
di depan gerbang kota Aeria berdiri seroang pria dengan lambut pendek yang melambai lambai terkena angin sedang menatap ke kota dengan mata biru cerahnya serta postur tubuh yang sedikit berotot serta kulit putih
yang tak lain adalah Kim kembali menatap sebelum meninggalkan kota Aeria menuju ka arah timur melewati pinggiran hutan Beast.
" ibu kota " menghela nafas sebelum bergerak dengan cepat meninggal kan kota Aeria.
sekitar setengah hari perjalannya Kim tengah bergerak dia atas pohon untuk menghindari masalah yang tidak perlu namun pergerakannya tiba tiba terhenti melihat sekumpulan bandit sedang menghajar serang pria yang kurang lebih seumuran Kim.
melihat itu Kim langsung lompat kebawah pohon yang membuat para bendit itu menghentikan kegiatan mereka dan melihat Kim
" ada satu bocah yang sok jadi pahlawan lagi" salah satu bandit mulai bergerak menuju Kim
" heii bocah ingusan serahkan kan semua barang atau kau bernasib sama dengan pria itu" sambil menunjuk kerah pria yang sudah babak belur.
" justru kalian yang harus melakukan hal itu " dengan tatapan digingnya membuat bandit itu sedikit ngeri melihat tatapan itu.
" bocah ingusan kamu akan menyesal " kemudian mulai berlari menyerang Kim
namun Kim tetap diam tanpa bergerak menanggapi serangan banditu itu
__ADS_1
" rasakan golokku ini bocah" sambil mengayunkan goloknya mengarah ke leher Kim namun tidak mengenai apa apa.
" Kamu terlalu lambat untuk bisa memotong leher saya " yang sudah berada di belakang bandit itu kemudian Kim menendang bokong bandit itu
" kau bocah brensek !!
" hoi bantu aku menangkap bocah ini" kemudian dia bandit lainnya bergerak untuk menangkap Kim.
" baiklah sepertinya kalian cocok jadi penguji skill baruku ini
kemudian menembakkan gabungan elemen angin dan es yang membuat sebuah badai yang langsung membekukan kedua orang tersebut.
" seenjata apaa itu?" bentak bandit itu terkejut melihat senjata yang di pakai oleh Kim
" kalian semua serang bocah itu kita harus mendapatkan senjata" itu ucap pemimpin bandit.
kemudian semua bandit bergerak untuk membunuh Kim
namun dengan tetap tenang bahkan tersenyum melihat para bandi itu yang hanya kisaran level 40 sedangkan pemimpinnya berlevel 47.
__ADS_1
Para bandit itu mulai mengepun Kim untuk mengurangi ruang geraknya namun itu malah jadi sia
" shadow step"
" shadow kill" Kim mulai menghilang dari tempat nya berdiri kemudian cahaya kehijaun terlihat bergerak dengan cepat di semua bandit dan memndapat luka dari sayatan racun itu.
" bbbagaimana bocah kecil sepertimu bisa sekuat ini?" yang mulai kesusahan bergerak akibat racun dari dagger Kim .
" itu hanya sambutan biasa dan untuk penutunya kau akan segera mendapatkannya" sambil melompat mengambil jarak dari para bandit yang sudah tidak bisa bergerak termasuk pemimpin nya hanya bisa memegangi luka dan berusaha meminum potion nya di ikut oleh para bandit lainnya
" itu hanya sia sia sekarang kalu kalian ingin hidup serahkan semua harta kalian " yang berdiri di dekat korban para bandit itu.
kemudian pemimpin bandit itu melemparkan sebuah cincin ke arah Kim
" didalam cincin itu berisi semua harta kami sekarang biarkan kami hidup" dengan memegangi luka yang mulai menghitam akibat racun.
" baiklah kalu begitu " mengarahkan salah satu pistolnya ke arah kumpulan bandit itu
" bukannya kau akan melepaskan kami?" bentak salah satu bandit melihat senjata Kim terarah pada meraka
__ADS_1
" dark fire " kemudian sebuah peluru berwarna hitam keluar dari pistolnya dan mengenai kelompok bandit itu langsung terbakar dengan cepat menjadi abu
" serangan api dan kegelapan sungguh menyeramkan bahkan sangat sulit untuk dipadamkan"