THE MISTERY OF THE GHOST IND THE DORM

THE MISTERY OF THE GHOST IND THE DORM
TEMAN BARU


__ADS_3

selamat membaca




Setelah keliling sekolahan bersama pak Erdwan , akhirnya mereka pergi ke kelas XC. Tepatnya di lantai 1 , selama perjalanan ke kelas baru , pak Erdwan juga bercerita tentang kelas baru nya itu.



" Nanti disana kamu akan bersebelahan sama ketua kelas di kelas baru kamu, karena memang tidak ada bangku kosong lagi selain di situ, nanti juga ada banyak teman-teman yang lain..."



" Kelas kamu itu anak nya nggak terlalu bandel banget lah, semoga aja kamu betah ya di sana." jelas pak Erdwan ,



Rafa hanya manggut-manggut mendengar kan pak guru nya yang bercerita tentang kelas nya itu.



Hingga akhirnya sampailah mereka di depan kelas XC. Pak Erdwan masuk terlebih dahulu , setelah itu rafa akhirnya masuk.



Hampir semua murid kelas memperhatikan rafa , terutama para cewek. Sedangkan para cowok saling berbisik - bisik satu sama lain.



" Pagi semuanya?" Pak Erdwan menyapa kelas.



" pagi pak " jawab para murid, tidak biasanya pak Erdwan menyapa kelas hingga membuat para murid melihat ke arah Rafa , karena pasti di fikiran mereka tau kalau rafa adalah anak baru.



" Hari ini kita kedatangan teman baru, silahkan perkenalkan diri dulu" Pak Erdwan melihat ke arah Rafa dan Rafa pun langsung maju satu langkah dan mulai memperkenalkan diri.



" Perkenalkan nama ku Rafael Putra Firmansyah, biasa dipanggil Rafa. Salam kenal semuanya." Rafa memperkenalkan diri nya di kelas baru itu, yaitu kelas XC .



Semua murid-murid bertepuk tangan.



" nah, jadi Rafa , di kelas ini kamu harus tau jabatan - jabatan murid yang ada dalam kelas ini . Jadi untuk yang lainnya silahkan memperkenalkan diri . "



setelah pak Erdwan berbicara seorang cowok yang duduk di bangku ke-tiga sebelah kanan berdiri.



" Nama gue Nino, ketua kelas disini." jawabannya datar , oke ternyata dia ketua nya dan ternyata dia orangnya dingin ,gue duduk di sebelah nya lagi. Okelah nggak papa.



giliran cowok lagi yang berdiri tapi sepertinya cowok yang satu ini kelihatan bandel , karena sudah terlihat dari bajunya yang dikeluarkan dan kancing bajunya terbuka.



" Doni dwi ikhwana , wakil ketua kelas. Panggil aja doni " setelah memperkenalkan diri Doni duduk kembali dan setelah itu giliran cewek berkerudung yang ada di bangku belakang berdiri.



" perkenalkan aku Wafiq Azizah, panggil aja Wafiq aku sekretaris, salam kenal rafa " lalu cewek disebelahnya Wafiq berdiri .



" Nama ku Vina seorang bendahara." setelah Vina menyelesaikan kalimatnya ada cowok berambut cokelat yang Duduk di sebelah jendela barisan pertama berdiri.

__ADS_1



" Aku Bayu . Muhammad Bayu cowok terganteng di sekolah ini." katanya dengan suara narsis . Karena perkataan cowok yang namanya Bayu, hampir satu kelas menyorakinya



" huuu..... apanya yang ganteng"



"hiii...... gue pengen muntah Liat muka lo."



" Narsis benget sih "



" Muka kayak kaleng aja bangga "



Dan ada banyak komentar - komentar pedas yang keluar dari mulut anak - anak lainnya, sedangkan Bayu seakan nggak peduli dan lebih memilih duduk di bangku nya lagi.



" Udah - udah jangan berisik , nanti kelas lain pada denger lho. Dan rafa silahkan Duduk di bangku kosong itu " pak Erdwan menunjuk ke bangku yang ada di sebelah nya Nino.



Ya mau gimana lagi, karena nggak ada bangku kosong lagi jadi ya, aku cuma bisa duduk di sebelah cowok dingin itu.



Saat rafa berjalan menuju bangku miliknya , ia tidak sengaja bertatapan dengan cewek yang duduk di bangku pertama daerah pojok.



Nggak ada yang salah sih , cuma setengah rambutnya di biarkan tergerai menutupi setengah wajahnya. Jadi terkesan serem.



Saat rafa duduk , pelajar pertama pun dimulai.



•••



Ting ...... Ting...... Ting ..... Ting ......



" Baiklah anak-anak , pelajaran hari ini sampai disini dulu. Sekarang kalian boleh istirahat. Dan Doni tolong bantu bapak bawain buku teman kamu , dan baju nya dimasukin dong" kata pak Erdwan dan Doni pun merapikan bajunya.



Setelah itu pak Erdwan dan Doni pun pergi dari kelas.



Hampir semua anak di kelas pergi ke luar, entah itu ke kantin atau nongkrong bareng temen-temen. Ya , rafa nggak peduli sih. Cuma dia nggak tau mau kemana , Rafa kan anak baru radak malu lah kalau mau keluar.



Jadi lebih memilih baca buku. Kalau Nino sendiri udah keluar entah kemana



Srak .......... ( Suara buku yang sobek )



Jelas banget suaranya , seperti bukunya itu di samping telinga Rafa .

__ADS_1


Saat Rafa melihat ke depan ternyata kelas nya sepi, cuma ada cewek yang wajahnya tertutup rambut yang melihat ke arah nya.



Tanpa diduga cewek itu berjalan ke arah bangku nya Rafa , aneh dong itulah yang terfikir kan di kepalanya rafa saat ini.



cewek itu memberikan kertas sobekan dan pergi dari kelas, tanpa bicara satu patah pun. Sendiri lah Rafa di kelas itu karena penasaran rafa melihat ke kertas sobekan itu dan ada tulisan.



\*Gue tau lo dari Amel , dan menurut gue,elo harus hati-hati jangan takut , karena rasa takut cuma bikin Lo hancur. Elo harus sabar ini takdir .



pertanda\* Dita.



Tunggu dulu ini Dita jadi cewek aneh ini temennya Amel , wah-wah dan Amel Udah ngomong masalah mimpi itu , tapi kok aku harus sabar terus nggak boleh takut maksudnya apa ya.



Rafa terus berfikir tentang tulisan itu , tapi masak aku harus percaya sih, ah udah lah nggak usah dipikirin ribet jadinya.



Rafa membuang kertas itu ke tong sampah saat rafa ingin kembali ke bangku nya ada yang menepuk pundaknya , secara reflek rafa membalikkan badannya dan melihat orang yang di belakangnya ternyata...



" eh, fa kok kayaknya gue kayak pernah liat elu ya, tapi dimana ya?" orang dibelakangnya rafa itu si cowok narsis di kelasnya siapa lagi kalau bukan Bayu .



Tapi tunggu dulu, Bayu pernah liat gue. Masak sih tapi kalau dipikir-pikir nama Bayu ini kok kayak pernah dengar namanya ya .



" Gue mau tanya sama Lo , waktu SD elo yang nggak punya temen terus hampir setiap hari pergi pasti ada bodyguardnya bener nggak " tanya Bayu tiba-tiba .



" em... iya kok kamu tau ya " jawab Rafa sambil mengingat-ingat tentang anak di depannya ini.



" Ya ampun , jadi ini beneran elo , rafa yang nggak punya temen terus waktu kelas 3 SD pindah dari sekolah. Ampun deh ini gue Bayu yang waktu itu sebelahan sama elo terus yang kalau upacara topi nya ketinggalan ." jelas Bayu bersemangat .



waktu kupikir-pikir lagi akhirnya aku ingat...



" Bayu yang kalau ulangan pasti remidi terus , itu kan yang gendut, bener kan. Gila dulu kayaknya gendut sekarang kok kurus sih.".



" hehehehe , iya lah kurus aku kan diet , eh tapi nggak nyangka Lo bakal ketemu disini "



aku hanya senyum-senyum sendiri mendengar Bayu bicara karena memang waktu SD hanya Bayu lah yang mau temenan sama aku . Aneh memang kan



" eh, kok elu disini aja sih , ke kantin yuk mumpung masih ada waktu." Bayu tanpa mendengar pendapat ku langsung menarik tangan ku menunju ke kantin .



\*dasar\*


__ADS_1


bersambung


__ADS_2