THE POWER OF CINTA

THE POWER OF CINTA
TUAN MUDA


__ADS_3

Zaidan malik Ibrohim (26) tahun dia adalah pria yg memiliki paras tampan dan rupawan bukan hanya tampan dia juga kaya raya dan pewaris malik Group perusahaan terbesar di indonesia sehingga membuatnya di cintai para wanita bahkan mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian zaidan bahkan sayang zaidan adalah pria yg cuek dan dingin dia tidak pernah peduli pada gadis-gadis yg mengejarnya.


sampai ia di juluki si pria kulkas bahkan orang" di sekelilingnya merasa penasaran wanita mana yg dapat si pria ini jatuh cinta.


seorang pria tampan berjalan masuk ke dalam kantor malik group semua orang menundukkan kepalanya dan memberikan hormat kepada pria tersebut ,ya pria itu adalah zaidan sih pria kulkas pun berjalan menuju ke ruanganya.tiba-tiba ada seseorang datang menghampirinya.


"selamat pagi tuan" ucap usman yg merupakan sekertaris sekaligus sahabatnya.


" pagi apa agenda kita hari ini?" ucap zaidan dengan wajah datar tanpa ekspresi


"kita ada pertemuan dari kliyen dari luar kota tuan"


" baik urus semua yg di butuhkan"


"baik tuan saya permisi"


" hmmm"


zaidan pun berjalan masuk ke dalam ruanganya dan menghempaskan tubuhnya ke kursi kebesaran ya ia pun mulai bekerja dan memeriksa berkas yg ada


***


disisi lain ada gadis cantik yg bersiap untuk menemui pria idaman ya dengan bersemangat merias dirinya secantik mungkin


" nona mobilnya sudah siap"


"oke"


ia pun melangkah masuk ke dalam mobil mewah tersebut.


" kita udah sampai nona" ucap supir


perusahaan mu memang sangat besar zaidan,aku tak salah menyukaimu.ketika kita bersama aku jamin hidupku akan bahagia dan aku akan mendapatkan apapun yg aku mau,aku pasti akan mendapatkan mu bagaimana pun caranya ia pun tersenyum licik


dengan langkah gontai ia pun berjalan masuk ke malik group semua mata memandangnya karna ia memang cantik.rambut yg di biarkan tergerai kulit yg putih bibir yg merah merona yg menambah kecantikan ya tak lupa aksesoris yg melekat pada tubuh seksinya dan kaca mata hitam yg bertrnger pada hidung mancung nya ia pun menuju meja resepsionis.


"apa zaidan ada ?" ucap caroll ya gadis itu bernama caroll seorang model cantik dan seksi


" iya nona tua muda ada di dalam ruangan ya,apa anda sudah punya janji?"


" aku akan ke ruangan ya jangan memberi tahunya karna aku ingin memberi kejutan padanya"


padahal ia takut jika zaidan mengetahui ia berada di sini sudah pasti zaidan tidak akan membiarkan ya masuk.


" baik nona"


***


di dalam ruangan zaidan tampak serius menatap komputernya ia pun tidak menyadari bahwa ada seseorang yg tanpa permisi langsung masuk dan duduk di hadapan ya.


" hai zaidan apa kamu sibuk?"


zaidan merenggut kesal karna ada seseorang yg berani masuk ke dalam ruangan ya tanpa permisi


" berani nya kau masuk ke ruangan ku tanpa permisi kau pikir siapa dirimu" ucap zaidan dengan wajah tanpa ekspresi dan tatapan tajam ke pada caroll


caroll merasa takut melihat tatapan tersebut tapi ia mencoba menenangkan dirinya dan berusaha untuk tersenyum semanis mungkin berharap zaidan akan luluh padanya.


" aku datang kesini untuk mengajakmu makan siang zaidan karna aku yakin kamu pasti belum makan dan ini sudah waktunya untuk makan siang mari kita makan bersama" ucap caroll selembut mungkin agar zaidan mau pergi bersamanya.namun apa yg di katakan zaidan malah kecewa.

__ADS_1


"siapa kau berani memerintah ku seperti itu apa kau pikir saya akan pergi bersama mu ,jangan mimpi!pergi dari sini sebelum saya melempar mu keluar dan jangan berani masuk ke ruangan ku tanpa seizin ku"


dengan rasa kecewa dan sakit hati caroll mau tak mau pergi dari sana sebelum zaidan makin marah padanya.


"aku tidak akan pernah menyerah zaidan aku Pastikan kau akan menjadi miliku seutuhnya" senyum licik terbit di bibirnya.


***


Di dalam ruangan yg sangat besar dan mewah ada seorang pria tampan yg sibuk dengan komputer miliknya.sampai-sampai ia tak sadar bahwa ada pertemuan dengan Klayen hari ini.


Tookkk...took..


"masuk"


"maaf tuan kita harus berangkat Klayen sudah menunggu tuan"


" apa!" pekik zaidan ia lupa


" apa berkas nya sudah siap?"


" sudah tuan"


"dimana pertemuan ya?"


"di cafe***tuan


" baiklah kita kesana"


" baik tuan"


***


di meja lain namun di tempat yg sama zaidan dan usman bertemu dengan klayen nya dan membicarakan tentang kerja sama dan proyek yg akan mereka kerjakan.


" saya terima kerja sama nya pak zaidan terimakasih karna sudah mau bekerja sama dengan saya"


"baik pak jonat semoga proyek kita lancar dan sukses"


"aamiin"


jonath pun bangkit dan menjabat tangan zaidan dan usman lalu pergi dari sana.


sedangkan zaidan ia memilih pulang dan di antar oleh usman ,ia ingin beristirahat karna bener-bener lelah hari ini banyak pekerjaan .


***


zahra berjalan dengan lemas menuju ke rumahnya ia pun mengetuk pintu rumahnya.


tok...tokkk


" assalamualaikum ibu"


wanita paruh baya berjalan dan membuka pintu untuk aisyah


ceklek...


"walaikumsalam nak kau sudah pulang?" ucap bu nadin tersenyum tulus


" ibu hikkkss hikkkss "

__ADS_1


aisyah langsung memeluk dan menangis di pelukan ibunya


"ada apa sayang kenapa kau menangis tenanglah nak ,kita masuk dulu tidak enak di lihat tetangga"


aisyah pun mengangguk dan melepaskan pelukannya dan berjalan menyusul ibunya ,mereka pun duduk bersama di sofa ruang tamu


" ada apa sayang cerita sama ibu "


"ibu aku hikkkss hikkss"


ia pun memeluk ibu nya dan menumpahkan segala kesedihan ya dan sesak di dalam hatinya.


"menangislah sayang jika itu membuat mu lebih baik"


"ibu nadin pun mengelus dan menenangkan putri semata wayangnya tersebut,sampai akhirnya aisyah berhenti menangis barulah bu nadin menanyakan lagi apa yg terjadi pada anaknya.


" apa kau sudah lebih baik sayang?"


aisyah pun melepaskan pelukannya dan menatap mata ibunya dengan penuh perasaan bersalah .


" ibu maaf kan aisyah bu"


"kenapa kamu minta maaf sayang,kamu sama sekali tidak pernah membuat kesalahan pada ibu justru ibu bangga padamu sayang" ucap bu nadin sambil mengelus kepala yg tertutup hijab nya aisyah dengan penuh kasih sayang .


" ceritakan pada ibu sayang apa yg membuat mu menangis"


" ibu aisyah di pecat bu,maafkan aisya" ucap aisyah sambil menunduk


"memang apa yg kamu lakukan di tempat kerjamu sayang sampai kamu di pecat ?" tanya bu nadin lembut


aisyah pun menjelaskan apa yg terjadi hingga akhirnya ia hampir di lecehkan dan di pecat


" astagfirullah ,nak apa kau tidak apa?" ucap bu nadin panik sambil memeriksa tubuh aisyah takut ada yg terluka


" aisyah tidak apa ibu cuman aisyah...


" kamu kenapa nak,cepat katakan pada ibu mana yg sakit ? timpal bu nadin dengan wajah paniknya.


" tidak ada ibu,cuman aisyah merasa bersalah pada ibu karna aisyah tidak punya pekerjaan bu seandainya aisyah menerima penawaran bos mungkin aisyah tidak akan di pecat ,dan hidup kita akan terpenuhi tidak akan kelaparan " ucap aisyah tanpa menatap ibunya yg sedang menahan amarah


"ASTAGFIRULLAH,BERANI-BERANINYA KAMU BICARA SEPERTI ITU SIAPA YG MENGAJARI MU "


bentak bu nadin ia tak habis pikir dengan pemikiran keji anak nya yg seperti itu


"sesusah apapun kita jangan sampai kau menjual harga dirimu nak" ucap bu nadin terisak ia kecewa sama aisyah bisa berpikiran seperti itu


"maaf kan aisyah bu, aisyah salah hikss.hiks"


" kau harus berjanji pada ibu nak jangan pernah berpikir seperti itu kau harus menjaga mahkotamu untuk suamimu "


" iya bu aisyah tidak akan pernah melakukan itu" ucap nya sambil memeluk sang ibu


"allah tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan kita nak,,allah pasti akan memberikan yg terbaik untuk kita,,bersabarlah dan terus untuk selalu berada di jalanya"


"iya bu maaf kan aisyah hikss"


" ya sudah sekarang kamu bersihkan dirimu kita makan bersama"


aisyah pun mengangguk dan berjalan menuju kamarnya ia pun melepaskan pakaian yg melekat pada tubuhnya dan berjalan menuju tolilet lalu membersihkan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2