
"sudahlah, kami juga tau apa yang kau rasakan " ucap jisoo untuk menenangkan rose yang sudah ia anggap adiknya sendiri, begitu juga dengan lisa dan juga jennie
"kau bisa mengatakan bagaimana perasaanmu pada kepala sekolah secara baik baik eonnie " ucap lisa yang mendapat anggukan dari jisoo
"kenapa sepertinya hari ini kau terdengar sangat bijak lisa-yaa?? " tanya jennie pada adiknya itu
"haishh.. daripada aku harus melihatnya menangis seperti ini, bukankah lebih baik dia membicarakan nya saja pada kepala sekolah"
"majjayo.. rose-ssi sebaiknya kau bicarakan saja" timpal jisoo
"arraseo..aku setuju" jawab rose yang sudah merasa tenang, mendengar saran dari teman teman kesayangan nya itu.
__ADS_1
"tentu saja kau harus setuju, ohh jangan menangis lagi, because princess doesn't cry" ucap jennie sembari berjongkok didepan rose dan mengusap air mata rose yang masih menetes, sementara jisoo duduk disebelah kanan rose, karena lisa sudah duduk di sebelah kiri.
"aku baru tau, ternyata kau bisa menangis eonnie, aku pikir kau tidak punya air mata" ujar lisa yang berhasil membuat rose tertawa
mereka semua saling tertawa dengan candaan yang mereka buat, sengaja mereka membuat candaan untuk menghibur rose dan juga menghibur diri mereka sendiri
"aku sangat beruntung memiliki kalian, kalian memang sahabat sekaligus saudaraku yang sangat sangat aku sayangi, semoga kita bisa selalu seperti ini selamanya. Jisoo eonnie.... Jennie eonnie... Lisa-ssi naega nommu nommu saranghae yeorobun.. " gumam rose dalam hati sambil memandangi mereka bertiga yang sedang tertawa.
ketika mereka memutuskan untuk kembali ke kelas, benar saja dugaan mereka... Kepala sekolah sang penggemar rose itu pun sudah berada di kelas mereka yang sedang menulis sebuah kata kata cinta, yang tentunya itu untuk rose. Bahkan murid murid di kelas rose pun sudah sangat bosan dengan kehadiran kepala sekolah yang selalu datang ke kelas mereka, untuk berpura pura mengajar padahal seharusnya ia tidak memiliki tugas untuk mengajar ,dan sebagian besar untuk melihat rose lebih lama lagi
Rose benar benar sudah tak tahan lagi!!!
__ADS_1
Ia langsung menghentikan langkah kepala sekolah itu dengan cepat.
"berhenti disitu, dan jangan mendekat!!!! " ucap rose penuh kekesalan. Semua yang ada disana hanya melihat apa yang tengah terjadi saat ini. Ini adalah kali pertama mereka semua melihat seorang park chaeyoung yang selalu ramah, ceria dan juga seorang yang kalem, sekarang ia tengah memperlihatkan bagaimana ketika ia dibuat sangat sangat marah.
"wae?? apa terjadi sesuatu padamu?? apa yang-" ucap kepala sekolah terpotong saat ia ingin mendekat dan langsung dihentikan lagi oleh rose
"jika kau masih ingin mendekat, aku tidak akan segan segan untuk menghajar anda"
ucap rose penuh penekanan.
"wae?? " tanya sang kepala sekolah
__ADS_1
"karena aku tidak suka melihat anda yang selalu menggangguku dan menggodaku, tidakkah anda tau itu sangat menjijikkan. Kenapa anda tidak menyadari bahwa anda juga sudah memiliki istri dan seorang anak?!
apa anda tidak malu?!!. Seharusnya anda malu, kepada murid murid disini, kepada semua guru disini, dan juga kepada anda sendiri. Percuma saja anda terus menerus berusaha untuk mendapatkan perasaan saya, karena saya tidak akan pernah menerima perasaan anda. Karena saya juga akan mencari laki laki yang memang sesuai dengan tipe ku." ucap rose dengan berani tapi tidak menghilangkan kesopanan nya