
"jadi apa aku bukan tipe mu????" tanya kepala sekolah pada rose
"hhh.. tentu saja bukan. Kenapa anda masih saja tidak sadar??! saya hanya ingin anda tidak lagi melakukan hal hal konyol untuk saya, atau mengganggu saya atau menggoda saya lagi! Dan juga biarkan guru di sekolah ini menjalankan tugasnya. Biarkan sekolah ini berjalan sesuai sekolah pada umumnya dimana kita belajar untuk mendapat ilmu. Tidak perlu anda memberikan jam kosong lagi. Karena kami ke sekolah karena kami juga membutuhkan ilmu! Jangan pernah mengubah aturan atau jadwal sekolah ini hanya karena saya!. Jeballl.. " ucap rose yang sudah ia rasa cukup untuk membuat kepala sekolah ini mengerti perasaan nya.
tanpa basa basi atau mengeluarkan sepatah kata pun kepala sekolah itu langsung keluar dari ruang kelas rose, dilihat dari sikapnya ia sangat kecewa. Tapi rose tidak mempedulikan itu, ia hanya ingin semua berjalan normal, dan juga mereka berperilaku layaknya seorang guru dan siswa, tidak lebih
Sungguh lega rasanya, itulah yang dirasakan rose. kemudian seseorang memecahkan keheningan yang sempat terjadi
"rose-yaa, keputusanmu tepat sekali, aku sangat setuju dengan semua perkataanmu tadi" ucap mirae yang merupakan teman sekelas rose dkk
" majja!.. aku saja merinding melihat tingkahnya padamu! " ucap youngjae yang juga teman sekelas rose
"syukurlah, sekolah ini bisa berjalan normal" ucap kim soo ahh yang mendapat sorakan gembira dari murid lainnya.
__ADS_1
" kau hebat sekali " ucap jennie sambil mencubit pelan pipi rose
"dan sekarang aku baru tau jika kau bisa marah, kau sangat mengerikan eonnie" ucap lisa dengan muka masih terkejut dengan apa yang ia liat tadi
"hhh.. biarkan saja aku berubah menjadi mengerikan, agar aku bisa secepat mungkin terbebas dari pria itu" ucap rose sambil merangkul pundak adiknya itu
"kau benar benar keren rose-ssi, apa kau tersambar petir, ini benar benar... wahhh kau benar benar mengerikan saat sedang marah"
ucap jisoo yang juga memasang wajah terkejutnya
mereka duduk dibangku masing masing.
lisa dan jennie duduk di kursi nomor 2 dari depan, lalu rose dan jisoo duduk dibelakang mereka.
__ADS_1
"selamat pagi anak anak" ucap seseorang yang baru saja masuk ke kelas mereka
"selamat pagi ssaem " ucap para murid bersemangat
" wahh... senang rasanya bisa mengajar, rose keputusanmu sangat tepat sekali" ujar ssaem irene sambil tersenyum lembut
"ahh nee, khamsahamnida" ucap rose sembari berdiri dan membungkukkan badannya.
"bagaimana anda bisa tau ssaem?? " tanya so hyun murid dikelas itu
" ahh, kami semua tau dari CCTV di kelas ini, ketika kami melihatnya, sepertinya rose sedang sangat marah pada bapak kepala sekolah, kami bisa melihat itu. Dan juga ketika kami melihat bapak kepala sekolah yang keluar dari kelas ini dengan raut wajah yang sangat kecewa. Kami sudah dapat menyimpulkan bahwa rose sedang mengungkapkan apa yang ia rasakan, setelah itu bapak kepala sekolah mengunjungi ruang guru dapat mengatakan bahwa sekolah ini akan berjalan seperti sekolah pada umumnya, aturan dan jadwal yang tidak diubah lagi, dan tentunya kami diperbolehkan untuk mengajar lagi" jawab ssaem irena panjang lebar
"lalu bagaimana ekspresi nya?? " tanya kim soo ahh
__ADS_1
"kepala sekolah???.... emm tampaknya dia sangat sangat kecewa " jawab ssaem
"baiklah anak anak, sekarang buka buku kalian, hari ini kita akan belajar bla bla bla..... "