The Love Inside You

The Love Inside You
Bab 10 the love inside you


__ADS_3

" ini kan bukan jalan pulang ke rumahku..ini berlawanan "


" kamu masih mabuk...kau pasti keliru."


" benarkah ?"


" kau sebaiknya tidur, jika sudah sampai aku akan membangunkan mu."


" baiklah....ide yang bagus."


...****************...


*** dikamar Ara***


Harry " mengapa kau bisa minum sampai mabuk begini? (terdiam,apakah Ara benar benar secantik ini? pipinya sangat merah.)"


" (terbangun) o...Harry mengapa aku bisa disini? "


" kau tadi mabuk, dan seorang lelaki mengantar mu pulang."


"lelaki? aku tadi hanya bersama sahabat ku, sepertinya aku tadi tidak bersama seorang lelaki...."


" iy..baiklah...kau lebih baik sekarang tidur, kau sangat mabuk."


"baiklah..."


" aku keluar dulu y(mematikan lampu)"


"(tersenyum)"


...****************...


***disisi lain***


" (terbangun), kita sudah sampai Felix ? tapi mengapa kita dihotel? "


" mengapa kau mengatakan seperti itu. jelas jelas ini adalah rumahmu. ayo aku antar kamu masuk, kamu sangat mabuk hingga mengira ini adalah hotel."


"tidak sepertinya aku tidak terlalu mabuk lagi. ini jelas jelas hotel."


"baiklah kalau kau tidak percaya..aku pergi..."


"baiklah...baiklah aku percaya padamu."

__ADS_1


"ayo kita naik..."


"iy...tapi aku kekamar mandi dulu y"


"iy...aku tunggu y"


" (memasuki kamar mandi) mengapa Felix berbohong kepadaku? jelas jelas ini adalah hotel, mengapa dia membawa ku kesini? "


**pesan dari Felix **


" kamu dimana aku udah nungguin kamu ni"


"iy aku bentar lagi datang kok"


" cinta disini..."


"iy...(mendatangi Felix) Felix aku mau bicara sebentar."


" baiklah katakan..."


"jelas jelas ini bukan rumah ku ini adalah hotel. mengapa kau berbohong padaku? aku sudah cukup lumayan tidak mabuk lagi. kamu sekarang jujur ke aku."


" baiklah aku jujur...sebenarnya aku ada acara sama teman teman aku dikamar 206 sih katanya. dan dia bilang semua yang hadir harus bawa pacar mereka, kamu mabuk jadi aku bawa kamu aja deh terpaksa kan kamu juga bisa istirahat nanti di kamar"


"ok...aku minta maaf. ayo kita naik, tapi kamu minum ini dulu aku pesan satu jus buat kamu tadi."


" ok..(meminum)ayo"


**(menaiki lift)**


" ini dia kamar 206, (membuka kamar) "


"kamu bilang tadi pesta sama temen temen kamu, kok gak ada orang sih..."


"mungkin kita kecepatan datang kali...kita tunggu bentar lagi ya"


"iy..baiklah..."


"bagaimana selagi kita menunggu mereka kita minum minum dulu sebentar ? "


" aku sudah minum tadi.aku sepertinya tidak kuat lagi, aku ingin muntah."


" ayolah...kumohon.."

__ADS_1


"baiklah...tapi hanya segelas y?"


" setengah juga gak papa kok"


"iy..(meminum)"


"kalau butuh sesuatu bilang ya, aku mandi dulu."


" iy...(kok Felix mandi sih? aku juga kok merasa panas y? ada apa denganku? mengapa aku merasa sangat panas dan nafsu ku naik?)"


"kamu kenapa cinta? aku lagi mandi tiba tiba dengar kamu mengerang..."


"Felix tolong...tolong aku.."


" baiklah...aku akan menolong mu, kamu sudah meminta nya, aku akan mengabulkannya. sepertinya teman ku tidak datang. dan sepertinya obat perangsang nya udah mulai aktif."


"tolong...felix. tolong aku...(cinta membuka seluruh baju nya sehingga sehelai pakaian pun tidak ada dibadan cinta)"


" wah...cinta, kau memiliki tubuh yang indah...mari kita menghabiskan malam ini bersama sama."


**cinta langsung memeluk Felix dan mencium cium kepala, hidung, bibir, leher, hingga kebawah kelamin Felix**


" aahh....mengapa ini sangat panas? "


**cinta tidak tahan dengan badan nya dan mulai merangsang berlebihan. **


" cinta kau yang memakai obat perangsang tapi aku yang berlebihan, maaf cinta aku tidak bisa menahannya lagi."


**Felix memasukkan bayi kecil nya kedalam bibir ****** cinta, dan hilang sudahlah keperawanan cinta diambil oleh Felix.**


"ahhh....sakit Felix. sakit....pelan pelan."


" nikmati saja sayang...itu mungkin sakit, tapi itu akan berubah menjadi nikmat."


"ah....ah...."


**darah keperawanan cinta berceceran di tubuh bayi kecil Felix dan seluruh tempat tidur. setelah lebih dari 1 jam mereka bercinta, akhirnya Felix mengeluarkan cairan panas dari bayi kecil nya ke mulut ****** cinta.**


"wah...kita berdua masih perawan, dan ternyata perawan dan perawan memang cocok."


"aku mencintai mu Felix..."


" aku juga mencintai mu cinta"

__ADS_1


**mereka berhenti sejenak dan memulai nya lagi. ternyata alasan Felix mengambil keperawanan cinta adalah karena Felix tidak sengaja melihat suara erangan wanita lain dari dalam kos nya dan membuat bayi kecil nya terbangun**


__ADS_2