
hari ini akhirnya Harry pulang 1 hari lebih cepat. aku menjemputnya di bandara.
Ara " ma, aku berangkat dulu y. "
mama " kamu mau kemana Ara ? bukankah kamu sudah di absen kan 2 Minggu di kampus ? "
Ara " bukan begitu ma. aku mau ke bandara menjemput Harry. aku lupa bilang ke mama kemarin, bahwa Harry 1 hari pulang lebih cepat. "
kak Pati " emang, kamu udah sarapan? "
Ara " udah kok tadi."
kak kriston " kk ada rapat penting pagi ini jadi bangun cepat. dari tadi kk duduk di tempat kerja dan tidak melihat mu makan!! "
Ara " baiklah...aku minta maaf. aku belum makan, tapi aku udah terlambat ke bandara, aku makan nya di bandara aja nanti ya "
mama " baiklah....baiklah tapi minum dulu susu ini "
Ara "( meminum susu ) kalau begitu aku berangkat y "
...****************...
setelah Ara pergi !!!
kriston " ma, sebentar lagi Ara akan menikah. jangan membuat dia seperti anak kecil lagi dong ma"
mama " gimana gak dibuat seperti anak kecil. dia akan pergi dari rumah ini sebentar lagi dan aku akan merindukannya. tapi aku tidak bersedih, karena sebentar lagi kamu (menunjuk Pati ) akan melahirkan. dan aku akan segera menjadi seorang nenek. "
...semuanya (tertawa.....)...
...****************...
...di bandara !!!...
Ara " sepertinya pesawat nya belum tiba. dia belum menelfonku "
...pesan dari Harry datang!!...
"kamu dimana. aku udah sampai. "
" aku nungguin kamu di cafe didepan bandara. "
" ok..kamu tunggu aku saja disitu."
" baiklah"
__ADS_1
**
" Bobby, ikuti aku. "
((sekretaris Harry bernama Bobby, Bobby adalah sahabat Harry mulai dari kecil. jadi Bobby tidak segan kepada Harry.))
" baiklah, aku mengerti "
(mengikuti Harry dari belakang )
" ayo cepat, mengapa kau sangat lamban. "
" aku sedang memesan taksi sekarang. "
" tidak usah memesan taksi. tunangan ku membawa mobil dan dia menunggu kita dicafe seberang itu "
" oh...baiklah."
((berjalan memasuki cafe))
...****************...
" mengapa dia sangat lama ? apa aku harus menjumpai nya?, (ada pria memasuki cafe ) wah...pria itu sangat tinggi dan tampan, apa mungkin itu Harry ? hhh...tidak mungkin, bagaimana bisa dia setampan itu. hhh....Ara berhentilah berhalu. "
*menerima telepon dari harry*
" oh..aku duduk di bangku no 21 "
" baiklah..(menutup telfon). sekretaris Bobby dimana? (melihat dia sedang menelfon.) masuklah nanti."
" baiklah...kuselesaikan dulu."
**mendatangi Ara **
" mengapa pria tinggi itu berjalan ke arah ku? tidak mungkin dia adalah Harry tunanganku. apakah Harry setampan itu? "
"apa kau Ara?"
" y? oh iy..apa kau Harry? kau sangat tampan.(tercengang)"
"apa? kau bilang apa tadi aku tidak mendengarkan "
"oh tidak apa apa...dimana barang barang mu? "
" ada di sekretaris ku...kau memesan banyak sekali. kau belum makan ? "
__ADS_1
" y..aku belum sarapan tadi. tapi aku memesan sebanyak ini, mengira kau akan lapar setelah penerbangan tadi."
" aku tidak lapar. tunggu sekretaris ku saja yang menghabiskan dia pasti kelaparan."
"oh...baiklah. (bahasa Indonesia nya kurang bagus. aku tau dia tinggal diluar negeri, tapi apa gak salah ya tidak tau bahasa negerinya sendiri? ) "
"itu dia sekretaris ku... sekretaris Bobby disini...."
"oh...aku datang.."
"apa kau sudah selesai ? "
"ohh..iy. apa makanan ini untukku ? "
"makanlah..."
" ((padahal aku memesan sebanyak, adalah untukmu tapi kau bahkan tidak menyentuh nya.) berbicara sendiri) "
" sekretaris Bobby perkenalkan ini adalah tunanganku Ara "
"oh..ternyata anda yang bernama Ara tunangan pak Harry....senang berkenalan denganmu."
" ya..senang juga bertemu dengan mu"
setelah selesai makan kami menaiki mobil.
" berikan kunci nya kepada sekretaris ku, agar dia yang menyetir "
" ((memberikan kunci mobil. ))"
*****
" sekretaris Bobby apa kau sudah memesan hotel untuk mu ? "
" ya...sudah. aku sudah memesannya. dan kulihat hotel nya ada diseberang sini. "
"kalau begitu turunlah, tidak usah mengantar kami lagi, biarkan aku saja yang menyetirnya. "
"(menuruni mobil ) baiklah aku pergi dulu "
*****
" apa kau ingin duduk dibelakang? duduk lah didepan. "
"oh...baiklah."
__ADS_1
" kita akan ke rumah ku dulu. ibumu juga sudah berada di rumahku."
"oh..baiklah."