THE MISTERY OF THE GHOST IND THE DORM

THE MISTERY OF THE GHOST IND THE DORM
SEKOLAH BARU


__ADS_3

Hari ini hari Senin, hari yang paling gue benci . Kenapa?. karna menurut ku hari Senin adalah hari tersibuk diantara hari lainnya. Itu menurut gue lho,


Dan tepat hari ini di hari Senin waktu nya aku untuk pindah ke sekolah baru ku. kenapa? , padahal aku baru kelas 10 dan Udah pindah ke sekolah lain .


Itu karena aku mengikuti acara perpindahan pelajar, dimana masing-masing angkatan akan dipindahkan ke sekolah lain selamaa....., ya sampai lulus jadi bisa dibilang sih pindah sekolah ya .


Dan kebetulan sekali aku memang bosen di sekolah ku ini jadi aku daftarin diri dan entah hoki atau apaan ternyata anak-anak kelas X nggak ada yang mau daftar, cuma aku yang daftar jadi ya otomatis aku yang dipilih.


oke, dari sinilah cerita ku dimulai.


•••


pov Rafa


Pagi itu aku akan ke sekolah baru ku bersama para guru dan 2 murid kakak kelas ku , kami harus kumpul di terminal pukul 8, bukan naik bis lho.


Dan untung saja aku ngga telat , jadi nggak dimarahin deh.


Tempat kami sekolah ada di desa tepat nya di desa Vita .


Karena tempat ku sekarang ada di kota jadi harus butuhin waktu untuk sampai di sekolah ku , dan saat perjalanan kami menaiki mobil dan kebetulan lagi aku ada di belakang memang sih aku pengin di belakang.


Karena aku nggak ngapa-ngapain jadi aku cuma mainan hp dan aku juga mencari tau tentang sekolah baru ku , karena baru saja aku tau nama sekolah nya , kalau nggak salah namanya


highly educated boarding school


Ya, sekolah asrama . Untung aja aku sekolah asrama nya dari perpindahan pelajar jadi bisa dibilang dapat beasiswa lah, ya walaupun keluarga ku itu nggak terlalu miskin tapi dapat beasiswa nggak miskin atau kaya pasti senang.


aku mulai dari liat di google , tapi.eh, kenapa ya?, kok nggak ada sama sekali . Jadi aku mencoba liat di google maps , tapi sama saja hasilnya nihil bahkan nggak ada di maps .


karena bosan jadi aku lebih baik tidur , lagipula di kursi belakang hanya ada aku, bahkan tempat duduk di samping ku kosong karena memang di mobil ini hanya ada sedikit orang.

__ADS_1


jadi aku menyenderkan punggung ku di tempat duduk ku dan mulai memejamkan mata . Aku sama sekali nggak tau bahwa ada sesuatu yang terus melihat ku tepat di samping ku sendiri .


•••


pukul dua belas siang


Akhirnya kami sampai di desa Vita, namanya desa ya nggak ada aspal ada nya cuma tanah dengan genangan air dimana-mana , karena jalan nya juga nggak cocok untuk mobil ,


jadi kami harus jalan kaki menuju sekolah baru ku.


hanya ada kami ber tiga dan 2 guru yang memandu jalannya , 2 guru itu yang satu wakil kepala sekolah di sekolah ku yang dulu dan satu lagi perwakilan guru dari sekolah baru ku.


Karena jalan yang licin dan becek jadi aku harus berhati-hati untuk melewati nya karena aku juga bawa koper jadi aku harus memilih jalan yang nggak ada air nya.


ya , walaupun memang jalan nya susah tapi ternyata di desa dan kota jelas berbeda jauh , di sini pemandangan alam nya sangat luar biasa, nggak ada polosi , karena memang orang-orang disini kebanyakan pada jalan kaki atau naik sepeda.


Dan yang lebih indah lagi ternyata kami harus melewati air terjun bisa dibilang sih kami melewati depan nya yang memang sudah ada jalannya tapi air terjunnya sungguh luar biasa .


setelah 5 menit kami melewati air terjun itu , sampai lah kita semua di sebuah jalan setapak dan di kanan kiri nya ada banyak pohon . Jalannya lumayan berliku-liku tapi tetap seru.


aku selalu memfoto setiap jalan yang aku lewati , dan setelah hampir 15 menit akhirnya sampai juga.


"Tunggu dulu , sekolah di desa sebesar ini?." aku dan kakak kelas ku memang tidak diberi foto dari sekolah ini cuma diberi tau ciri-ciri nya , Tapi ini luar biasa .


sekolah asrama dengan 4 lantai dan luas sekolah nya itu , hebat banget.


Kami semua dipersilahkan untuk masuk tapi anehnya dari luar sekolah ini memang luar biasa tapi setelah memasuki pagar nya ada perasaan merinding yang aku rasakan , seperti ada banyak mata yang melihat ke arah kami.


tapi tidak ada satu murid pun di sini , ya pastilah. murid di sini pasti sedang pada belajar .


kami dibawa ke ruang guru , lebih tepatnya di ruang kepala sekolah , di sana sudah ada kepala sekolah bernama Bu Ratih .

__ADS_1


kami semua diberi instruksi tentang sekolahan ini dan juga untuk kelas masing-masing dan aku masuk ke kelas


XC , untuk kamar ku ada di ruang nomer 18 di lantai dua.


masing-masing dari kami diberi kunci untuk ruang kamar kami ,


dan akhirnya aku harus berpisah dengan kakak kelas ku karena kamar ku di lantai 2 dan aku harus melewati banyak kelas , kantin , dan kamar mandi putri.


karena aku asik melihat-lihat , aku tidak tau ada yang datang dari arah samping ku , kebetulan sekali di situ ada pertigaan .


karena keteledoran ku , aku nggak sengaja menabrak seseorang di Depan ku , alhasil kami berdua sama-sama jatuh.


Bruk........


" Aduh, siapa sih?" aku melihat ke depan , dan ternyata orang yang aku tabrak seorang cewek , dia bawa banyak buku dan semua buku itu berserakan di lantai.


Karena merasa bersalah , aku pun membantu nya mengumpulkan


buku-buku nya yang berserakan.


setelah semua buku diambil , aku memberikan nya kepada cewek itu lagi.


" Maaf ya, aku nggak sengaja ". Tapi cewek tadi nggak ngerespon dia hanya mengambil buku itu dan langsung pergi.


karena cewek tadi udah nggak keliatan jadi aku langsung pergi lagi untuk ke kamar ku, setelah aku pergi dari sana cewek tadi kembali lagi ke tempat itu dan melihat ke arah aku pergi. Apa yang dia pikirkan.


pov end


•••


haiii.... semua maaf ya kalau ceritanya ada typo makasih buat yang udah baca nanti kalau udah tamat bakal aku review ulang oke , kalau gitu dadah . Dan maaf ya kalau episode ini sedikit

__ADS_1


__ADS_2