin gugup.
"Nanti, ketika aku keluar dari pintu itu. ekspresiku seperti apa, ya? " ucap Alexa yang sedikit gugup
Seseorang panitia keluar dan menyebut nama Alexa, Dia pun menarik nafas dan berjalan masuk ke dalam ruang audisi.
Sean memberi semangat pada Alexa
"Semangat, kamu pasti bisa!" ucap Sean sambil tersenyum
Alexa pun mengangguk dan masuk ke dalam ruang audisi.
saat di dalam ruangan, dengan hati yang berdegub alexa pun berjalan ke meja juri dan menyapa para juri. Alexa melihat ada dua juri yang akan memberikan nilai padanya. Juri pertama, seorang musisi terkenal serta pemilik dari menejemen red entertaiment yang menjadi sponsor utama dari kompetisi ini.
"Leon maxime~ " ucap Alexa terkejut melihat juri pertama
"Selamat datang, silahkan memperkenalkan diri mu!" ucap Leon
Alexa pun menundukan kepalanya dan memberi hormat pada Leon.
"Perkenalkan nama saya Alexa mahendra" ucap Alexa sambil memperkenalkan diri
"Terimakasih, mohon bantuannya" Ucap Alexa
Saat Alexa memperkenalkan diri, tiba-tiba seseorang pria masuk ke ruang audisi
"Maaf, saya terlambat" ucap pria itu.
Saat Alexa melihat pria itu dia sangat terkejut begitupun pria itu saat melihat Alexa.
"Kamuu~" ucap Alexa dan Pria itu dengan serentak
"Wanita gila yang merampas payungkubdan menyiram ku dengan kopi, itu!" ucap Kei dengan kesal
"eh.. itu sebenernya.." ucap Alexa yang malu
"Wah, sudah saling kenal ya?" ucap Leon melihat Alexa dan Kei
__ADS_1
"Saya harap kalian tetap profesional meskipun kalian memiliki masalah pribadi" ucap Leon
Kei melipatkan tangannya dan enggan melihat Alexa
"Untuk, formalitas perkenalkan nama saya Leon, Leader untuk juri kompetisi ini!" ucap Leon sambil memperkenalkan diri
"Dan perkenalkan juri di sebelah saya adalah kei, perancang busana yang terkenal di kota ini!" ucap Leon sambil memperkenalkan Kei
Alexa yang merasa canggung dan memikirkan kejadian semalam.
"Jadi, pria yang di kafe kemarin itu adalah juri? ya tuhan, bisa gagal lagi ini mah!" gumam Alexa sambil nunduk
"oh, ya.sepertinya kamu kesini tidak datang bersama partner mu, nona..." ucap Kei sambil mencari nama yang ada di berkas biodata alexa
Kei pun melihat berkas biodata Alexa
"Alexa mahendra? sepertinya kamu tidak mengerti aturan audisi kali ini!" ucap Kei dengan senyum jahatnya
"Aku paham dan mengerti aturannya', tapi..." ucap Alexa terpotong karna ucapan Kei
"Jika, kamu mengerti peraturannya. sekarang kamu jelaskan apa yang paham!" ucap Kei sambil menaikkan alisnya
"Red entertaiment sedang membuka ajang " The next model" dan setiap peserta harus memiliki seorang model dan perancang busana" ucap Alexa sambil menjelaskan peraturannya
Leon yang dari tadi hanya melihat sikap Kei dan Alexa itu pun membuka suara
"Jadi, bolehkah kami tau dimana patnermu nona alexa?" tanya Leon
"Dan, kamu tetap memaksakan datang kesini tanpa membawa partner?" tanya Kei
Alexa pun menundukkan badannya dan meminta maaf
"Mohon, beri kan kesempatan ini padaku! aku tidak akan mengecewakan kalian" ucap Alexa
"Jika, aku lolos aku akan segera mencari perancang busana terbaikku!" ucap alexa dengan sangat memohon
Leon yang tidak tega itu pun memperbolehkan alexa untuk melanjutkan penampilannya
"Baiklah Alexa, ayo perlihatkan penampilanmu!" ucap Leon sambil tersenyum
Kei yang terkejut mendengar perkataan Leon pun menoleh ke arah Leon.
"Tapi, Leon~" ucap Kei yang tidak setuju
"Sudahlah, setidaknya kita hargai perjuangan dia datang ke sini!" ucap Leon
"Baiklah, semoga kami tidak membuang-buang waktu hanya untuk melihatmu! Silahkan perlihatkan kebolehanmu!"ucap Kei dengan sedikit terpaksa
Alexa yang senang itu pun mulai menunjukkan kealihannya dan mengikuti intruksi saat latihan bersama Sean. Alexa pun bersiap-siap membayangkan dirinya sedang jalan di atas catwalk
Alexa pun mengangkat sedikit dagunya berjalan lurus ke depan dan bergaya mengikuti irama.
__ADS_1
Kei pun tertawa melihat Alexa lalu membisikan ke telinga Leon. setelah selesai, tampaknya Kei dan Leon sedang berdiskusi menentukan hasil dari penampilan Alexa
Alexa yang tegang mendengar pendapat Kei dan leon itu pun memegang tangannya sendiri dan berdiri dengan gugup. Leon dan Kei pun melihat ke arah Alexa
"Kemampuanmu hanya segitu saja!" ucap Kei dengan nada meledek Alexa
Alexa pun menundukkan kepalanya
"Kamu harus berusaha lebih keras untuk ketahap selanjutnya!" ucap Leon sambil tersenyum
Alexa pun menoleh ke arah Leon
"Jadi, apakah aku masih di beri kesempatan?" tanya Alexa dan berharap kepada para juri
"Jika kamu bisa membawa perancang busana bisa membuat kami berubah pikiran, Mungkin saja." ucap Kei
Alexa pun menganggukan kepala pada juri dan segera berlari keluar ruang audisi. Sean yang bingung apa yang sedang terjadi pada Alexa. Alexa pun menjelaskan bahwa dirinya harus menemukan perancang busana sebelum acara berakhir.
"Perancang busana? Menurutku, semua para perancang busana pasti sudah memiliki pasangan! kecuali..." ucap Sean sambil memikir perancang busana yang masih tidak ikut audusi
"Kecuali? Kamu mengenal seseorang?" ucap Alexa melihat Sean dengan serius
Sean pun mengambil dompet lalu menyodorkan kartu nama perancang busana yang dia kenal.
"Coba saja, kamu pergi kesana!" ucap sean sambil memberi kartu nama
Alexa pun mengambil kartu nama itu.
"Dia perancang busana yang hebat. kadang aku suka memakai busananya namun dia tidak pernah tertarik ikut dalam acara seperti ini!" ucap Sean sambil menjelaskan kepada Alexa
"Jika kamu berhasil membujuk dan membawanya ke acara ini, mungkin para juri akan langsung meloloskan mu!" ucap Sean
Alexa yang bingung terus melihat kartu nama itu.
"Sebegitu, terkenal kah dia?" gumam Alexa sambil membolak balikan kartu nama
"Tapi, kamu jangan terlalu berharap padanya!" ucap Sean
"Kenapa?" tanya Alexa
"Sudah ratusan orang yang memintanya untuk menjadi partner bersamanya. namun, sepertinya tidak ada satupun yang berhasil!" ucap Sean
Alexa yang tidak punya waktu itu pun langsung mengucapkan terimakasih kepada Sean
"Terimakasih atas rekomendasi mu, sean! aku tidak punya waktu lagi. aku harus datang dan membujuknya, doakan aku supaya berhasil membujuk dia!" ucap Alexa sambil tersenyum
Sean pun mengangguk dan tersenyum.
"Semangat, semoga berhasil!" ucap Sean menyemangati Alexa
Alexa pun pergi ke luar gedung dan berjalan ke tempat yang ada di dalam kartu nama tersebut
__ADS_1
~Bersambung~